• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

‘Twitter Killer’ Dieksekusi Mati di Jepang, Sembilan Nyawa Jadi Korban Sadisme

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
June 30, 2025
in Crime, Japanese Supesharu, News
0
‘Twitter Killer’ Dieksekusi Mati di Jepang, Sembilan Nyawa Jadi Korban Sadisme
Share on FacebookShare on Twitter

Tokyo, Fusilatnews – Pemerintah Jepang mengeksekusi mati Takahiro Shiraishi, pria berusia 34 tahun yang dikenal luas sebagai “Twitter Killer”, pada Jumat (27/6/2025) pagi waktu setempat. Ia dihukum gantung atas pembunuhan brutal terhadap sembilan orang yang dijerat melalui media sosial.

Eksekusi dilakukan di Tokyo Detention House setelah Menteri Kehakiman Keisuke Suzuki menandatangani perintah hukuman mati beberapa hari sebelumnya. Suzuki menyebut kejahatan Shiraishi sebagai tindakan yang sangat keji dan mengganggu ketertiban masyarakat.

“Motif pelaku sangat egois, tidak menunjukkan sedikit pun rasa kemanusiaan. Ini merupakan kejahatan yang mengguncang bangsa,” ujar Suzuki dalam konferensi pers yang dikutip The Asahi Shimbun.

Menjebak Lewat Twitter, Membunuh dengan Sadis

Shiraishi diketahui memanfaatkan Twitter untuk mencari korban yang menunjukkan kecenderungan bunuh diri. Ia menyamar sebagai sosok yang mengaku dapat membantu mereka mengakhiri hidup. Namun yang terjadi, para korban—terdiri dari delapan perempuan dan satu laki-laki berusia antara 15 hingga 26 tahun—justru dibunuh, diperkosa, dan tubuh mereka dimutilasi.

Kejahatan itu terjadi antara Agustus hingga Oktober 2017 di apartemen Shiraishi di kota Zama, Prefektur Kanagawa. Saat polisi menggerebek tempat tinggalnya, mereka menemukan sembilan bagian tubuh manusia disimpan dalam kotak pendingin dan ditaburi pasir kucing untuk menyamarkan bau busuk.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, Shiraishi mengungkapkan bahwa ia membunuh para korban demi kepuasan seksual dan bukan semata-mata karena mereka ingin mati, seperti yang semula ia klaim.

Dihukum Mati setelah Divonis pada 2020

Shiraishi ditangkap pada Oktober 2017 dan diadili pada 2020. Pengadilan Distrik Tokyo menjatuhkan vonis hukuman mati setelah menyatakan bahwa korban tidak memberikan persetujuan untuk dibunuh, meski Shiraishi sempat berdalih sebaliknya. Dalam persidangan, ia menyatakan tidak akan mengajukan banding atas vonis tersebut.

Eksekusi ini merupakan yang pertama dilakukan Jepang sejak Juli 2022. Saat itu, pemerintah menggantung Tomohiro Kato, pelaku serangan mematikan di distrik Akihabara, Tokyo, pada 2008.

Dikecam Lembaga HAM

Meski mendapat dukungan mayoritas publik Jepang, eksekusi Shiraishi mengundang kecaman dari kelompok hak asasi manusia. Amnesty International menyebut hukuman mati di Jepang sebagai “praktik kejam dan tidak manusiawi”. Mereka juga mengkritik sistem eksekusi Jepang yang dilakukan secara rahasia dan mendadak tanpa pemberitahuan kepada keluarga tahanan.

“Jepang seharusnya menghentikan hukuman mati dan mengevaluasi ulang sistem peradilan pidananya,” kata Hideaki Nakagawa, direktur Amnesty International Jepang, dikutip dari Kyodo News.

Hingga Juni 2025, tercatat lebih dari 100 narapidana berada di sel isolasi menanti eksekusi di Jepang. Negara ini, bersama Amerika Serikat, menjadi satu-satunya anggota G7 yang masih mempertahankan hukuman mati.

Twitter Perketat Aturan

Kasus Shiraishi turut menggugah platform media sosial X (dahulu Twitter) untuk memperketat aturan terkait konten bunuh diri dan self-harm. Setelah tragedi itu mencuat, Twitter menerapkan kebijakan lebih ketat dalam mendeteksi dan menanggapi unggahan berisi keinginan untuk mengakhiri hidup.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bulog dan Petani: Membangun “Spirit Persaudaraan”, Bukan Sekadar Transaksi

Next Post

Belajar dari Tuvalu – Wilayah Negara Yang Akan Segera Hilang Dalam Peta

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?
Birokrasi

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026
Next Post
Belajar dari Tuvalu – Wilayah Negara Yang Akan Segera Hilang Dalam Peta

Belajar dari Tuvalu - Wilayah Negara Yang Akan Segera Hilang Dalam Peta

Jaksa Sebut Budi Arie Terima 50 Persen Komisi Lindungi Situs Judi Online

Kapan Budi Arie Dipenjarakan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist