• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ulah Jokowi Sedang Membusuki Dirinya Sendiri

Mungkin Saja Si Jokowi—Bangga Adanya Sejumlah Menteri Titipannya di Kabinet Merah Putih Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
November 7, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowi Peringatkan Mendag Zulhas: Fokus Kerja
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden dan membentuk Kabinet Merah Putih, sorotan publik tak bisa menghindar dari sosok Jokowi. Tak hanya karena keduanya sebelumnya berada di jalur yang sangat berbeda dalam politik Indonesia, tetapi juga karena di balik kemegahan kabinet baru tersebut, ada jejak-jejak kebijakan yang terasa tidak jauh dari bayang-bayang pemerintahan Jokowi.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah adanya sejumlah nama menteri yang diduga sebagai “titipan” dari Jokowi. Mungkin bagi sebagian kalangan, ini dianggap sebagai langkah strategis, semacam keberhasilan Jokowi dalam memastikan eksistensi pengaruhnya meskipun tidak lagi memegang tampuk kekuasaan. Prabowo, yang sejatinya kini duduk sebagai presiden, dihadapkan pada kenyataan bahwa beberapa dari jajaran menteri yang menduduki posisi penting dalam kabinetnya berasal dari kubu Jokowi. Ini menciptakan suatu nuansa politik yang cukup menggelitik—antara kerjasama dan permainan yang lebih dalam.

Tetapi di balik bangga yang mungkin dirasakan oleh Jokowi, ada hal yang tak bisa dihindari: caci maki. Memang benar, politisi sering kali merasa bangga dengan pencapaian strategis mereka. Namun, hasil dari keputusan-keputusan tersebut justru bisa menjadi bahan olok-olok dan kritik tajam dari publik, terutama ketika kekuasaan sebelumnya dianggap gagal dalam memenuhi harapan rakyat. Apakah Jokowi menyadari bahwa meski mengirimkan titipan menteri ke dalam kabinet Prabowo, citra dirinya tetap menjadi sasaran utama caci maki dan kebencian? Bukankah, pada akhirnya, ketika kebijakan-kebijakan yang dihasilkan tak mampu mengubah nasib rakyat atau mengatasi masalah-masalah fundamental bangsa, dampaknya akan kembali pada orang yang dituding gagal dalam mengelola negara?

Jokowi mungkin saja bangga melihat menteri-menteri pilihannya tetap berperan penting dalam kabinet Prabowo. Namun, seharusnya ia juga menyadari bahwa kebanggaan itu tak bisa menutupi kenyataan pahit. Kehadiran sejumlah menteri tersebut mungkin tidak cukup mengubah persepsi publik tentang kepemimpinan Jokowi yang kini dianggap gagal, khususnya dalam hal kebijakan ekonomi, kemiskinan, ketimpangan sosial, dan berbagai skandal yang menggerogoti pemerintahan. Dalam politik, tak jarang citra pribadi terbentuk dari apa yang tercapai selama kepemimpinan, dan tidak jarang pula yang pertama kali disorot adalah sosok yang memegang kendali—dalam hal ini, Jokowi.

Sebagai presiden yang telah berakhir masa jabatannya, Jokowi mungkin merasa bahwa pencapaian-pencapaian tertentu, seperti penempatan menteri titipan di kabinet Prabowo, adalah langkah bijak yang menunjukkan keberhasilannya dalam mempertahankan kekuatan politik pasca pemerintahan. Namun, jika kita melihat lebih dalam, seakan-akan publik hanya melihat hasil akhir yang berupa caci maki. Ketika menteri-menteri tersebut gagal menjalankan mandat mereka atau tidak dapat membawa perubahan signifikan, Jokowi tetap menjadi sosok yang dihujat atas segala kebijakan yang tidak tepat sasaran.

Caci maki, dalam konteks ini, bukan hanya ditujukan pada Prabowo atau kabinetnya, tetapi juga pada Jokowi. Ini adalah bentuk ketidakpuasan yang mencerminkan rasa kecewa terhadap janji-janji yang tidak pernah terwujud. Tentu saja, kritik tersebut terasa seperti sebuah “decay” politik yang mengarah pada satu nama: Jokowi. Sebab, di balik keberadaan menteri-menteri titipan itu, ada harapan publik yang kandas dan kekecewaan yang terus menggelinding, menyisakan noda dalam sejarah kepemimpinan yang penuh kontroversi.

Pada akhirnya, meskipun Jokowi mungkin merasa bangga dengan “kemenangan” politiknya, yaitu penempatan menteri di kabinet Prabowo, ia tak bisa menutup mata terhadap kenyataan pahit bahwa dirinya tetap menjadi sasaran caci maki. Bukan karena ia tidak memiliki visi atau keinginan untuk mengubah Indonesia, melainkan karena politik tak hanya soal strategi, tetapi juga soal hasil yang dapat dirasakan oleh rakyat. Ketika harapan itu tidak terwujud, tak ada yang bisa menyelamatkan citra seorang pemimpin, tak peduli seberapa banyak titipan politik yang ia miliki.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Otorita Terima 30 Risalah Kebijakan Hasil Riset UI, Kontribusi Bangun IKN

Next Post

Irlandia Menunjuk Duta Besar Pertama untuk Palestina, Langkah Bersejarah dalam Diplomasi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Irlandia Menunjuk Duta Besar Pertama untuk Palestina, Langkah Bersejarah dalam Diplomasi

Irlandia Menunjuk Duta Besar Pertama untuk Palestina, Langkah Bersejarah dalam Diplomasi

Wapres Gibran Buka MTQ Nasional VII Tak Mau Memberi Sambutan

Wapres Gibran Buka MTQ Nasional VII Tak Mau Memberi Sambutan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist