• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Update Perang Israeil~Iran: “Rudal di Atas Langit Timur Tengah”

fusilat by fusilat
June 18, 2025
in Bencana, Crime, World
0
Update Perang Israeil~Iran: “Rudal di Atas Langit Timur Tengah”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Langit di atas Teheran malam itu tak lagi gelap. Serangkaian cahaya membelah angkasa, lalu menggema dentuman. Iran menuding Israel sebagai biang kerok. Israel tak menyangkal, bahkan mengumumkan nama operasi militer dengan lantang: Operation Rising Lion.

Perang tak lagi berupa manuver diplomasi, atau debat di Dewan Keamanan PBB. Kini ia menjelma ledakan rudal balistik, drone pembunuh, dan propaganda digital. Di tengah semua itu, warga sipil kembali menjadi korban utama.

Sejak 13 Juni 2025, Israel melancarkan serangan masif ke jantung pertahanan Iran. Targetnya: fasilitas militer, pabrik rudal, bahkan—menurut laporan dari kanal militer barat—pusat pengayaan uranium di Natanz. Iran merespons dengan cara yang sama brutal: menembakkan ratusan rudal ke kota-kota Israel, menghantam mall di Kiryat Ekron, dan apartemen di Bat Yam. Sedikitnya sembilan warga sipil tewas, ratusan lainnya luka-luka. Hanya dalam hitungan hari, Timur Tengah kembali berubah menjadi etalase kehancuran.

Tak ada pernyataan gencatan senjata. Tak ada diplomasi terbuka. Hanya sabda Ayatollah Khamenei yang menuding ini awal “pertempuran panjang”, dan pernyataan Benjamin Netanyahu bahwa Israel “akan memotong tangan siapa pun yang menyerangnya.”

Lebih dari 400 rudal diluncurkan Iran ke arah Israel. Angka itu terdengar mengerikan, namun sistem pertahanan Iron Dome berhasil menangkis sebagian besar serangan. Tapi biaya pengoperasian sistem pertahanan canggih itu mencapai $50 juta sehari. Dalam lima malam, lebih dari seperempat triliun rupiah melayang demi menangkis perang yang tak kunjung berhenti.


Pertanyaan besar menggantung di udara: ke mana arah konflik ini? Apakah ini hanya permainan unjuk gigi? Atau benih menuju perang regional berskala besar, dengan Amerika Serikat dan Rusia bermain bayang-bayang?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang tengah mengejar masa jabatan ketiganya, menyuarakan nada konfrontatif: Iran harus menyerah tanpa syarat. Tapi CIA justru mengeluarkan analisis berbeda: Iran belum memiliki senjata nuklir aktif. Washington pun terbelah, seperti biasa.

Sementara itu, dunia hanya bisa menghela napas panjang. Eropa mengutuk kekerasan, tapi pada saat yang sama menyatakan dukungan terhadap hak Israel untuk membela diri. Retorika yang sama sejak konflik ini pertama kali meletus lebih dari 70 tahun lalu.

Di balik layar, pertikaian ini bukan cuma soal rudal dan jet tempur. Ia adalah pertarungan ideologi, perebutan pengaruh, dan—tak bisa dihindari—bisnis senjata. Konflik menciptakan pasar. Perang menciptakan permintaan. Dan Timur Tengah sudah terlalu lama menjadi laboratorium bagi industri militer dunia.


Tak ada kemenangan yang layak dirayakan jika warga sipil tewas. Tak ada kebanggaan dalam perang yang menghancurkan masa depan generasi muda. Tetapi, seperti dikutuk sejarah, para pemimpin terus bermain api, membakar masa depan rakyat demi ambisi dan ego yang tak pernah kenyang.

Ketika dunia bertanya mengapa perdamaian begitu mahal, jawabannya mungkin sederhana: karena perang telah menjadi komoditas yang terlalu menguntungkan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengejar Paulus Tannos: Titik Balik atau Sekadar Etalase?

Next Post

NEGARA DAN INGATAN: ANTARA KEBENARAN DAN KEPERLUAN

fusilat

fusilat

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Next Post

NEGARA DAN INGATAN: ANTARA KEBENARAN DAN KEPERLUAN

PETANI TANPA BULOG

Bulog di Persimpangan: Pembela Petani atau Alat Negara?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist