• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Mengejar Paulus Tannos: Titik Balik atau Sekadar Etalase?

Ali Syarief by Ali Syarief
June 18, 2025
in Crime, Feature
0
Mengejar Paulus Tannos: Titik Balik atau Sekadar Etalase?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sudah hampir satu dekade, nama Paulus Tannos berseliweran dalam pusaran kasus korupsi e-KTP, proyek raksasa yang menggerus kepercayaan publik pada negara. Ia menjadi salah satu buronan paling dicari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun negara kalah cepat. Tannos sudah lebih dulu terbang meninggalkan Indonesia, dan kabar buram tentang keberadaannya di luar negeri menjadi misteri berkepanjangan. Hingga akhirnya, pertengahan Juni 2025, kabar itu terang-benderang: Paulus Tannos ditahan di Singapura.

Penahanan ini bukan serta-merta karena permintaan Indonesia. Ia diamankan oleh otoritas Singapura karena pelanggaran aturan imigrasi dan hukum lainnya di negara itu. Namun momentum ini menjadi pintu masuk untuk memperbarui komitmen Indonesia dalam menegakkan keadilan. KPK langsung menggeliat, seperti macan lapar yang mencium darah segar. Permintaan ekstradisi pun dilayangkan.

Tetapi publik berhak bertanya: mengapa baru sekarang?


Paulus Tannos bukan sembarang pelarian. Ia adalah potongan penting dari puzzle korupsi e-KTP yang melibatkan elit politik, pengusaha, hingga pejabat tinggi negara. Dalam kesaksiannya di berbagai dokumen dan persidangan, ia pernah menyebut nama-nama besar: dari anggota DPR, menteri aktif kala itu, hingga sejumlah pengusaha yang bermain dalam jaringan gelap pengadaan.

Keterlibatan Tannos tak bisa dibilang kecil. Ia adalah direktur perusahaan pemenang tender pengadaan e-KTP. Ia tahu alur uang, tahu siapa menerima apa, tahu siapa bermain di level mana. Maka jika Paulus Tannos kembali ke Indonesia dan benar-benar mau buka suara, akan banyak pihak yang gigit jari—bahkan ketar-ketir.

Tapi sejarah politik hukum di negeri ini kerap mengajarkan kita untuk tak mudah percaya. Kembalinya seorang buron belum tentu membuka kebenaran. Bisa jadi hanya menjadi ajang bargaining politik, atau lebih jauh: kosmetik penegakan hukum di tengah krisis legitimasi lembaga pemberantas korupsi.


Apalagi, relasi diplomatik Indonesia dan Singapura soal ekstradisi bukan tanpa luka. Perjanjian ekstradisi yang sudah diteken pada 2007 dan baru diratifikasi dua negara pada 2022 itu sendiri seperti barang antik yang penuh syarat. Singapura dikenal “ramah” terhadap mereka yang membawa modal besar, dan skeptis terhadap permintaan ekstradisi dari negara berkembang, terlebih jika kasusnya dianggap bermuatan politik.

Jika Paulus Tannos benar-benar berhasil diekstradisi, maka ini akan menjadi ujian tak hanya bagi KPK, tapi juga pemerintah Jokowi—yang selama ini disorot karena abai dalam pemberantasan korupsi. Ini bisa jadi jalan pembuktian, bahwa mereka masih berpihak pada keadilan, atau justru sekadar pencitraan di tahun-tahun akhir kekuasaan.


Namun, lebih dari sekadar menangkap satu orang, pertaruhan kita sebagai bangsa adalah apakah kasus ini bisa membuka kembali keberanian untuk mengungkap skandal besar yang telah disegel kompromi politik bertahun-tahun lamanya. Apakah kita masih punya nyali untuk menggali kembali reruntuhan kebenaran yang tertimbun kepentingan elite?

Penahanan Paulus Tannos di Singapura bisa menjadi momentum. Tapi momentum hanya berarti jika diikuti tindakan yang konsisten. Jika tidak, ia akan menjadi catatan kaki lain dalam sejarah panjang pembiaran terhadap para perampok negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sejarah di Tangan Masinis – Mabuh Menanti Tulisan Fadli Zon

Next Post

Update Perang Israeil~Iran: “Rudal di Atas Langit Timur Tengah”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Update Perang Israeil~Iran: “Rudal di Atas Langit Timur Tengah”

Update Perang Israeil~Iran: "Rudal di Atas Langit Timur Tengah"

NEGARA DAN INGATAN: ANTARA KEBENARAN DAN KEPERLUAN

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist