Jakarta, Fusilatnews.— Darso Arief, seorang Youtuber kondang yang fokus menginvestigasi kelakuan dan berbagai ulah Yusuf Mansur, mengungkap bahwa tindakan Yusuf Mansur telah banyak merugikan jamaah dengan berbagai modus usaha/penipuan yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Kali ini, Darso Arief mewawancarai salah seorang Da’i kondang, Ustad Amrin, di Pontianak, Kalimantan.
Ustad Amrin mengungkapkan bahwa opini jamaah terhadap ustadz yang membicarakan shodaqoh kini terkesan negatif, seolah-olah mereka adalah Yusuf Mansur kedua. “Masyarakat terobsesi, terhipnotis, dan tersugesti dengan omongan dia. Karena itu, Pak Bupati, Ibu Bupati, Pak Ketua Dewan, kok mau ngasih sedekah kepadanya,” ujar Ustad Amrin. Ia juga menambahkan bahwa sekarang ini, mulutnya seolah-olah terkunci. “Jangankan menyampaikan permohonan sedekah jutaan, sepuluh ribu saja, khawatir opini jamaah mengatakan sebagai Yusuf Mansur kedua,” lanjutnya.
Topik sedekah yang biasanya dikupas oleh para ustadz sekarang menjadi lebih sulit untuk disampaikan. Menurut Ustad Amrin, stigma “sedekah ala Yusuf Mansur” sudah merata diketahui oleh jamaah di Kalimantan. “Jadi setiap kali saya khotbah, saya mengawali dengan mencari ayat-ayat Qur’an, ditambah hadist-hadist yang shahih dan mutawatir, baru jamaah akan percaya. Ketika disampaikan menurut kata orang, kata itu, ooh mereka tidak percaya,” ujarnya.
Ustad Amrin juga menyatakan bahwa para jamaah akan marah jika ceramah soal sedekah dikonotasikan seperti Yusuf Mansur. “Saya bisa lebih kaya pak, bila saya seperti Yusuf Mansur, berceramah di 63 Masjid di Pontianak,” ungkapnya lagi.
Fenomena ini menunjukkan bahwa para ustadz kini harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan ceramah tentang sedekah agar tidak disalahartikan oleh jamaah, yang telah terpengaruh oleh tindakan Yusuf Mansur. Ketidakpercayaan jamaah terhadap ceramah tentang sedekah kini menjadi tantangan baru yang harus dihadapi para da’i dalam menyampaikan pesan agama.
Lebih lanjut, silahkan simak : https://www.youtube.com/watch?v=9eHF824yyDU






















