• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Amuk Pati: Banteng vs Garuda?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 15, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Amuk Pati: Banteng vs Garuda?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Bupati Jombang, Jawa Timur, Warsubi menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 400%. Bupati Semarang, Jawa Tengah, Ngesti Nugraha menaikkan PBB hingga 441%. Bahkan Walikota Cirebon, Jawa Barat, Effendi Edo menaikkan PBB hingga 1.000%.

Pertanyaannya, mengapa hanya Bupati Pati, Jateng, Sudewo yang didemonstrasi? Padahal dia menaikkan tarif PBB “hanya” 250%, kemudian diralat jadi 120%. Apakah karena dia dari Partai Gerindra?

Menggelitik, memang. Mengapa kepala daerah-kepala daerah lain yang menaikkan tarif PBB lebih tinggi justru tidak didemo seperti Sudewo?

Diketahui, aksi demo di Pati, Rabu (13/8/2025) berlangsung rusuh. Terjadi amuk massa. Mereka menuntut Bupati Sudewo mundur. Segala yang ada di lokasi demo dilemparkan: botol, sandal, bahkan batu. Mobil pun dibakar. Beruntung, Sudewo selamat karena dikawal ketat aparat.

Adapun pemicu demo adalah kenaikan PBB hingga 250%, dan arogansi sang bupati.

Saat masyarakat mengancam menggelar demo untuk menolak kenaikan PBB yang mencekik leher, Sudewo menantang: jangankan 5 ribu orang, 50 ribu orang pun akan saya hadapi!

Sadar diri, Sudewo minta maaf. Tapi masyarakat tak mau memaafkan. Bahkan mereka mendesak Sudewo mundur.

Kini, elemen-elemen masyarakat Kota Cirebon juga hendak menggelar demo seperti di Pati untuk menolak kenaikan PBB 1.000%. Namun, sejauh ini aksi itu belum terwujud. Apakah karena sang walikota, Effendi Edo dari Partai Golkar, bukan Gerindra?

Masyarakat Jombang juga masih adem-ayem saja. Apa karena sang bupati, Warsubi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bukan dari Gerindra?

Masyarakat Semarang juga masih adem-ayem saja. Apakah karena sang bupati, Ngesti Nugraha dari PDI Perjuangan, bukan dari Gerindra?

Aksi demo di Pati memang cukup menggelitik, terutama jika dikaitkan dengan latar belakang politik sang bupati.

Diketahui, Sudewo yang diusung Gerindra memenangkan Pilkada 27 November 2024 dengan raihan suara 53,53%. Sementara calon bupati yang diusung PDIP, Wahyu Indriyanto beroleh 42,77% suara.

Namun dalam Pemilu Legislatif 14 Februari 2024, PDIP-lah yang menang. Gerindra kalah. PDIP menguasai 14 kursi DPRD, sementara Gerindra hanya punya 6 kursi.

Apakah aksi demo yang menuntut mundur Sudewo merupakan residu dari hasil pemilu dan pilkada? Jika benar, berarti ada pertarungan laten antara PDIP yang berlambang kepala Banteng dan Gerindra yang berlambang burung Garuda.

Sisi lain, aksi demo menuntut mundur Sudewo yang berasal dari Gerindra bisa dimaknai sebagai perlawanan rakyat terhadap Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang kebijakannya banyak tak pro-rakyat. Misalnya menaikkan pajak dan gencar mencari objek pajak baru. Segala hal mau dipajaki.

Sebab itu, Pati diyakini sebagai titik awal perlawanan rakyat terhadap pemerintah. Akan ada efek domino. Cirebon, misalnya. Bahkan akan menjadi bola salju yang kian hari kian membesar dan tak terkendali. Ini kalau Prabowo tidak segera me-review kebijakan-kebijakannya yang tak pro-rakyat.

Kepala daerah berlomba menaikkan pajak karena dana pemerintah pusat untuk daerah-daerah dipotong drastis. Rakyat dan kepala daerah yang jadi korban pertama. Korban selanjutnya?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

80 Tahun Kebangkitan Jepang: Inspirasi untuk Indonesia

Next Post

Pengguna WhatsApp Akan Dipungut Biaya Tambahan: Negara Jangan Cari Untung dari Rakyatnya Sendiri

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Pengguna WhatsApp Akan Dipungut Biaya Tambahan: Negara Jangan Cari Untung dari Rakyatnya Sendiri

Pengguna WhatsApp Akan Dipungut Biaya Tambahan: Negara Jangan Cari Untung dari Rakyatnya Sendiri

Pasokan Langka Atau Dibuat Langka, Harga Beras Mahal,  Porsi Nasi di Warteg Dikurangi

Ritel Modern Tersandung, Pasar Tradisional Bersinar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...