• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ritel Modern Tersandung, Pasar Tradisional Bersinar

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
August 16, 2025
in Feature
0
Pasokan Langka Atau Dibuat Langka, Harga Beras Mahal,  Porsi Nasi di Warteg Dikurangi
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH: ENTANG SASTRAATMADJA

Pasokan beras di ritel modern mengalami kekosongan setelah terungkap kasus pelanggaran mutu hingga oplosan pada sejumlah merek. Sementara itu, penggilingan beras skala kecil justru kebanjiran pesanan untuk menyalurkan ke pasar tradisional. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah masyarakat kini lebih memilih berbelanja di pasar tradisional daripada ritel modern?

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menilai hal ini sebagai hukum pasar. Menurutnya, harga beras di pasar tradisional relatif lebih murah dengan kualitas yang diklaim bagus. Namun, untuk memahami preferensi konsumen, diperlukan analisis lebih mendalam.

Preferensi Konsumen Beras
Penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki preferensi berbeda dalam memilih tempat berbelanja. Sebagian lebih memilih pasar tradisional karena harga kompetitif, kualitas terjamin, dan interaksi langsung dengan penjual. Di Kota Makassar, misalnya, konsumen pasar tradisional rata-rata berusia 38 tahun, berjenis kelamin perempuan, lulusan SMA, ibu rumah tangga, dengan pendapatan sekitar Rp 2,77 juta per bulan.

Di sisi lain, ritel modern disukai oleh sebagian konsumen karena kenyamanan berbelanja, variasi produk, dan kondisi fisik pasar yang lebih baik. Beberapa konsumen juga menilai kualitas beras di ritel modern lebih terjamin karena standar yang ketat.

Harga dan Biaya Operasional
Harga beras di ritel modern cenderung lebih mahal karena biaya operasional yang tinggi. Sementara itu, harga beras di pasar tradisional lebih kompetitif, meski kadang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Fenomena perbedaan harga ini bisa dipahami sebagai bentuk kompensasi atau subsidi silang antara pasar tradisional dan modern.

Kenaikan harga beras menjadi perhatian serius. Pada Februari 2024, harga beras mencapai Rp 18.000 per kilogram, rekor tertinggi dalam sejarah perberasan Indonesia. Faktor penyebabnya meliputi biaya agroinput, biaya petani, sewa lahan, dan tenaga kerja.

Upaya Pemerintah
Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, pemerintah mengimplementasikan berbagai strategi:

  • Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP): Menargetkan penyaluran 1,5 juta ton beras pada 2025.
  • Gerakan Pangan Murah: Memberikan akses beras terjangkau sesuai HET.
  • Bantuan Pangan: Distribusi beras 10 kg kepada 22 juta penerima manfaat.
  • Peningkatan Produksi Pangan Domestik: Mengurangi ketergantungan pada impor.
  • Perum Bulog: Menyerap panen petani dan menyalurkan beras melalui SPHP dengan stok dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap menjaga stabilitas harga beras dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Fenomena kekosongan pasokan ritel modern sekaligus lonjakan pasar tradisional menunjukkan bahwa preferensi konsumen sangat dipengaruhi oleh harga, kualitas, kenyamanan, dan kepercayaan. Dalam kondisi seperti ini, pasar tradisional justru tampil sebagai pemenang di tengah tantangan ritel modern.

(PENULIS, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengguna WhatsApp Akan Dipungut Biaya Tambahan: Negara Jangan Cari Untung dari Rakyatnya Sendiri

Next Post

Sawah Baru Papua: Impian Pangan atau Labirin Sosial?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Sawah Baru Papua: Impian Pangan atau Labirin Sosial?

Sawah Baru Papua: Impian Pangan atau Labirin Sosial?

Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...