• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home daerah

Sawah Baru Papua: Impian Pangan atau Labirin Sosial?

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
August 16, 2025
in daerah, Feature
0
Sawah Baru Papua: Impian Pangan atau Labirin Sosial?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pemerintah Indonesia berencana mencetak satu juta hektar sawah di Papua, ambisi yang diklaim sebagai solusi ketahanan pangan nasional. Namun, di balik angka besar itu, muncul pertanyaan: apakah proyek ini benar-benar berpihak pada masyarakat Papua, atau justru menciptakan ketimpangan sosial dan ekonomi yang lebih dalam?

Ambisi Besar, Risiko Besar

Jika berhasil, produksi beras dari Papua diperkirakan mencapai 5 juta ton per tahun. Namun, mayoritas hasil panen akan dikirim ke Jawa dan pulau-pulau lain, sementara konsumsi lokal hanya sebagian kecil. Analisis biaya menunjukkan: biaya produksi dan transportasi per kilogram beras sekitar Rp 5.000–6.000, sedangkan harga jual di pasar Jawa bisa mencapai Rp 13.000–14.000. Selisihnya, sekitar Rp 7.000–8.000 per kilogram, menjadi keuntungan besar — tapi siapa yang menikmatinya?

Transmigrasi: Solusi atau Masalah Baru?

Untuk menggarap sawah seluas itu, diperlukan sekitar 200–250 ribu petani, kombinasi antara petani transmigran dan masyarakat lokal. Namun sejarah transmigrasi di Papua menunjukkan risiko tinggi ketidakadilan bagi masyarakat adat. Transmigran yang datang sering mendapat dukungan lebih dari pemerintah, sementara penduduk asli justru kehilangan akses tanah produktif. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketegangan sosial.

Dampak Sosial: Ketegangan dan Marginalisasi

Seorang kepala adat di Kabupaten Merauke, Bapak Yanto Wenda, menyatakan:
“Kami bukan menolak pembangunan, tapi jangan biarkan kami menjadi penonton di tanah kami sendiri. Jika sawah ini dikuasai orang luar, kami akan kehilangan mata pencaharian dan budaya.”

Sementara seorang petani transmigran dari Jawa, Ibu Siti Nurhidayah, mengaku:
“Kami datang berharap hidup lebih baik, tapi tanpa dukungan infrastruktur dan pelatihan, kami justru kebingungan. Semua terlihat indah di brosur pemerintah, tapi realitas di lapangan sangat berbeda.”

BPS mencatat bahwa 70% masyarakat Papua masih bergantung pada pertanian subsisten, artinya sebagian besar warga lokal belum siap untuk terlibat dalam proyek pertanian berskala industri.

Analisis Para Ahli

Dr. H. Susetyo, pakar kebijakan transmigrasi, menegaskan:
“Tanpa pendekatan yang sensitif terhadap kearifan lokal, proyek ini berisiko memicu konflik sosial.”

Penelitian IFREL Research juga menemukan: transmigrasi besar-besaran dapat menyebabkan marjinalisasi ekonomi masyarakat adat, karena transmigran cenderung mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah.

Kesimpulan: Antara Impian dan Realita

Proyek cetak sawah satu juta hektar di Papua bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional. Namun, tanpa perencanaan matang dan mengutamakan masyarakat lokal sebagai aktor utama, proyek ini berpotensi menjadi labirin sosial: konflik, marginalisasi, dan erosi budaya bisa mengikuti ambisi pangan ini. Pemerintah harus berhenti melihat Papua hanya sebagai lumbung beras untuk Jawa dan mulai menghormati hak-hak masyarakatnya.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ritel Modern Tersandung, Pasar Tradisional Bersinar

Next Post

Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan
Feature

Eksepsi Dikabulkan, Dakwaan Gugur: Jaksa Sedang Bermain Apa?

July 23, 2026
Feature

Ketika AI Menulis, Siapa yang Sebenarnya Berpikir?

July 23, 2026
Eksepsi Tifa Dikabulkan: Benarkah Ini Skenario yang Paling Menguntungkan Jokowi?
Feature

Eksepsi Tifa Dikabulkan: Benarkah Ini Skenario yang Paling Menguntungkan Jokowi?

July 23, 2026
Next Post
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Diamnya Erick Thohir di Tengah Jerat Hukum

Diamnya Erick Thohir di Tengah Jerat Hukum

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

Eksepsi Dikabulkan, Dakwaan Gugur: Jaksa Sedang Bermain Apa?

July 23, 2026

Ketika AI Menulis, Siapa yang Sebenarnya Berpikir?

July 23, 2026
Eksepsi Tifa Dikabulkan: Benarkah Ini Skenario yang Paling Menguntungkan Jokowi?

Eksepsi Tifa Dikabulkan: Benarkah Ini Skenario yang Paling Menguntungkan Jokowi?

July 23, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mundurnya Nanik S. Deyang: Alasan Kesehatan atau Alarm Tata Kelola BGN?

Mundurnya Nanik S. Deyang: Alasan Kesehatan atau Alarm Tata Kelola BGN?

July 23, 2026
Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

July 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

Eksepsi Dikabulkan, Dakwaan Gugur: Jaksa Sedang Bermain Apa?

July 23, 2026

Ketika AI Menulis, Siapa yang Sebenarnya Berpikir?

July 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist