• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Analis Politik Australia Melihat Perkembangan Polarisasi Terbaru Jelang Pemilu Presiden di Indonesia

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 2, 2024
in Politik
0
Dianggap Miskin Substansi, Timnas AMIN Tak Akan Kampanye Gimik

Joget gemoy ala Prabowo Subianto. Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, gimik joget gemoy Prabowo tak melanggar prinsip demokrasi. Mereka juga mengklaim tak melupakan substansi politik. (Pradita Utama/ Detikcom)

Share on FacebookShare on Twitter

Lane menerangkan terdapat dua jenis diferensiasi atau kekontrasan corak politik yang terungkap dalam proses pilpres kali ini.

Jakarta – Fusilatnews – Dinamika politik di Indonesia menjelang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun 2024 di Indonesia menjadi sorotan analis politik Australia Maxe Lane

Dalam artikel dengan judul Understanding Indonesia’s 2024 Presidential Elections: A New Polarisation Evolving. yang ditulis Maxe Lane dalam jurnal ISEAS Yusof Ishak Institute, yang terbit di Singapura pada Rabu (31/1/2024)

Lane membandingkan polarisasi kali ini dengan pemilu 2014 dan 2019. Polarisasi yang ada saat ini, lanjut Lane, berdasarkan warisan 32 tahun Orde Baru.

“Dengan cara pemerintahan yang dibangun berdasarkan kekuasaan dinasti, kronisme, dan hak untuk memerintah yang diasumsikan anggota elit Orde Baru,” tulis dia.

Warisan ini juga ditandai dengan perpecahan antara mereka yang terintegrasi ke dalam budaya tersebut atau ingin menjadi bagian darinya, dan mereka yang dikecualikan.

Perpecahan baru

Lane memandang periode 20 tahun, usai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lengser dari presiden, diwarnai dengan gambaran polarisasi di kalangan elit politik Indonesia.

“Meski masih ada waktu untuk kampanye, kontestasi ketiga calon mengungkap perpecahan baru yang mungkin mengubah kehidupan politik Indonesia,” menurut Lane di tulisan dia.

Pasangan calon yang ikut kompetisi di pilpres kali ini yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurut , Lane konsensus mengenai dasar-dasar status quo, sebagaimana ditentukan kebijakan pemerintah selama sepuluh tahun terakhir, mungkin akan menyebabkan politik suara bulat (politic of unanimity) kembali.

Menurut Cambridge Dictionary politik suara bulat adalah kesepakatan penuh di setiap anggota kelompok.

Lane menerangkan terdapat dua jenis diferensiasi atau kekontrasan corak politik yang terungkap dalam proses pilpres kali ini.

“Pertama berkaitan dengan sifat koalisi yang dibentuk untuk mendukung Prabowo. Koalisi ini terdiri dari banyak elemen yang terkait dengan Orde Baru,” ujar dia.

Koalisi Prabowo yang diberi nama Koalisi Indonesia Maju terdiri dari Gerindra, Golkar, Demokrat, PSI, Gelora, PBB, dan PAN

Sejumlah ketua partai pengusung Prabowo merupakan menteri di kabinet Jokowi. Mereka yakni Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ketua Umum Golkar sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Demokrat merupakan partai yang dibentuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2001. Dia memiliki karier yang cemerlang di militer di era 1990 an.

Prabowo-Gibran juga mendapat dukungan dari Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto. Keduanya masih di dunia militer saat Orde Baru.

Wakil Prabowo, Gibran, yang sempat menjadi sorotan adalah anak pertama Jokowi.

Relasi dengan Orde Baru

Pemerintahan Jokowi juga tak lepas dari orang-orang terkait Orde Baru. Dia menunjuk Moeldoko sebagai Kepala Staf Presiden, Wiranto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden dan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menkomarves.

Keterkaitan dengan tokoh-tokoh Orde Baru, kian kentara, saat Golkar mengunggah video AI yang menampilkan Soeharto mewakili kampanye Prabowo.

Di video itu, ‘Soeharto’ meminta warga untuk mencoblos Golkar.

“Meski ada yang mendukung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, kombinasi mantan jenderal, tokoh Golkar dan keluarga Soeharto mengungkap koalisi Prabowo mengingatkan kita pada masa Orde Baru era Soeharto,” ujar Lane dalam tulisannya.

Lane juga mencatat bahwa koalisi pengusung Anies dan Ganjar sama-sama mendapat tokoh dunia usaha yang menonjol di masa Orde Baru.

Anies diusung Partai NasDem. Ketua partai ini, Surya Paloh, merupakan mantan tokoh Golkar dan pengusaha. Paloh disebut menjadi tokoh penting Golkar di tahun-tahun terakhir Orde Baru.

“Namun, para pendukung ini tak mewakili elemen inti Orde Baru seperti koalisi Prabowo,” ungkap dia.

NasDem berusaha menjauhkan diri dari pengaruh Orde Baru. Juru Bicara partai ini Surya Tjandra merupakan pengacara HAM dan terafiliasi dengan masyarakat sipil pengkritik pemerintahan Soeharto.

Lane juga menjabarkan keretakan PDIP dan Jokowi, presiden yang pernah diusung, di pilpres sebelumnya.

PDIP di pilpres kali ini mengusung Ganjar dan Mahfud, sementara Jokowi cenderung mendukung Prabowo-Gibran.

Jokowi bahkan mendapat kritik keras dari masyarakat karena intervensi dia di pilpres kali ini.

Di jurnal tersebut, Lane menjelaskan kondisi PDIP di era Orde Baru. Pemerintahan Soeharto, lanjut dia, melakukan intervensi ke partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri ini untuk kepentingan dia.

Dia juga menerangkan selama satu dekade pemerintahan SBY atau 2004-2014, PDIP berada di luar pemerintahan.

“Polarisasi baru antara unsur-unsur inti elit Orde Baru, termasuk Joko Widodo, dan unsur-unsur di luar Orde Baru berarti bahwa polarisasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di luar partai politik, dan juga di antara beberapa

elemen masyarakat sipil,” ujar Lane.

Selain itu, Lane menjelaskan kekhawatiran masyarakat terkait kebangkitan Orde Baru memicu gerakan “Asal bukan Prabowo.”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Surya Paloh: Kebijakan Jokowi Terkait Rapel dan Pencairan Bansos Pada Februari Mencurigakan

Next Post

Presiden Bantah Kabinetnya Tak Lagi Solid Setelah Ditinggal Mahfud

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Next Post
Budiman Bantah Tudingan Hasto, Prabowo Peniru Jokowi

Presiden Bantah Kabinetnya Tak Lagi Solid Setelah Ditinggal Mahfud

Presiden Jokowi Tanggapi Petisi sivitas akademi UII dan UGM

Presiden Jokowi Tanggapi Petisi sivitas akademi UII dan UGM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist