• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Belajar Matematika, Belajar Ilmu Kehidupan

fusilat by fusilat
May 23, 2022
in News
0
Belajar Matematika, Belajar Ilmu Kehidupan

Matematika.(PIXABAY.COM/ GERD ALTMANN)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abdul Halim Fathani | Pemerhati Pendidikan. Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang (UNISMA).

SETIAP individu, di antara kita, pasti pernah belajar Matematika. Baik belajar Matematika secara formal di sekolah, perguruan tinggi atau secara informal yang langsung diperoleh dari kehidupan riil di masyarakat sehari-hari. Perihal belajar Matematika –sampai saat ini– kita masih memiliki pandangan yang beragam. Secara umum, paling tidak ada tiga kelompok persepsi, yakni pihak yang merasakan nyaman belajar dan sangat merindukan Matematika. Lalu ada yang menganggap biasa-biasa saja dan kelompok yang antipati terhadap Matematika. Kelompok antipati menganggap Matematika sulit sekaligus menakutkan. Apapun persepsi yang berkembang di masyarakat tersebut, kita semua tentu sepakat bahwa belajar Matematika itu –tetap- penting. Dulu, peserta didik di sekolah setiap kali menjelang kelulusan sekolah pasti harus melewati Ujian Nasional (UN), termasuk di dalamnya ada ujian bidang studi Matematika. Saat ini, sejak era merdeka belajar, penilaian menggunakan istilah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Tidak hanya itu, fakta yang tidak mungkin dipungkiri terkait pentingnya belajar Matematika adalah, adanya perkembangan sains dan produk teknologi yang –hari ini- telah nyata mengiringi aktivitas kita dalam menjalani hidup sehari-hari. Teknologi sudah semakin canggih, yang tentu dapat membantu mempermudah urusan kehidupan manusia. Produk teknologi yang hebat tersebut, tentu tidak lepas dari kehebatan manusia dalam belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya adalah belajar Matematika. Kecanggihan teknologi ini sungguh telah terbukti membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Paling nyata, dapat kita lihat fenomena pemanfaatan teknologi di masa pandemi Covid-19. Dunia pendidikan, telah merasakan betul bahwa teknologi sangat memiliki peran penting dalam “menyelamatkan” anak didik generasi bangsa dari keberlangsungan pembelajaran. Teknologi telah membantu manusia untuk tetap dapat “belajar” di tengah-tengah kebingungan para guru dan siswa. Hikmah positifnya, para pelaku pendidikan, mulai dari pimpinan, pendidikan, peserta didik, bahkan orangtua, menyadari betul bahwa pendidikan harus dipikul bersama-sama dari semua pihak. Pendidikan, tidak mungkin hanya “diserahkan” ke guru saja. Orangtua tidak boleh lepas tangan. Pandemi covid-19 telah menyadarkan itu semua.

Matematika dan Teknologi

Antara Matematika dan Teknologi memiliki hubungan yang sangat akrab. Bahkan tidak bisa dipisahkan. Tetapi, kecanggihan produk teknologi yang nyata di depan kita saat ini, sudah semestinya tidak boleh melupakan akan pentingnya belajar Matematika. Belajar Matematika sebagai proses yang memberikan landasan berpikir dan menyelesaikan masalah harus tetap mendapatkan perhatian bagi para generasi bangsa. Pentingnya belajar Matematika juga disampaikan Ny Lily Chodijah Wahid bahwa generasi bangsa ini perlu penguatan di bidang matematika. Sebab, anak-anak kini sudah makin mengandalkan teknologi. Karena itu, penggunaan berpikir dan logika matematika sudah banyak berkurang. (Kompas, 10/05/2022). Pesan ini disampaikan kepada Bu Khofifah, Gubernur Jawa Timur dalam komunikasinya melalui Whatsapp, pada 19 April 2022. Pesan yang sangat mendasar dan pentingnya kita jadikan renungan untuk penguatan sumber daya bangsa Indonesia. Luar biasa.

Problem Solving

Ketika kita belajar Matematika, maka kita dihadapkan pada prosedur dalam penyelesaian masalah Matematika. Biasanya, ketika belajar di SD, SMP, SMA, guru Matematika memberikan soal, lalu siswa diminta untuk menemukan jawabannya. Soal-soal Matematika yang tidak rutin disebut dengan Masalah Matematika. Bagaimana menyelesaikan Masalah Matematika tersebut? Dalam kesempatan ini, penulis mengutip pendapatnya George Polya (1973) dalam bukunya “How to Solve it: A New Aspect of. Mathematical Method.” Sebenarnya pendapat Polya ini adalah pemecahan masalah dalam masalah matematika. Namun, tidak hanya sebatas itu. Penulis menyimpulkan teori pemecahan masalah Polya ini dapat juga digunakan sebagai teori pemecahan masalah di bidang lainnya.

Polya (1973) mengajukan teori bahwa pemecahan dalam matematika meliputi empat tahapan kegiatan: memahami masalah, merencanakan pemecahannya; menyelesaikan masalah sesuai rencana; dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Untuk tahap pertama adalah memahami masalah. Dengan melakukan pemahaman yang utuh dan lengkap terhadap masalah, maka kita akan mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan benar. Setelah kita dapat memahami masalahnya dengan benar, selanjutnya mereka harus mampu menyusun rencana penyelesaian masalah. Kemampuan untuk melakukan tahap kedua ini sangat tergantung pada pengalaman seseorang dalam menyelesaikan masalah. Semakin memiliki pengalaman yang beragam, maka ada kecenderungan kita dapat lebih kreatif menyusun rencana dalam menyelesaikan suatu masalah.

Berikutnya, melakukan penyelesaian masalah sesuai dengan rencana yang dianggap paling tepat. Langkah terakhir, melakukan pengecekan atas apa yang telah dilakukan mulai dari tahap pertama sampai tahap ketiga. Dengan cara seperti ini, maka berbagai kesalahan yang tidak perlu dapat terkoreksi kembali sehingga kita dapat sampai pada jawaban yang benar sesuai dengan masalah yang diberikan. Tahapan yang paling rawan dan kadang-kadang sangat sulit, yaitu dua tahap di tengah (tahap kedua dan ketiga). Terutama tahap kedua, karena menentukan kreativitas daya temu dan wawasan. Dalam realita, proses penyelesaian/pemecahan masalah mungkin melibatkan perputaran (circularity) atau putaran (loop). Apa yang dapat diambil pelajaran dari pendapat Polya tersebut? Setiap diri kita, sebagai manusia tentu tidak luput dari masalah dalam kehidupan.

Baik masalah kecil, sedang maupun besar. Baik masalah pribadi atau kelompok. Satu hal, masalah yang ada tersebut bukan untuk dijauhi dan dihindari, melainkan harus dihadapi untuik dicari solusi atau jalan keluarnya. Kita harus yakin, setiap masalah tersebut, semuanya pasti ada penyelesaiannya. Allah SWT sudah menjelaskan dalam firman-Nya di Qur’an Surat Al-Insyirah ayat 5-6: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” Hal yang perlu digarisbawahi: ketika kita belajar Matematika dengan benar dan utuh, maka kita dapat belajar dan memiliki pengalaman yang lengkap dalam menyelesaikan masalah matematika. Mulai dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian dan melaksanakannya, serta melakukan evaluasi atas solusi yang dihasilkan. Pengalaman ini tentu dapat diterapkan sebagai “modal” untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan. Alhasil, belajar Matematika itu penting. Dengan belajar Matematika, maka kita memiliki bekal ilmu dalam menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan.

Dikutip dari Kompas.com. Minggu 22 mei 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menko PMK: Pemerintah Hapus PPKM Secepatnya

Next Post

Pengamat, Prabowo dan Anies Pecah di Pilpres 2024

fusilat

fusilat

Related Posts

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Next Post
Pengamat, Prabowo dan Anies Pecah di Pilpres 2024

Pengamat, Prabowo dan Anies Pecah di Pilpres 2024

KPK Minta yang Tahu Keberadaan Harun Masiku Lapor

KPK Minta yang Tahu Keberadaan Harun Masiku Lapor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist