• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Beras Mahal di Negeri Sawah: Di Mana Nyali Pemerintah?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 22, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Global Mencapai Level Tertinggi Dalam 15 tahun setelah India Membatasi: FAO
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Jika ada yang bertanya, apa faktor utama yang menentukan stabilitas harga beras, maka jawabannya tidak sesederhana fluktuasi panen atau cuaca. Setidaknya, ada lima faktor kunci yang saling terkait dan membentuk ekosistem kompleks harga beras: faktor internal, eksternal, ekonomi, sosial, dan teknis.

Faktor internal meliputi produksi beras—baik kuantitas maupun kualitas, stok yang tersedia (baik di Bulog maupun swasta), distribusi dan logistik, kebijakan pemerintah (terkait subsidi, impor, ekspor), serta perilaku dan preferensi konsumen.

Sementara faktor eksternal tak kalah penting, seperti perubahan iklim dan cuaca ekstrem, kondisi ekonomi global, dinamika perdagangan internasional, hingga kebijakan negara lain dalam hal ekspor beras.

Faktor ekonomi mencakup biaya produksi (benih, pupuk, pestisida), harga bahan baku impor, nilai tukar rupiah, inflasi, dan bea masuk. Di sisi sosial, konsumsi per kapita, pertumbuhan penduduk, pola makan, dan kesadaran masyarakat turut memengaruhi. Sedangkan faktor teknis merujuk pada teknologi pertanian, varietas unggul, proses pasca-panen, penyimpanan, dan sistem informasi pertanian.

Di atas kelima faktor itu, berdirilah kebijakan pemerintah sebagai fondasi pengarah. Dari harga acuan dan stok nasional, subsidi, perlindungan petani, hingga peran lembaga semacam Perum Bulog, semuanya menentukan arah stabilitas harga. Jangan lupakan pula faktor luar kendali seperti bencana alam, konflik geopolitik, dan spekulasi pasar yang bisa memperparah keadaan.

Tahun 2024 menjadi cermin betapa kompleksnya mengendalikan harga beras. Produksi nasional turun, harga melonjak, dan impor pun membengkak. Ironisnya, semua itu terjadi di tengah kekuasaan pemerintah yang besar—bahkan saat Presiden ikut turun tangan, harga tetap sulit dijinakkan. Ada apa dengan sistem kita?

Bung Karno pernah mengingatkan bahwa urusan pangan adalah soal hidup dan matinya suatu bangsa. Maka, ketika kita terpaksa mengimpor hampir 4 juta ton beras, bukankah itu menjadi tamparan telak bagi negeri yang pernah meraih swasembada?

Apakah ini akibat pendekatan yang serba reaktif, hanya bertindak saat krisis sudah di depan mata? Ataukah karena tata kelola perberasan kita memang amburadul?

Ketika produksi anjlok dan harga tak terkendali, perhatian pun tertuju pada Bulog. Lembaga ini punya peran strategis, tapi apakah Bulog telah siap menjalankan fungsinya secara maksimal? Atau masih menunggu hasil revitalisasi yang entah kapan rampungnya?

Kita sepakat bahwa peran Bulog dalam panen raya mendatang sangat krusial. Maka jangan sampai upaya mempercantik citra lembaga justru mengabaikan tugas utama: menyerap gabah petani dengan harga yang wajar.

Kabar baiknya, penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menyerap gabah petani, seperti yang disampaikan Menko Pangan, memberi angin segar. Petani, setidaknya, tak lagi dihantui kecemasan saat panen tiba. Di desa Padaasih, Kecamatan Conggeang, Sumedang, misalnya, para petani menyambut kebijakan ini dengan rasa lega dan harapan baru.

Kini harapan kita sederhana: Bulog harus benar-benar hadir di tengah panen raya, menjaga agar harga gabah tak jatuh, dan membuktikan bahwa stabilisasi harga pangan bukan sekadar wacana. Karena bila beras saja tidak bisa dijaga, bagaimana mungkin kita bicara soal ketahanan pangan nasional?

Mari kita ikuti bersama: apakah pemerintah hanya pintar menyusun regulasi, atau benar-benar hadir di sawah dan pasar? Karena harga beras yang terjangkau bukan sekadar angka statistik—itu soal makan atau tidak makan bagi jutaan rakyat Indonesia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ajus Linggih Dorong Legalisasi Tajen, Gubernur Koster Tegas Menolak

Next Post

Cak Imin Kritik Ketergantungan Impor: “Sepatu Bikinan Kita, Alasnya Masih Impor”

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Kasus Dugaan Korupsi di Kemnakerstrans 2012 Lalu, Mungkinkah Cak Imin Jadi Tersangka?

Cak Imin Kritik Ketergantungan Impor: "Sepatu Bikinan Kita, Alasnya Masih Impor"

Mandiri atau Mati: Ketika Martabat Bangsa Ditentukan oleh Kemampuan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Mandiri atau Mati: Ketika Martabat Bangsa Ditentukan oleh Kemampuan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...