• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Beras Murah, Masalah Tak Murah: SPHP Kembali Digelontorkan, Siapa Diuntungkan?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 15, 2025
in Economy, Feature
0
Beras Premium Alami Kelangkaan Wapres Desak Bulog Salurkan Stok kepada Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja-(Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

CNBC Indonesia merilis bahwa Pemerintah akan kembali mengguyur pasar dengan beras murah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mulai akhir Juni 2025. Namun, tidak seperti sebelumnya, distribusi kali ini bersifat selektif—hanya untuk wilayah yang benar-benar membutuhkan, terutama kawasan Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku Utara.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjelaskan bahwa SPHP tahun ini memang tidak dijalankan sepanjang tahun. Pemerintah memilih skema penyaluran yang lebih terarah demi menjaga keseimbangan antara harga di tingkat petani dan konsumen. SPHP hanya akan digelontorkan ketika diperlukan, seperti saat panen terbatas atau tidak ada panen sama sekali. Itu pun atas izin rapat terbatas atau koordinasi tingkat menteri.

SPHP sendiri sempat dihentikan setelah Februari 2025 demi menjaga harga Gabah Kering Panen (GKP) di angka Rp6.500 per kilogram. Maka, pertanyaan kritis pun muncul: Mengapa kini pemerintah kembali akan menggelontorkan beras SPHP, bahkan bisa dipercepat pelaksanaannya?

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini mencapai 4,2 juta ton, serta melimpahnya stok di gudang Bulog, menjadi alasan utama. Tapi apakah ini hanya soal stok dan distribusi?

Paling tidak, ada empat alasan strategis yang bisa dibaca dari keputusan ini:

  1. Menjaga Stabilitas Harga. SPHP menjadi alat kendali agar harga beras tidak melonjak, memungkinkan masyarakat tetap membeli dengan harga terjangkau.
  2. Mengurangi Stok Melimpah. Gudang Bulog tak bisa terus menampung. Risiko beras rusak atau menurun kualitasnya membuat pengeluaran SPHP menjadi pilihan logis.
  3. Meningkatkan Ketersediaan Pasar. Pasar yang sempat lesu akibat keterbatasan distribusi bisa segar kembali.
  4. Mendukung Program Bansos. SPHP bisa menjadi bagian dari program bantuan pangan, terutama untuk kelompok masyarakat rentan.

Namun, di balik strategi itu, potensi masalah juga mengintai:

  • Harga Gabah Turun. Masuknya beras murah dapat menekan harga gabah di tingkat petani.
  • Petani Merugi. Ketika harga tidak menutupi biaya produksi, petani jadi korban.
  • Ketergantungan Impor. Jika produksi dalam negeri tak mencukupi, opsi impor akan menghantui lagi.
  • Kualitas Dipertanyakan. Bila kualitas SPHP rendah, konsumen juga dirugikan.

Pemerintah harus jeli. Untuk mengurangi risiko, kebijakan SPHP perlu dibarengi langkah berikut:

  • Pengaturan Pasokan. Jangan sampai pasar jenuh karena suplai berlebih.
  • Harga yang Berkeadilan. Harga SPHP mesti disesuaikan agar tidak menjatuhkan petani.
  • Jaminan Kualitas. Beras SPHP harus memenuhi standar yang layak konsumsi.

Pada akhirnya, kesuksesan SPHP tak hanya soal digelontorkan atau tidak. Ia bergantung pada bagaimana Perum Bulog menjalankan peran secara profesional dan tepat sasaran. Tanpa perencanaan matang, SPHP bisa berubah menjadi bumerang.

Jika dikelola dengan baik, SPHP bisa mencapai beberapa harapan besar:

  • Menjaga Stabilitas Harga. Menahan laju inflasi pangan yang menggerus daya beli.
  • Meningkatkan Akses dan Ketersediaan. Terutama di wilayah-wilayah yang kesulitan akses logistik.
  • Menekan Angka Kemiskinan. Lewat program pangan terjangkau yang menyentuh kelompok paling bawah.
  • Mendorong Kesejahteraan. Dengan pangan terjangkau, kualitas hidup masyarakat pun terdongkrak.

Namun ingat, niat baik tak cukup. Kebijakan pangan yang menyentuh rakyat kecil butuh integritas, data yang valid, distribusi yang adil, dan keberpihakan nyata kepada petani—bukan sekadar membuang stok gudang.

Karena ketika “beras murah” digelontorkan tanpa perhitungan, yang murah bisa jadi bukan cuma berasnya, tapi juga masa depan petani kita.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Politik Akal Sehat di Era Disinformasi: Inspirasi dari Generasi Muda ASEAN

Next Post

Upaya Fadli Zon Bersihkan Nama Prabowo

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Apa Kata Fadli Zon Tentang Peluang Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Upaya Fadli Zon Bersihkan Nama Prabowo

Kudis di Tengah Kemewahan

Kudis di Tengah Kemewahan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...