• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Berdaulat atau Bertekuk Lutut? Pelajaran dari Ibrahim Traoré untuk Presiden Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
July 19, 2025
in Cross Cultural, Feature, Tokoh/Figur
0
Berdaulat atau Bertekuk Lutut? Pelajaran dari Ibrahim Traoré untuk Presiden Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di sebuah negeri kecil di jantung Afrika Barat, seorang pemimpin muda bernama Ibrahim Traoré menunjukkan pada dunia bahwa keberanian tidak ditentukan oleh luas wilayah, kekuatan militer, atau sokongan negara adidaya. Ia membuktikan bahwa integritas politik dan keberpihakan pada rakyat jauh lebih bernilai daripada sekadar citra baik di mata kekuatan global. Traoré menolak basa-basi diplomatik, menolak pesta-pesta pertemuan internasional yang hanya mengulang retorika, dan menolak dikendalikan oleh negara-negara Barat yang selama ini menjebak Afrika dalam pusaran utang, ketergantungan, dan eksploitasi.

“Bangsa ini tidak miskin. Kami hanya butuh kesempatan untuk berdiri di atas kaki sendiri, tanpa dikendalikan dari luar,” ucapnya lantang. Kalimat sederhana, tapi tajam—menusuk jantung tata dunia yang selama ini tak adil. Traoré tahu betul bahwa ‘kemiskinan’ Afrika adalah konstruksi kolonial yang terus diperpanjang melalui institusi internasional, investasi bersyarat, dan tekanan diplomatik. Dan di hadapan itu semua, ia memilih jalan yang jarang ditempuh oleh pemimpin negara berkembang: berdiri tegak.

Lalu mari kita bandingkan dengan Indonesia. Sebuah negara besar, kaya akan sumber daya alam, dan memiliki sejarah panjang perlawanan terhadap kolonialisme. Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto—seorang yang dulu dielu-elukan sebagai jenderal nasionalis, patriot sejati, bahkan simbol ketegasan—yang justru tampak terlalu ramah terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Dalam berbagai kesempatan, yang tampak bukan sikap tegas dalam menjaga martabat bangsa, melainkan gestur politis yang terlampau akomodatif.

Apa yang kita lihat bukanlah seorang pemimpin yang siap mengambil risiko demi kedaulatan, tapi seorang kepala negara yang tampaknya lebih memilih kenyamanan diplomatik dan keamanan posisi daripada menantang dominasi asing. Dalam isu pertahanan, teknologi, pangan, bahkan kesehatan, Indonesia masih terus membuka pintu selebar-lebarnya untuk agenda-agenda Washington, seolah-olah tidak mampu mengambil alih kendali atas takdirnya sendiri. Apakah ini karena takut kehilangan ‘dukungan internasional’? Atau karena tidak pernah benar-benar percaya bahwa bangsa ini bisa berdiri di atas kaki sendiri?

Presiden Prabowo seharusnya belajar dari Traoré—bahwa menjadi presiden bukan sekadar menjaga stabilitas, tetapi soal keberanian moral untuk berkata tidak kepada dominasi asing. Soal kemampuan untuk memprioritaskan rakyat sendiri, bukan memenuhi harapan lembaga-lembaga internasional yang selalu berpura-pura peduli sambil merampas dari balik layar.

Ironisnya, ketika negara kecil seperti Burkina Faso bisa memilih jalan berdaulat, Indonesia yang besar justru terkesan tunduk. Maka jangan salahkan rakyat jika mulai bertanya: di manakah keberanian itu sekarang? Apakah benar-benar pernah ada, atau sekadar slogan kampanye yang luntur ketika kekuasaan telah digenggam?

Sejarah akan mencatat, siapa pemimpin yang memilih jalan terjal demi martabat bangsanya—dan siapa yang hanya menjadi pion dalam permainan kekuatan global. Ibrahim Traoré mungkin tidak memiliki anggaran besar, atau panggung internasional, tetapi ia memiliki satu hal yang langka: keberanian untuk mengatakan cukup. Dan itu, barangkali, adalah pelajaran paling keras yang harus didengar oleh Presiden Prabowo.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Vonis Tom Lembong dan Solidaritas Tokoh Nasional: Cermin Suram Hukum yang Mengabaikan Akal Sehat

Next Post

Menikah di Bulan Suro, Putra Dedi Mulyadi dengan Putri Kapolda Metro Jaya Makan Tumbal Polisi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?
Birokrasi

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026
Next Post
Menikah di Bulan Suro, Putra Dedi Mulyadi dengan Putri Kapolda Metro Jaya Makan Tumbal Polisi

Menikah di Bulan Suro, Putra Dedi Mulyadi dengan Putri Kapolda Metro Jaya Makan Tumbal Polisi

Menjaga Beras Rakyat dari Tangan Jahil: Saatnya SPHP Tidak Lagi Disalahgunakan!

Menjaga Beras Rakyat dari Tangan Jahil: Saatnya SPHP Tidak Lagi Disalahgunakan!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist