• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bermain di Dua Panggung: Haji Isam dan Simfoni Bisnis-Politik di Balik Panggung Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
May 29, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Bermain di Dua Panggung: Haji Isam dan Simfoni Bisnis-Politik di Balik Panggung Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pada mulanya ia hanya dikenal sebagai pengusaha batu bara dari Kalimantan Selatan. Namanya mulai terdengar dari mulut ke mulut para kontraktor lokal hingga pengusaha tambang nasional. Tapi belakangan, sosok Haji Isam—atau Ir. H. Andi Syamsudin Arsyad—bukan hanya menjadi raja di tambang, melainkan pula pemain ulung di panggung politik. Dari balik layar, ia memetik irama kekuasaan, memainkan nada-nada kepentingan sambil menabuh genderang bisnis.

Tak banyak yang tahu bagaimana pria kelahiran Tanah Bumbu itu meniti jalan dari sopir truk pengangkut hasil tambang menjadi salah satu taipan baru dengan jaringan bisnis yang membentang dari Kalimantan hingga ke Senayan. Perusahaannya, Jhonlin Group, bukan lagi pemain pinggiran. Mereka menggarap batu bara, perkebunan sawit, jasa transportasi udara dan laut, hingga kilang biodiesel.

Namun, di negara dengan garis batas kabur antara bisnis dan politik, sukses finansial tak pernah cukup. Maka, Haji Isam menyeberang ke dermaga lain: politik. Bukan sebagai politisi, melainkan sebagai king maker—orang di balik panggung yang menentukan siapa maju, siapa mundur, siapa berkuasa, dan siapa tenggelam.

Pada Pilkada Kalimantan Selatan 2020, jejaknya tampak jelas. Sahbirin Noor, Gubernur petahana, kabarnya mendapat sokongan logistik dari jaringan bisnis Haji Isam. Di Tanah Bumbu sendiri, daerah asalnya, sang pengusaha bahkan disebut-sebut sebagai penentu mutlak siapa yang boleh mencalonkan diri sebagai bupati. Tak sedikit politisi lokal yang datang menemuinya, lebih dulu daripada datang ke kantor partai.

Masuknya Haji Isam ke bisnis energi terbarukan lewat Jhonlin Agro Raya, yang bekerja sama dengan Pertamina untuk memproduksi biodiesel, memperkuat sinyal keterkaitannya dengan elite nasional. Proyek bernilai triliunan itu nyaris tak mungkin terjadi tanpa restu dari pemerintah pusat. Di situlah, kata orang dalam, terlihat bagaimana bisnisnya bukan sekadar soal kalkulasi ekonomi, tapi juga negosiasi kekuasaan.

Sejumlah aktivis dan pengamat menyebut kehadiran Haji Isam dalam politik lokal sebagai gejala umum dari apa yang disebut sebagai political patronage—di mana pengusaha besar mengongkosi pencalonan kepala daerah demi melindungi kepentingan bisnisnya. Haji Isam, dalam hal ini, bukan pengecualian, melainkan potret paling terang dari sistem yang keropos: sistem yang membuat politik kehilangan independensinya, dan bisnis kehilangan etika dasarnya.

Jejaknya juga menguat di lingkaran kekuasaan pusat. Kedekatannya dengan beberapa figur utama di lingkaran Istana kian memuluskan jalan Jhonlin Group masuk ke sektor-sektor strategis. Bahkan, dalam beberapa laporan investigasi, disebut bahwa Haji Isam menjadi simpul penting dalam komunikasi antara pengusaha tambang dengan elite pemerintah, termasuk dalam hal perizinan dan distribusi hasil tambang.

Tentu, semua ini dibantah. Baik dari pihak Jhonlin maupun pejabat pemerintah. Mereka menyebut kerja sama yang dijalin murni bisnis, tanpa tekanan, tanpa imbal jasa politik. Namun, dalam politik Indonesia, di mana batas antara pengusaha dan penguasa seperti garis kabur di padang pasir, siapa bisa membedakan mana bisnis dan mana kompromi?

Haji Isam adalah contoh bagaimana pengusaha lokal bisa naik kelas menjadi oligark daerah—atau bahkan nasional—dengan memainkan irama kekuasaan. Ia bukan lagi sekadar pemain pasar, tapi juga penentu peta politik. Dalam diamnya, ia lebih nyaring dari politisi yang berteriak di mimbar. Dalam senyumnya, ia menyimpan banyak keputusan besar.

Dan dalam jejak-jejaknya, kita diingatkan kembali pada pertanyaan lama yang belum juga menemukan jawab: siapa sesungguhnya yang berkuasa di republik ini—mereka yang dipilih rakyat, atau mereka yang membiayai pilihan itu?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ancaman PHK Membayangi Hotel dan Restoran Jakarta, Efisiensi Anggaran Pemerintah Jadi Pemicu

Next Post

Tahun Ini Arab Saudi tak Keluarkan Visa Furoda, Amphuri Minta Calon Jamaah Beralih ke Haji Khusus

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Arab Saudi Perketat Aturan Masuk Mekkah, Jemaah Tanpa Visa Haji atau Kartu Nusuk Akan Dipulangkan

Tahun Ini Arab Saudi tak Keluarkan Visa Furoda, Amphuri Minta Calon Jamaah Beralih ke Haji Khusus

Barcode untuk Ijazah: Mencegah Skandal, Menjaga Martabat

Barcode untuk Ijazah: Mencegah Skandal, Menjaga Martabat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist