Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)
Jakarta – Akhir pekan ini jagad politik Tanah Air dijejali isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, satu dari bagian Geng Solo.
Isu itu menyebut, Presiden Prabowo sudah mengirim Surat Presiden (Surpres) ke DPR terkait pergantian Kapolri. Namun hal itu dibantah Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra, yang juga kaki tangan Prabowo, Sufmi Dasco Ahmad.
Geng Solo itu sendiri mengacu kepada perwira polisi atau tentara yang pernah menjabat di Solo sewaktu Jokowi menjabat Walikota Surakarta, Jawa Tengah. Ketika Jokowi menjadi Presiden, mereka mendapat promosi jabatan luar biasa. Sebut saja Listyo Sigit, dan juga Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto yang pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Panglima TNI, dan terakhir menjabat Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.
Istilah Geng Solo kemudian diperluas ke semua orang dekat Jokowi, mengingat bekas Gubernur DKI Jakarta itu berasal dari Kota Solo, nama informal dari Kota Surakarta.
Kini, Prabowo ditengarai sedang bersih-bersih Geng Solo. Bermula dari pencopotan Immanuel Ebenezer Gerungan dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan usai terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ditetapkan sebagai tersangka pemerasan dalam jabatan serta langsung ditahan.
Berikutnya adalah Sri Mulyani, Budi Arie Setiadi, Dito Ariotedjo dan Budi Gunawan yang Senin (8/9/2025) lalu dicopot dari jabatan Menteri Keuangan, Menteri Koperasi, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Kini, di Kabinet Merah Putih masih tersisa sejumlah anggota Geng Solo seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Mereka adalah orang-orang daur ulang, yakni menjabat di era Jokowi yang kini dipakai kembali oleh Prabowo.
Semula memang Prabowo tidak bisa lepas dari pengaruh Jokowi, sehingga bekas Komandan Jenderal Kopassus itu mengakomodasi orang-orang titipan wong Solo itu, termasuk Jaksa Agung St Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang termasuk Geng Solo.
Maklum, kemenangan Prabowo di Pemilihan Presiden 2024 sangat ditentukan oleh Jokowi yang memasangkan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden bagi Prabowo.
Namun, atas desakan publik, Prabowo disinyalir mulai mengurangi ketergantungannya kepada Jokowi. Bahkan kini ia disinyalir sedang melakukan pembersihan Kabinet Merah Putih dari orang-orang dekat Jokowi atau Geng Solo. Benarkah?
Jika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo benar-benar dicopot, maka sinyalemen itu kian menemukan relevansinya.
Berikutnya adalah Tito Karnavian. Berikutnya lagi adalah St Burhanuddin. Berikutnya lagi dan lagi adalah Erick Thohir dan Budi Gunadi Sadikin. Apalagi nama yang disebut terkahir ini terlalu banyak menciptakan masalah di pemerintahan.
Pertanyaannya, apakah Prabowo berani mencopot Listyo Sigit, mengingat bekas Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu patut diduga sebagai “jenderal lapangan” kemenangan Prabowo di Pilpres 2024?
Prabowo pernah berseloroh, dirinya tak akan mencopot Kapolri karena sama-sama ada Prabowo-nya di nama mereka. Pun tak akan mencopot Panglima TNI karena ada nama Subiyanto (Subianto) di nama mereka.
Benarkah? Apa hanya karena ada kesamaan nama lalu Prabowo enggan mencopot Kapolri dan Panglima TNI?
Sebenarnya Prabowo punya alasan yang cukup untuk mencopot Kapolri dan Panglima TNI. Yakni, meletusnya aksi kerusuhan di tengah gelombang demonstrasi massa yang terjadi sejak 25 Agustus 2025 hingga awal September 2025.
Saat ini adalah momentum yang tepat bagi Prabowo untuk bersih-bersih kabinetnya dari Geng Solo, supaya tidak ada loyalitas ganda kepada Prabowo dan Jokowi, bahkan Geng Solo lebih loyal kepada Jokowi.
Tempalah besi selagi masih panas!

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)



















