• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Cak Imin mengendus, KPK memburu “Gus Yaqut”

Yaqut diendus KPK: Kala Pansus Cak Imin Menyibak Aroma Busuk dari Tanah Suci

fusilat by fusilat
June 22, 2025
in Crime, Feature
0
Cak Imin mengendus, KPK memburu “Gus Yaqut”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di balik hiruk-pikuk sujud di Arafah, ada aroma amis yang kini tercium dari lantai lembap gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Bukan bau keringat jemaah haji yang menyentuh langit Madinah, melainkan jejak uang dan kuota yang diduga berpindah tangan tanpa restu Tuhan. Gus Yaqut, sang menteri agama era Jokowi, tak cuma ditinggal jemaah, tapi juga ditinggal etika.


Cak Imin mengendus, KPK memburu. Dua jalur berbeda, tapi satu aroma: dugaan korupsi kuota haji 2024. Kala sang Ketua Umum PKB—partai yang dulu juga menjadi rumah Gus Yaqut—mendorong dibentuknya Panitia Khusus Haji di DPR, banyak yang menyebut itu hanya panggung politik menjelang 2024. Kini, setelah pemilu usai dan Gus Yaqut tak lagi duduk di kursi menteri, KPK turun tangan. Tak ada lagi ruang bagi dagelan sidang—hanya aroma tanggung jawab yang mulai membusuk.

Aroma itu datang dari angka yang tak lazim: 3.503 jemaah haji khusus langsung berangkat ke Tanah Suci tahun lalu—melewati antrean panjang yang seharusnya hingga 2031. Padahal, sistem antrean haji bukan sembarang spreadsheet; ia adalah perjanjian sosial antara negara dan rakyat yang tak bisa dibajak dengan rupiah.

Anggota Pansus DPR, Luluk Nur Hamidah, menyebut adanya modus “bayar lebih, berangkat duluan.” Angka kuota 1.600 yang seharusnya disediakan, tiba-tiba loncat menjadi 10.000 kuota haji khusus. Siapa yang memberi izin? Di mana persetujuannya? Dan—pertanyaan paling menyengat—siapa yang mengantongi keuntungannya?

Pernyataan Marwan Jafar, anggota pansus lainnya, menggambarkan peta korupsi itu bak tangga: di atas direktur ada dirjen, dan di atas dirjen, ada menteri. Sebuah kalimat sederhana, tapi menusuk. Gus Yaqut, yang disebut-sebut menjadi epicentrum dari pusaran ini, justru mangkir dari semua pemanggilan resmi DPR. Ia memilih Paris, bukan Parlemen; meneken kerja sama halal di Italia, alih-alih menyucikan kementerian dari dugaan najis uang haram.


Gus Yaqut dan Strategi “Menghilang di Halal”

Saat negara menunggu penjelasan, Gus Yaqut memilih berkeliling dunia atas nama diplomasi agama. Tapi bahkan diplomasi pun punya batas, apalagi jika harus menutupi persoalan domestik yang membusuk. Ketidakhadirannya dalam sidang-sidang Pansus lebih dari sekadar ketiadaan fisik—ia simbol dari kematian akuntabilitas pejabat publik.

Yang lebih tragis adalah pernyataannya: “Kalau pansus menemukan itu silakan dibuka. Saya persilakan semua.”
Ucapan ringan itu menggambarkan keyakinan akan impunitas. Seolah posisi menteri bisa mengunci pintu pertanggungjawaban. Tapi kini, KPK telah membuka jendela lain, dan udara dari situ lebih jujur daripada diplomasi halal yang ditandatangani dengan pena emas.


Antara Kuota, Kuasa, dan Karma

Korupsi kuota haji bukan sekadar soal uang. Ia adalah bentuk pengkhianatan terhadap rasa keadilan spiritual umat. Di tengah ribuan jemaah yang rela menabung 10–15 tahun demi berangkat ke Tanah Suci, ada tangan-tangan kotor yang menjual shortcut bagi mereka yang punya lebih. Dalam bahasa yang lebih keras, ini adalah bentuk “memonetisasi doa.”

Di negeri yang religius ini, haji adalah impian suci. Tapi apa jadinya bila impian itu menjadi lahan basah bagi elite? Bila Tanah Suci dijadikan sumber rente politik dan ekonomi?


Cak Imin: Penyelamat atau Pemain Lama yang Cuci Muka?

Tentu saja, keterlibatan Cak Imin dalam membongkar dugaan ini tak luput dari sorotan. Di antara sinisme publik, muncul pertanyaan: apakah Cak Imin tulus membersihkan najis di lantai kementerian, atau sedang membersihkan wajahnya sendiri setelah Pemilu?

Namun dalam realitas demokrasi yang kadang absurd, motif bisa dikesampingkan jika hasilnya menjernihkan air. Jika Pansus yang ia dorong akhirnya membuka jalur bagi KPK untuk menyelidik lebih dalam, maka publik berutang satu babak kebenaran padanya.


Akhirnya, pada KPK-lah harapan ditaruh.

Sejauh ini, penyelidikan masih gelap, tapi fakta bahwa sudah ada pemanggilan saksi menandakan satu hal: bola sudah tidak di tangan politisi, tapi di tangan penyidik. Dan saat aroma busuk sudah menusuk hingga lantai tertinggi kementerian, tinggal menunggu waktu hingga siapa pun yang bersalah—bersorban atau berdasi—harus menjawab di depan hukum.

Karena Tanah Suci tak pantas dikotori oleh transaksi.

Dan negara ini terlalu lama ditipu atas nama agama.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mandiri atau Mati: Ketika Martabat Bangsa Ditentukan oleh Kemampuan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Next Post

Berkah Orang Tua, Tapi Jalannya Belok ke Mana-Mana

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
Next Post
Berkah Orang Tua, Tapi Jalannya Belok ke Mana-Mana

Berkah Orang Tua, Tapi Jalannya Belok ke Mana-Mana

Seruan Copot Gibran dan Jalan Terjal Menurunkan Wakil Presiden

Pars Pro Toto: Pemakzulan Gibran, Gejala dari Sebuah Republik yang Sakit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist