• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Dalam Fislafat Tiongkok : Tiga Sosok Yg Paling Membahayakan

Ali Syarief by Ali Syarief
September 30, 2025
in Cross Cultural, Feature, Tokoh/Figur
0
Mendukung RIKA Meraih Jakarta 1: Mempermudah Target Jokowi-Kaesang-Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Fusiltanews – Dalam khazanah filsafat Tiongkok klasik, terdapat sebuah wejangan yang sangat tajam sekaligus relevan untuk segala zaman. Wejangan ini tercatat dalam karya cucu dari Kongzi (Konfusius), yakni Zisi (Kong Ji), yang menulis Daxue atau Ajaran Besar. Kitab tersebut merupakan salah satu dari empat kitab utama ajaran Konfusianisme, yang hingga kini masih menjadi rujukan etika, kepemimpinan, dan tata kehidupan bermasyarakat di Tiongkok maupun di dunia.

Salah satu kalimat yang paling menggugah dari ajaran ini berbunyi—dalam terjemahan bebas—bahwa di dunia ini ada tiga hal yang sangat membahayakan. Pertama, orang yang tidak memiliki akhlak tetapi mendapat banyak penghargaan. Kedua, orang yang tidak memiliki kapabilitas, tidak bisa bekerja, tetapi menduduki jabatan tinggi. Dan ketiga, orang yang tidak memiliki prestasi tetapi bergaji tinggi.

Wejangan ini, meskipun lahir berabad-abad silam, sesungguhnya merupakan cermin yang masih jernih untuk melihat keadaan dunia hari ini. Pada poin pertama, orang tanpa akhlak namun penuh penghargaan, kita melihat bagaimana reputasi dapat dibeli, dipoles, atau dimanipulasi sehingga sosok yang seharusnya dipertanyakan justru dielu-elukan. Fenomena ini bukan sekadar soal moral pribadi, melainkan ancaman bagi keadilan sosial: ketika kehormatan tidak lagi lahir dari integritas, melainkan dari pencitraan.

Poin kedua menyentuh persoalan nepotisme dan penyalahgunaan kekuasaan. Jabatan yang semestinya diisi oleh mereka yang berkompeten, malah sering diberikan kepada orang yang tidak memiliki kemampuan. Akibatnya, tatanan pemerintahan rapuh, keputusan salah arah, dan rakyat yang menanggung kerugian. Bagi tradisi Konfusianisme, hal ini melanggar prinsip dao—jalan yang benar—karena jabatan tidak lagi menjadi sarana pengabdian, melainkan arena untuk menampilkan kebesaran semu.

Poin ketiga, orang yang tidak berprestasi namun menerima gaji tinggi, adalah sindiran keras terhadap mereka yang hidup dari hasil kekuasaan tanpa memberikan kontribusi nyata. Fenomena ini kerap ditemui pada birokrasi yang gemuk, di mana sebagian orang menjadi beban negara alih-alih penopang kemajuan. Konfusius selalu menekankan pentingnya meritokrasi, di mana setiap orang mendapatkan kedudukan sesuai dengan kebajikan dan kemampuan yang nyata, bukan sekadar karena kedekatan atau warisan politik.

Jika ketiga bahaya ini hadir sekaligus, maka masyarakat akan berada di ujung keruntuhan. Mereka yang tidak layak akan memegang kendali, sementara orang yang layak justru tersisih. Ketidakadilan pun mengakar, dan harmoni sosial runtuh. Maka, wejangan dari Zisi ini seolah mengingatkan kita: peradaban hanya dapat bertahan jika kehormatan diberikan kepada yang berakhlak, jabatan dipegang oleh yang mampu, dan penghargaan materi diberikan kepada yang berprestasi.

Ajaran tersebut menegaskan bahwa filsafat bukan sekadar renungan masa lampau, melainkan pedoman yang terus hidup, menuntun manusia untuk menjaga keseimbangan dunia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MBG: DARI JANJI BERGIZI KE BERACUN

Next Post

Harta, Marx, dan Islam: Sebuah Pertemuan Tak Terduga

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Harta, Marx, dan Islam: Sebuah Pertemuan Tak Terduga

Harta, Marx, dan Islam: Sebuah Pertemuan Tak Terduga

Kasus Dugaan Korupsi di Kemnakerstrans 2012 Lalu, Mungkinkah Cak Imin Jadi Tersangka?

MBG & MSG

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist