• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

MBG & MSG

fusilat by fusilat
September 30, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Kasus Dugaan Korupsi di Kemnakerstrans 2012 Lalu, Mungkinkah Cak Imin Jadi Tersangka?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Apa hubungannya Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Monosodium Glutamate (MSG) atau vetsin yang menjadi salah satu penyebab penyakit kanker?

Coba bertanyalah kepada Muhaimin Iskandar. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat itu pasti akan bisa menjawabnya. Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, MBG merupakan solusi atau jawaban agar anak-anak tidak mengonsumsi MSG.

MSG memang sering ditambahkan pada menu-menu makanan atau jajanan anak sekolah seperti bakso, mie ayam, seblak, bubur ayam dan sebagainya sebagai penyedap rasa. Namun penambahan MSG itu tidak mutlak. Pembeli bisa minta ke penjual agar tidak menambahkan MSG pada menu makanan yang dibeli.

Pertanyaannya, apakah menu makanan yang disajikan dalam program MBG tidak mengandung MSG? Kalau memang tidak mengandung MSG, lalu bagaimana bisa ribuan anak-anak mengalami keracunan massal?

Andaikan tidak mengandung MSG pun, ternyata menu MBG lebih berbahaya. Sebab sudah hampir puluhan ribu anak-anak keracunan. Kasus terbesar terjadi di Bandung Barat, Jawa Barat.

Cak Imin sepertinya melakukan simplifikasi: MBG adalah solusi mengurangi anak mengonsumsi MSG. Padahal itu tidak mutlak. Jika mau jajan di sekolah bisa saja anak-anak pesan ke penjualnya agar menu makanannya tidak dibubuhi MSG.

Cak Imin sepertinya tidak mempertimbangkan kasus keracunan MBG lebih fatal daripada MSG.

Setali tiga uang, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pun melakukan simplifikasi: keracunan MBG terjadi karena anak-anak belum terbiasa. Kok bisa?

Apakah anak-anak sekolah hendak dijadikan kelinci percobaan? Apakah sampai ada yang tewas menjadi korban lalu program MBG dihentikan?

Dengan anggaran yang hanya Rp10.000 per porsi, lalu menu bergizi semacam apa yang bisa disajikan?

Apakah pemilik dapur tidak mengambil keuntungan? Jangan-jangan makanan yang sampai ke anak-anak penerima manfaat cuma setengahnya saja harganya.

Di sisi lain, banyak politikus atau anggota DPR yang memiliki dapur penyedia MBG. Apakah karena itu lantas Cak Imin, dan juga Zulkifli Hasan yang merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) membela program MBG dengan mengesampingkan efek samping yang bisa mematikan?

Mengapa MBG tidak diberikan langsung tunai saja kepada para penerima manfaat, sehingga mereka bisa membeli atau memasak makanan sendiri yang lebih enak dan bergizi?

Ajang Bancakan

Berdasarkan fenomenanya, program MBG ini patut diduga sebagai ajang bancakan penguasa dan mereka yang punya akses ke kekuasaan. Misalnya anggota DPR yang punya dapur MBG.

Indikatornya? Pertama, meskipun banyak menimbulkan masalah, terutama masalah kesehatan, namun program MBG tidak dihentikan, pun untuk sementara. Pemerintah justru menyederhanakan masalah.

Kedua, banyak anggota DPR yang memiliki dapur MBG. Sebab itu, dalih pemerintah untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ternyata cuma isapan jempol belaka. MBG dikuasai mereka yang punya modal. Modal politik dan modal finansial.

Ketiga, pemerintah menolak program MBG ini diberikan langsung tunai kepada anak-anak penerima manfaat. Sebab dengan menu makanan langsung, mereka bisa berburu cuan. Mereka bisa berburu rente.

Dus, dalih MBG sebagai solusi mencegah atau mengurangi anak-anak mengonsumsi MSG hanyalah kamuflase belaka. Yang sesungguhnya terjadi adalah para elite berburu rente.

Anggaran MBG Rp71 triliun tahun ini saja sungguh teramat menggiurkan. Berburu rente jadi kesempatan. Jika ada korban meninggal, mungkin itu akan dikatakan sebagai kebetulan. Itulah pemerintah rezim omon-omon.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Harta, Marx, dan Islam: Sebuah Pertemuan Tak Terduga

Next Post

Dua Gubernur Berseteru, Tito–Listyo Berdiam: Di Mana Negara?

fusilat

fusilat

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Dua Gubernur Berseteru, Tito–Listyo Berdiam: Di Mana Negara?

Dua Gubernur Berseteru, Tito–Listyo Berdiam: Di Mana Negara?

Darurat Regenerasi Petani: Siapa yang Akan Menanam Pangan Kita?

Darurat Regenerasi Petani: Siapa yang Akan Menanam Pangan Kita?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...