• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Dana Pensiun Tambahan di Tengah Ekonomi Lesu: Kebijakan yang Harus Ditunda?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 10, 2024
in Economy, News
0
Dana Pensiun Tambahan di Tengah Ekonomi Lesu: Kebijakan yang Harus Ditunda?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu dan tingginya angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), kebijakan pemerintah terkait pungutan Dana Pensiun Tambahan dinilai tidak relevan untuk saat ini. Beberapa ahli, termasuk peneliti dari Next Policy, Muhammad Anwar, mengkritik keras kebijakan ini dan menyerukan agar kebijakan tersebut ditunda.

Anwar menegaskan bahwa meskipun tujuan jangka panjang dari kebijakan ini untuk menjamin kesejahteraan masa pensiun penting, prioritas utama saat ini haruslah menjaga stabilitas ekonomi para pekerja. “Dalam situasi saat ini, kebijakan ini tidak relevan dan sebaiknya ditunda,” tegasnya.

Menurut Anwar, pemerintah perlu memahami bahwa kebijakan yang menambah beban di tengah situasi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya tidak akan diterima dengan baik. “Jika benar-benar ingin diterapkan, kebijakan ini harus dipertimbangkan ulang dengan waktu dan mekanisme yang lebih tepat, di saat ekonomi sudah lebih stabil dan daya beli masyarakat sudah lebih kuat,” tambahnya.

Dampak Kebijakan terhadap Kelas Menengah

Lebih lanjut, Anwar menuturkan bahwa penerapan kebijakan dana pensiun tambahan justru bisa memperburuk situasi kelas menengah, yang sudah mengalami penurunan jumlah hampir 10 juta dalam lima tahun terakhir, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). “Tambahan kontribusi untuk dana pensiun akan mengurangi pendapatan bersih pekerja, yang dapat mempengaruhi konsumsi sehari-hari dan kemampuan untuk menabung,” ujarnya.

Anwar juga menjelaskan bahwa dalam jangka panjang, pengeluaran yang meningkat tanpa adanya kenaikan gaji yang signifikan akan membatasi kemampuan kelas menengah untuk mengelola kebutuhan dasar dan berinvestasi. “Ini akan mempengaruhi stabilitas ekonomi kelas menengah, yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan ini bisa memicu efek domino yang memperparah ketidakstabilan ekonomi bagi kelas menengah. Kelas menengah merupakan kelompok yang paling rentan terhadap tekanan ekonomi, mengingat komitmen finansial yang mereka miliki seperti cicilan rumah, biaya pendidikan anak, dan kebutuhan kesehatan.

“Penerapan kebijakan ini akan memperburuk kondisi ekonomi mereka yang saat ini sudah terbatas, terutama jika potongan tambahan dilakukan tanpa ada penyesuaian pendapatan atau kompensasi,” ungkap Anwar.

Kritik Terhadap Pemerintah

Seiring dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih belum pulih sepenuhnya pasca-pandemi Covid-19, banyak pekerja yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Anwar berpendapat bahwa kebijakan ini, meskipun bermaksud baik, justru akan menambah beban finansial langsung yang dialami pekerja saat ini.

Saat ini, pekerja swasta sudah menghadapi berbagai potongan seperti pajak penghasilan, BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, iuran Tapera, hingga asuransi kendaraan third party liability (TPL). “Penerapan kebijakan iuran pensiun tambahan jelas tidak tepat dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Anwar kepada Republika, Senin (9/9/2024) malam.

Kebijakan ini, menurut Anwar, justru berisiko menggerus daya beli pekerja, mempersempit ruang gerak ekonomi keluarga, dan pada akhirnya berdampak buruk pada perekonomian yang lebih luas. Pemerintah, tambahnya, harus mempertimbangkan kembali kebijakan ini dengan matang untuk memastikan bahwa ia benar-benar relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Manuver Jelang Pelantikan: Prabowo-Gibran Mulai Jaring Calon Menteri, Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Next Post

Bersatunya Megawati-Prabowo Singkirkan Joko “Mulyono” Widodo

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas
daerah

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Next Post
Gerindra Sedang Lakukan Pembicaraan Intensif dengan PDIP

Bersatunya Megawati-Prabowo Singkirkan Joko "Mulyono" Widodo

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba dan Pelecehan Seksual 9 Oknum Polisi di Bali Dipecat

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba dan Pelecehan Seksual 9 Oknum Polisi di Bali Dipecat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist