• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Desakan Mundur Kapolri Membahana Lagi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 29, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Polling publik terbaru menghadirkan fakta yang keras dan telanjang: 47 persen responden setuju Kapolri mundur, 52,7 persen ingin Kapolri diganti, dan hanya 0,3 persen yang menolak. Dari total suara, hampir seluruhnya menunjukkan ketidakpercayaan terhadap pucuk pimpinan kepolisian. Angka ini adalah vonis telak: kepemimpinan Kapolri tidak lagi memiliki legitimasi di mata publik.

Namun krisis ini bukan sekadar soal figur Kapolri. Ia adalah potret dari penyakit kronis yang menggerogoti tubuh Polri: rivalitas antarjenderal, patronase politik, dan keterikatan dengan kepentingan bisnis gelap. Selama ini, posisi Kapolri bukan semata-mata jabatan profesional, tetapi arena perebutan pengaruh dan sumber daya. Dari kasus Ferdy Sambo hingga bocoran mengenai “kerajaan bisnis” yang dikendalikan oleh perwira tinggi, publik tahu betul bahwa polisi kerap lebih sibuk mengelola jaringan kekuasaan dan ekonomi ketimbang menegakkan hukum.

Di bawah Presiden Prabowo Subianto, publik berharap ada gebrakan tegas untuk mengakhiri lingkaran setan ini. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya: Polri masih dipertahankan dalam format lama, di mana kedekatan politik lebih menentukan daripada rekam jejak profesional. Prabowo, yang dalam pidato-pidatonya menjanjikan “revolusi mental baru” dan disiplin militer, ternyata membiarkan institusi Polri tetap dikuasai pola lama: nepotisme, loyalitas pada elite, dan bisnis di bawah meja.

Konflik internal Polri sendiri semakin tajam. Rivalitas antarjenderal bukan hanya soal kursi Kapolri, tetapi juga soal siapa yang mengendalikan akses ke proyek-proyek pemerintah, sumber daya ekonomi ilegal, hingga relasi dengan penguasa politik. Tidak heran jika setiap Kapolri baru selalu dipersepsikan bukan sebagai penegak hukum, melainkan sebagai “wakil” dari faksi tertentu dalam tubuh Polri. Publik pun semakin kehilangan harapan.

Polling yang menunjukkan hampir 100 persen desakan perubahan ini sebetulnya adalah potret puncak gunung es. Masyarakat sudah lama muak dengan wajah polisi yang represif terhadap aktivis, membiarkan konflik agraria membara tanpa solusi, serta tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas dalam kasus korupsi kelas kakap. Ketika kasus Sambo meledak, Polri berjanji berbenah. Faktanya, hanya baju luar yang diganti—sedangkan kultur lama tetap dipelihara.

Kini Prabowo berada di persimpangan. Ia bisa membiarkan Kapolri bertahan dengan legitimasi yang sudah ambruk, atau ia bisa mengambil risiko politik dengan mengganti pucuk pimpinan dan memulai reformasi yang sesungguhnya. Tetapi publik tahu, mengganti Kapolri tanpa membongkar patronase politik dan bisnis gelap di tubuh Polri hanyalah ganti kulit tanpa menyentuh isi.

Polling ini adalah alarm keras bagi Prabowo. Rakyat tidak lagi percaya, dan suara mereka sudah bulat: perubahan harus terjadi. Jika presiden menunda atau memilih kompromi dengan faksi-faksi internal Polri, maka krisis legitimasi ini bukan hanya akan menghancurkan citra kepolisian, tetapi juga akan menjadi batu sandungan pertama yang meretakkan fondasi pemerintahannya sendiri.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menanti Presiden Mencopot Kapolri

Next Post

Jakarta Bukan Beijing – Mirip Perisitiwa Tiananmen

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Jakarta Bukan Beijing – Mirip Perisitiwa Tiananmen

Jakarta Bukan Beijing - Mirip Perisitiwa Tiananmen

Indonesia Spring

Indonesia Spring

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist