Jakarta – Fusilatnews – “Senator” asal Jawa Timur La nyala Mataliti mengklaim bahwa tak ada yang disita oleh tim penyidik KPK dari rumahnya di Surabaya yang sampai saat ini sedang digeledah KPK
Meski demikian Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, penyidik belum memberikan informasi terbaru terkait penggeledahan rumah La Nyalla tersebut lantaran rangkaian penggeledahan masih berlangsung.
Tessa sedang menunggu seluruh rangkaian penggeledahan rampung untuk selanjutnya dapat menyampaikan informasi terbaru kepada publik. “Jadi kita tunggu saja kalau semua sudah selesai, pertanyaan terkait pernyataan tersebut bisa kita tanggapi,” ujarnya.
Tessa mengatakan, masih ada lokasi baru yang akan digeledah penyidik terkait kasus korupsi Pengurusan Dana Hibah untuk Pokmas dari APBD Provinsi Jawa Timur 2019-2022. Namun, lokasi pastinya belum bisa diungkap. “Ada (lokasi lain yang digeledah),” tuturnya. Sebelumnya, anggota DPD RI, La Nyalla Mattalitti menegaskan tidak ditemukan barang bukti (barbuk) terkait kasus suap dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dari penggeledahan di rumahnya.
Diketahui, KPK menggeledah rumah La Nyalla di Surabaya, Jatim, terkait kasus dana hibah Jatim tersebut. “Saya sudah baca berita acara penggeledahan yang dikirimkan via WA (WhatsApp) oleh penjaga rumah, jelas di situ ditulis dari hasil penggeledahan tidak ditemukan uang/barang/dokumen yang diduga terkait perkara,” kata La Nyalla dalam keterangan resmi yang diterima Senin (14/4/2025).
Oleh karena itu, La Nyalla meminta KPK segera memberikan penjelasan resmi kepada publik soal hasil penggeledahan rumahnya, sehingga dirinya tidak semakin dirugikan karena anggapan negatif akibat informasi sepotong soal proses hukum tersebut.
“Di surat berita acara hasil penggeledahan ditulis dengan jelas, kalau tidak ditemukan barang/uang/dokumen yang terkait dengan penyidikan. Jadi sudah selesai,” ujar La Nyalla.
“Cuma yang jadi pertanyaan saya, kok bisa alamatnya rumah saya. Padahal saya tidak ada hubungan apa pun dengan Kusnadi,” katanya lagi
Dalam pernyataan yang sama, La Nyalla menegaskan dirinya tidak mengenal para tersangka kasus dana hibah Jatim yang tengah disidik oleh KPK.
“Saya juga tidak tahu, saya juga tidak pernah berhubungan dengan Saudara Kusnadi. Apalagi saya juga tidak kenal sama nama-nama penerima hibah dari Kusnadi.
Saya sendiri juga bukan penerima hibah atau pokmas,” ujar La Nyalla. Diberitakan sebelumnya, penyidik KPK menggeledah rumah La Nyalla Mattalitti di Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (14/4/2025).
Penggeledahan itu menyangkut perkara dana hibah kelompok masyarakat Jawa Timur. “Benar. Penyidik sedang melakukan kegiatan penggeledahan di Kota Surabaya, terkait penyidikan perkara dana hibah Pokmas Jatim,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK Tessa Mahardhika, dalam keterangannya, Senin.






















