• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dukungan kepada Ridwan Kamil bak Judi Politik: Apa Manfaatnya?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
November 19, 2024
in Feature, Pilkada
0
Pilkada Jakarta 2024: Pasangan “RAKUS” Vs Pasangan BONEKA
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis

(Tanggapan atas artikel rekan pejuang demokrasi, Prof. Eggi, terkait dukungan warga Jakarta kepada Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta)

Indonesia memiliki 38 provinsi, dan jika aktivis pro-demokrasi serta anti-oligarki serius mengedepankan netralitas dalam kontestasi politik Pilkada serentak 2024, semestinya semua provinsi diperlakukan sama. Netralitas ini penting, mengingat data empirik tentang perilaku penguasa selama satu dekade terakhir (2014–2024) menunjukkan kecenderungan yang membahayakan demokrasi.

Namun, apa manfaatnya jika netralitas diterapkan di 37 provinsi, sementara DKI Jakarta justru mendapatkan perlakuan berbeda berupa dukungan spesifik kepada salah satu calon gubernurnya? Mengapa harus ada keberpihakan khusus di Jakarta? Apakah karena statusnya sebagai ibu kota negara?

Jika demikian alasannya, maka dukungan ini perlu dilihat dengan lebih kritis. Apakah tujuan mendukung calon tertentu di Jakarta semata untuk menjaga ibu kota sebagai pusat perlawanan politik? Jika iya, hal ini justru berpotensi menjadi inkonsistensi yang membahayakan, karena mendukung satu calon di Jakarta berarti mempertaruhkan kredibilitas politik besar-besaran.

Terlebih, sosok Ridwan Kamil yang didukung sebagian pihak, memiliki hubungan erat dengan Jokowi—sebagai “murid” politik yang kerap meminta petunjuk darinya. Dukungan ini juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik yang melibatkan Prabowo Subianto (Capres) dan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (Cawapres). Jokowi tampaknya ingin memastikan kemenangan di Jakarta demi menciptakan monumen sejarah politiknya.

Dengan mendukung calon yang berafiliasi dengan Jokowi, seperti pasangan Rika-Suswono (RiKaSus), yang juga diusung oleh PKS dan PSI—dipimpin oleh anak Jokowi, Kaesang Pangarep—warga Jakarta secara tidak langsung tunduk pada kekuatan politik yang selama ini mereka kritik. Hal ini bertolak belakang dengan sikap kritis dan vokal warga Jakarta yang selama ini menolak kepemimpinan Jokowi beserta praktik-praktik seperti korupsi, nepotisme, dan kriminalisasi hukum.

Jika dukungan ini berhasil dan kursi Gubernur DKI jatuh ke tangan RiKaSus, hal tersebut ibarat berjudi. Dampak negatifnya di bidang sosiologi hukum dan politik bisa jauh lebih besar dibandingkan keuntungan sesaat yang diraih.

Namun, jika pada akhirnya janji politik mereka diingkari—seperti gaya “tipu-tipu” yang sering diasosiasikan dengan Jokowi—mau mengadu ke mana? Ke DPRD yang mayoritas pro-Jokowi? Atau, apakah sebenarnya para pendukung ini sejak awal memang berniat berkoalisi dengan Jokowi namun berpura-pura independen?

Pilkada adalah arena politik yang sering kali hanya menjadi alat tawar-menawar, tanpa nilai sakral. Kesepakatan politik dapat dianulir dengan mudah. Maka, pembatalan dukungan kepada RiKaSus adalah keputusan yang sah secara hukum, jika memang dianggap perlu.

Pertanyaannya sekarang: apakah dukungan kepada RiKaSus akan menjadi taruhan politik yang menghasilkan keuntungan? Atau justru menjadi perjudian besar dengan konsekuensi kerugian yang mendalam?

Mari kita tunggu, siapa yang akan menang dalam taruhan ini. Jika kalah, siapkah menanggung dampaknya? Jika menang, apakah warga benar-benar akan mendapatkan pemimpin yang sesuai harapan? Atau hanya ilusi politik lain yang menyamarkan kepentingan oligarki?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Raffi Ahmad Diingatkan KPK untuk Melaporkan LHKPN, Ini Penjelasannya

Next Post

Menag Nasaruddin Temui KPK, Ada Apa?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Menag Nasaruddin Temui KPK, Ada Apa?

Menag Nasaruddin Temui KPK, Ada Apa?

Eggi Sudjana: Jakarta Butuh Kepemimpinan, Bukan Simbol Jokowi

Eggi Sudjana: Jakarta Butuh Kepemimpinan, Bukan Simbol Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...