• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

EMPAT PULAU DAN DUA GUBERNUR

Ali Syarief by Ali Syarief
June 16, 2025
in Birokrasi, Feature
0
EMPAT PULAU DAN DUA GUBERNUR
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnew – Dulu, kita menyaksikan perebutan atas Irian Barat, lalu Pulau Sipadan-Ligitan, dan sesekali pusing dengan perbatasan Malaysia–Indonesia yang lebih banyak memakai jurus “pakai dulu, ribut belakangan.” Kini, drama geopolitik tropis kita dipentaskan kembali, kali ini oleh dua gubernur muda—yang satu menantu Presiden, yang satu bekas kombatan—berkelahi bukan soal perempuan, bukan soal pacuan kuda, bukan pula karena TikTok politik, tetapi soal empat pulau kecil yang jumlah penduduknya bisa jadi kalah banyak dibanding jumlah akun bot pendukung mereka.

Empat pulau mungil itu namanya Panjang, Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek. Jangan terkecoh oleh nama. Sekecil apa pun sebuah pulau, jika tersirat aroma minyak, ikan, pasir kuarsa, atau potensi “resor” berbau asing, maka akan langsung diserbu cinta dari dua arah. Aceh bilang itu anaknya, Sumut bersumpah itu benihnya. Keduanya menolak tes DNA, tetapi sama-sama siap naik ke Jakarta, karena katanya cuma Jakarta yang bisa jadi bidan untuk menentukan siapa ibu kandung yang sah.

Gubernur Bobby Nasution dengan wajah kinclong ala menantu presiden, datang ke Aceh tidak untuk bertinju, melainkan untuk bertamu. Tapi apa daya, si tuan rumah, Gubernur Muzakir Manaf alias Mualem, malah angkat kaki dari ruang pertemuan. Katanya ada acara lain. Meninggalkan Bobby berbicara dengan para staf—yang mungkin sudah lelah karena mereka bukan pelaku sejarah perebutan, hanya korban perintah atasan.

“Kalau soal siapa punya, bahas dari pagi sampai pagi juga gak ada habisnya,” begitu kira-kira kata Bobby. Kalimat itu mungkin bisa kita gantikan dalam bahasa rakyat sebagai, “Kalau cuma debat soal warisan, mending kita cari kerjaan lain.”

Namun, di balik senyum menyejukkan itu, terselip juga ultimatum halus. Katanya, kerja sama hanya mungkin kalau empat pulau itu sah masuk dalam wilayah Sumut. Kalau tidak, silakan gigit jari. Ini seperti seseorang yang datang ke pesta ulang tahun mantan sambil membawa kado, tetapi syaratnya: hanya akan diberikan kalau sang mantan mau balikan.

Lucunya, ketika ditanya apakah pulau-pulau itu kaya akan sumber daya, Bobby mengaku tak punya data. Dinas juga tak punya. Ini menarik. Bagaimana bisa dua provinsi ribut soal warisan yang bahkan belum pasti ada isinya? Mungkin ini seperti dua orang berebut koper misterius yang bisa jadi berisi uang, bisa juga hanya berisi baju dalam.

Namun, seperti biasa, pemerintah pusat—dalam hal ini Kemendagri—punya jawabannya: Ini semua sudah diputuskan sejak lama, sejak zaman surat menyurat pakai fax dan stempel basah. Bahwa empat pulau itu sudah diverifikasi sejak 2008, disahkan ulang 2017, ditegaskan 2022, dan dikuatkan lagi pada April 2025. Luar biasa. Dalam republik ini, satu surat tak pernah cukup. Harus ada surat susulan, lampiran, berita acara, dan kadang-kadang tanda tangan yang bisa berubah tergantung tekanan politik.

Tapi mari kita tarik napas sebentar. Apakah ini murni soal tanah? Atau ada aroma kampanye? Bukankah Bobby sedang bersiap naik kelas? Dari wali kota ke gubernur, dari menantu presiden ke calon pewaris panggung kekuasaan nasional? Dan Mualem, dengan jejak panjangnya di bumi Serambi Mekah, tentu tidak ingin Aceh dianggap “direbut diam-diam.”

Inilah negeri kita. Di mana pulau-pulau bisa lebih mudah dicinta ketimbang rakyatnya sendiri. Di mana batas wilayah lebih sakral dari batas kemiskinan. Di mana dua gubernur bisa berdebat tentang batas, tapi ratusan ribu anak di pesisir pulau-pulau itu masih berjuang untuk belajar, mandi bersih, dan makan nasi tanpa lauk utang.

Apapun keputusan Jakarta nanti—yang kita tahu tak pernah bisa salah—semoga tak lupa bahwa pulau bukan sekadar titik di peta. Ia punya nyawa, rumah, sejarah, dan kadang… kenangan tentang janji-janji yang tak pernah ditepati.

Dan bila nanti benar empat pulau itu akhirnya dinyatakan milik Sumut, kita titip satu hal: jangan sampai pulau-pulau itu hanya jadi daftar aset dalam laporan keuangan daerah. Sebab kalau cuma mau menguasai tanpa menghidupi, lebih baik serahkan saja ke nelayan—mereka lebih tahu cara merawat laut, ketimbang mereka yang lebih suka merawat elektabilitas.


Dan seperti biasa, rakyat hanya menonton dari kejauhan. Membaca berita, menyeka dahi, lalu kembali bekerja. Karena mereka tahu, dalam republik ini, pulau bisa rebutan. Tapi harga cabai tetap naik tiap bulan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasmujo – Artifak Terakhir dan Telak: Potret Kebohongan yang Sempurna

Next Post

Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Ketika Sejarah Dimutilasi dari Luka Perempuan

Ketika Sejarah Dimutilasi dari Luka Perempuan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist