• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Ketika Sejarah Dimutilasi dari Luka Perempuan

Ali Syarief by Ali Syarief
June 16, 2025
in Crime, Feature
0
Ketika Sejarah Dimutilasi dari Luka Perempuan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sejarah bukan ruang kosmetik. Ia tidak diciptakan untuk membangun citra kekuasaan, melainkan cermin bagi bangsa untuk bercermin: pada dosa, luka, dan kemungkinan untuk menebusnya. Tetapi Fadli Zon, Menteri Kebudayaan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, justru mencoba memoles cermin itu dengan kuas penyangkalan. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan YouTube oleh IDN Times pada 11 Juni 2025, Fadli berkata lantang: “Pemerkosaan massal? Kata siapa itu? Enggak pernah ada proof-nya. Itu adalah cerita.”

Ucapan ini membuat gemetar akal sehat. Karena yang ditampiknya bukan isu pinggiran, melainkan tragedi kemanusiaan terbesar pasca-Orde Baru: kerusuhan Mei 1998. Pernyataan tersebut sontak memantik gelombang kritik dari pelbagai penjuru dunia, termasuk dari Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda untuk Keadilan Sejarah. Melalui pernyataan tertulis yang dibacakan perwakilan PPI Belanda, Syukron Subkhi, mereka mendesak Fadli mencabut ucapannya dan secara terbuka meminta maaf kepada para korban serta keluarga.

“Kami menilai pernyataan itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak berpihak kepada korban,” tegas Syukron, Ahad, 15 Juni 2025.

Tidak hanya menyakitkan, pernyataan Fadli juga berbahaya. Ia bukan sekadar pembelokan sejarah, melainkan upaya sistematis menghapus jejak kelam bangsa melalui penulisan ulang sejarah Indonesia yang seragam dan steril dari kritik terhadap kekuasaan. Fadli menyebut rencananya menulis ulang sejarah dengan “tone positif”. Tetapi publik tahu, nada manis itu hanya bungkus bagi narasi rekayasa. Sejarah, jika ditulis hanya untuk menyenangkan penguasa, akan menjadi propaganda. Dan ketika sejarah kehilangan luka, maka bangsa kehilangan pelajaran.


Catatan tentang pemerkosaan dalam tragedi Mei 1998 bukan rumor. Itu tertulis jelas dalam dokumen Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan laporan resmi Komnas HAM. Jumlah korban yang diverifikasi TGPF mencapai 52 perempuan yang diperkosa, 14 di antaranya mengalami kekerasan berlapis. Relawan kemanusiaan mencatat lebih dari 150 kasus kekerasan seksual hingga awal Juli 1998, dengan korban terbanyak berasal dari etnis Tionghoa di Jakarta.

Dalam laporannya, TGPF juga menyebutkan bahwa aksi kerusuhan saat itu terorganisir, brutal, dilakukan oleh pelaku terlatih, dan sangat mungkin melibatkan unsur militer. Ini bukan “cerita” seperti dituding Fadli. Ini kesimpulan resmi negara, yang ditandatangani dan dimuat dalam dokumen pemerintah sendiri.


Koalisi mahasiswa di Belanda juga menyoroti bagaimana pemerintah kini justru menutup ruang dialog bagi para korban, termasuk eksil politik yang hingga kini masih tak bisa kembali ke Indonesia. Mereka meminta negara berhenti berlama-lama menunda keadilan. Ada 12 pelanggaran HAM berat yang belum diungkap tuntas. Negara memilih diam, atau lebih buruk lagi, berbicara untuk menghapusnya.

Ucapan Fadli seolah memutar ulang trauma bagi para penyintas. Mereka yang dulu diperkosa, kini diperkosa kembali oleh pengingkaran negara. Padahal, trauma itu tak pernah benar-benar sembuh. Beberapa di antara mereka bahkan tidak pernah berani bersuara di ruang publik. Mereka dibungkam oleh stigma, ditinggalkan oleh negara, dan kini dihina oleh pejabat.


Sejarah bukan katalog kemenangan dan propaganda. Ia juga memuat kekalahan, aib, dan noda. Tapi justru di sanalah pelajaran bersemayam. Ketika Fadli Zon menolak mengakui pemerkosaan Mei 1998 sebagai fakta sejarah, ia sedang menginjak-injak batu nisan kenangan para korban. Ia sedang mengajari bangsa untuk menjadi pengecut.

Dan jika ini menjadi fondasi penulisan ulang sejarah Indonesia, maka generasi mendatang akan tumbuh dalam kebohongan—bangsa yang tidak pernah belajar dari dirinya sendiri.

Bangsa yang mengubur luka, hanya akan mewariskan dendam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Next Post

Negara Pelaku Keonaran

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Negara Pelaku Keonaran

Negara Pelaku Keonaran

Komnas Perempuan Kecam Pernyataan Menteri Terkait Kekerasan Seksual 1998, Desak Negara Akui dan Pulihkan Korban

Komnas Perempuan Kecam Pernyataan Menteri Terkait Kekerasan Seksual 1998, Desak Negara Akui dan Pulihkan Korban

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist