• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kasmujo – Artifak Terakhir dan Telak: Potret Kebohongan yang Sempurna

Ali Syarief by Ali Syarief
June 16, 2025
in Crime, Feature
0
Kasmujo – Artifak Terakhir dan Telak: Potret Kebohongan yang Sempurna
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews  – Di antara reruntuhan ingatan kolektif bangsa, barangkali inilah yang layak disebut sebagai artifak terakhir dan paling telak. Bukan sebuah batu prasasti, bukan pula foto kenangan. Tapi satu kalimat jujur, pendek, tak berbunga, namun mengguncang:
“Saya bukan pembimbing skripsi Jokowi dan juga bukan pula pembimbing akademisnya.”

Demikian kata Pak Kasmujo, dengan nada datar, tanpa dendam, tanpa dendang.

Kalimat ini, yang keluar dari mulut seorang dosen sederhana, bukan saja membantah klaim seorang tokoh besar, melainkan menghantam pilar-pilar kepercayaan publik.
Runtuhlah lembaga UGM—yang sejak awal membisu, gamang antara menjaga nama baik almamater atau melindungi kebohongan.
Buyarlah pendapat Bareskrim—yang pernah menyatakan “tidak ada pemalsuan ijazah” tanpa pernah memeriksa substansi akademik di dalamnya.
Dan bersedihlah rakyat Indonesia—yang selama ini dibuai dengan dongeng sederhana: bahwa pemimpin kita adalah manusia jujur, lahir dari keringat dan kerja keras, menapaki tangga meritokrasi, dari kampus ke kantor walikota, dari Solo ke istana.

Namun kini kita tahu, narasi itu hanya dekorasi. Hiasan dinding ruang keluarga kekuasaan.


Kita tidak sedang bicara soal ijazah palsu semata. Ini bukan semata-mata perkara administratif atau dokumen legal. Ini soal pengkhianatan terhadap nilai. Nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, dan—yang paling penting—nilai akademik yang menjadi fondasi dunia intelektual.

Ketika seorang tokoh bangsa dengan tegas menyebut nama dosennya di hadapan publik, kita berharap itu bukan fiksi. Tapi ketika orang yang disebut justru membantahnya, kita dihadapkan pada dua pilihan getir: percaya pada kenyataan, atau bertahan dalam kebohongan yang nyaman.

Sayangnya, kebanyakan institusi di negeri ini memilih yang kedua.

UGM tidak segera merespons. Diamnya bukan netralitas, tapi justru keterlibatan. Sebab dalam kebohongan, yang diam ikut bersalah. Bareskrim, yang mestinya netral, malah tampil seperti tim pembela. Mengutip data setipis sehelai kertas, tapi mengabaikan lubang sedalam sumur gelap di baliknya.


Di titik ini, narasi tentang “presiden dari rakyat kecil” menjelma jadi fabel tragis. Sebab jika kebohongan sekecil pembimbing akademik saja tak bisa jujur diungkap, bagaimana kita bisa percaya pada laporan pembangunan? Pada klaim keberhasilan? Pada data ekonomi dan anggaran IKN yang makin tak masuk akal?

Rakyat tak butuh pemimpin sempurna. Rakyat hanya ingin pemimpin yang jujur dalam kekurangannya.

Namun apa yang kita dapat? Kita dipaksa untuk percaya pada narasi-narasi kosong yang dibalut sinyal nasionalisme semu, sambil di balik layar, manipulasi terjadi tanpa jeda. Bahkan sampai soal siapa yang pernah membimbing skripsi pun harus direkayasa.

Ironi terbesar dalam politik Indonesia hari ini bukan lagi korupsi. Bukan pula oligarki. Tapi bahwa kebohongan dianggap strategi dan kejujuran dianggap kelemahan.


Maka jangan heran jika bangsa ini terus berjalan dalam kabut. Kita dipimpin bukan oleh orang yang membanggakan perjalanan akademiknya, melainkan oleh narasi yang dikerjakan oleh konsultan citra. Satu demi satu artifak pencitraan dibongkar. Dan pengakuan Kasmujo ini—yang telak, lugas, dan bersih dari motif politik—adalah artifak terakhir yang menelanjangi semuanya.

Sejak hari itu, sejarah tidak lagi bisa ditulis dengan kalimat berbunga.

Karena pada akhirnya, sejarah akan mengenang satu hal: bahwa kebohongan sebesar apa pun, tak bisa bertahan lama ketika kebenaran diucapkan oleh satu mulut jujur—yang tak punya kuasa, tak punya pangkat, tapi punya keberanian.

Dan bangsa ini, barangkali masih punya harapan. Selama masih ada Pak Kasmujo yang berani bicara. Meski harus sendirian.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Finally, Mr. Kasmujo Said: Bukan Pembimbing Skripsi, Neither Academic-nya

Next Post

EMPAT PULAU DAN DUA GUBERNUR

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
EMPAT PULAU DAN DUA GUBERNUR

EMPAT PULAU DAN DUA GUBERNUR

Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Pasang Mata dan Hati: Melawan Lupa atas Luka Mei ‘98

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist