• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Freeport: Tirai Dusta Jokowi yang Dibuka Purbaya

Ali Syarief by Ali Syarief
November 2, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Operasi Chaos: Benarkah Geng Solo Tumpangi Isu Papua untuk Guncang Prabowo?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Data tak pernah berbohong, tapi kekuasaan sering menutupinya dengan kata-kata manis. Tahun 2025, PT Freeport menghasilkan 2,8 juta ton emas. Namun, sebagaimana diungkap Purbaya, Indonesia hanya mendapat 0,03 persen dari hasilnya. Angka kecil itu menyingkap kebohongan besar: kedaulatan sumber daya yang selama ini hanya hidup di spanduk dan pidato.

Pemerintahan Joko Widodo mengklaim telah menegakkan kedaulatan ekonomi melalui kepemilikan mayoritas saham di Freeport Indonesia. Di mata publik, langkah itu dianggap tonggak sejarah — seolah tambang emas di Papua akhirnya benar-benar menjadi milik bangsa. Namun, fakta yang diungkap Purbaya justru membalik narasi itu.

Kepemilikan saham ternyata tak berarti kendali. Freeport tetap dikuasai oleh struktur manajemen asing yang menentukan seluruh keputusan strategis: dari eksplorasi, produksi, hingga ekspor. Indonesia memang memegang 51 persen saham, tetapi dalam praktiknya hanya menjadi pemegang “saham tidur” yang tak berdaya di meja pengambil keputusan.

Dari setiap ton emas yang digali dari perut bumi Papua, keuntungan besar mengalir keluar negeri, sementara negara hanya mendapat remah dari sisa pesta. Kedaulatan yang diklaim pemerintah berubah menjadi simbol kosong. Kata “nasionalisasi” dipakai sebagai alat propaganda, bukan sebagai langkah pembebasan ekonomi.

Inilah bentuk penjajahan modern yang paling halus — tanpa senjata, tanpa perang, tapi mematikan. Ia bersembunyi di balik istilah investasi, di balik laporan keuangan dan pasal-pasal perjanjian. Kekuasaan politik menjual ilusi keberhasilan, sementara kedaulatan ekonomi diam-diam digadaikan.

Purbaya, dengan data yang telanjang, menyingkap wajah asli kebijakan tambang Jokowi. Ia memperlihatkan bahwa “penguasaan saham” hanyalah permainan angka, bukan pergeseran kendali. Dalam logika politik citra, keberhasilan diukur dari simbol, bukan dari manfaat yang benar-benar dirasakan rakyat.

Sementara itu, masyarakat di sekitar tambang tetap hidup dalam kemiskinan. Jalan menuju lokasi tambang memang diaspal mulus, tapi rumah penduduk tetap reyot. Listrik berlimpah di area operasional, tapi padam di kampung sebelah. Mereka yang seharusnya menjadi tuan di tanah sendiri justru menjadi buruh di tambang yang katanya milik bangsa.

Kini tirai dusta itu telah terbuka. Fakta yang diungkap Purbaya menampar wajah kekuasaan yang selama ini meninabobokan publik dengan retorika kedaulatan. Indonesia belum merdeka secara ekonomi. Ia masih jongkok di hadapan modal asing, meski berdiri gagah di depan kamera.

Selama emas kita lebih banyak memperkaya korporasi luar ketimbang rakyat sendiri, kemerdekaan hanyalah slogan yang kosong gema. Dan selama kekuasaan terus menutupinya dengan narasi “keberhasilan”, tangisan bangsa ini akan tetap terpendam — seperti emas yang tak pernah bisa kita miliki sepenuhnya.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Flag Fake vs Flag Fake: Strategi Prabowo Melawan Bayang-bayang Jokowi

Next Post

Bak Cacing Kepanasan: Luhut Geram, Purbaya Tegak di Atas Prinsip

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Bossman ; LBP dan Purbaya Tidak Saling Menegur

Bak Cacing Kepanasan: Luhut Geram, Purbaya Tegak di Atas Prinsip

Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

EKONOMI PURBAYA HIDUP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist