• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Harimau Pramono Anung, Gosip Daging Hilang, dan Drama Lima Kilo Sehari

fusilat by fusilat
November 16, 2025
in Crime, Feature
0
Pramono Siap Rangkul Semua Pihak
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kalau ada lomba pernyataan pejabat paling unik sedunia, mungkin Gubernur Jakarta Pramono Anung sudah masuk nominasi. Baru-baru ini, isu panas beredar: katanya makanan harimau di Ragunan dibawa pulang petugas. Netizen langsung panik, takut harimau di Ragunan berubah jadi model majalah kesehatan edisi “Tips Diet Ekstrem”.

Tapi Pramono tak kalah cepat merespons. Dengan gaya santai ala tetangga kompleks yang baru pulang senam pagi, ia bilang, “Pertama saya akan ngecek. Yang kedua, harimaunya itu sebenarnya milik saya pribadi.”

Nah, ini baru berita: Gubernur punya harimau pribadi. Di dunia politik yang penuh singa podium dan macan partai, ternyata ada juga gubernur yang betulan punya harimau. Namanya pun gagah: Raja. Cocok—karena di Jakarta, kadang yang berkuasa memang bukan manusia.

Pramono menambahkan, “Kalau saya jawab sekarang, pasti saya ngarang.”
Sebuah pernyataan jujur yang langka. Di negeri ini, justru lebih banyak pejabat yang ngarang dulu, baru ngecek kemudian. Maka mendengar Pramono berkata begitu, publik mungkin terharu: oh, jadi masih ada pejabat yang tahu kapan dia ngarang.


Tapi mari kita telusuri inti isu: video seekor harimau kurus mondar-mandir di kandang. Narasinya dramatis: pakan diambil petugas, harimau ditinggal puasa. Kalau harimau bisa main Twitter, mungkin dia sudah bikin thread tiga jam penuh keluhan.

Namun pihak Ragunan—melalui Mas Wahyudi yang kedengarannya sangat sabar—langsung membantah. Katanya, semua pakan satwa terstandar, diawasi dokter hewan, nutrisionis, kurator, dan entah siapa lagi yang mungkin jumlahnya lebih banyak dari staf gizi PON. Bahkan, tiap harimau mendapat lima kilogram daging setiap hari. Lima kilogram! Itu kalau manusia yang makan, mungkin langsung jadi ketua gym mendadak.

Wahyudi juga bilang banyak satwa hidup lebih lama dari umur normalnya. Artinya manajemen pakan aman. Mungkin justru manusianya yang perlu belajar diet dari harimau.


Namun yang membuat cerita ini makin menarik adalah pengakuan Pramono bahwa harimau kurus itu bisa jadi harimau miliknya sendiri. Maka persoalan jadi personal. Kalau benar petugas membawa pulang makanan sang Raja, itu berarti mereka sedang bermain-main dengan majikan yang salah. Kalau di sinetron kerajaan, ini sudah masuk kategori “mengurangi jatah makan pangeran”—hukuman biasanya dibuang ke sumur tua.

Tapi Pramono memilih lebih elegan: minggu depan ia mau ke Ragunan. Tidak mau komentar ngasal sebelum melihat sendiri. Ini contoh bagus buat warganet: jangan ngegas dulu sebelum ngecek. Cuma masalahnya, warganet itu kalau disuruh sabar, reaksinya sama seperti harimau dikasih menu salad.


Kisah ini sebenarnya memperlihatkan dua hal tentang Jakarta:

Pertama, di kota ini, bahkan harimau pun bisa jadi bahan gosip, apalagi pejabat. Maka wajar kalau Gubernur merasa perlu menjelaskan status kepimilikan harimau pribadinya, seperti orang menjelaskan sepeda lipat barunya.

Kedua, di era media sosial, siapa pun bisa berubah menjadi detektif kebun binatang, cukup dengan kamera ponsel dan caption dramatis. Sering kali fakta kalah telak dengan imajinasi berfilter.


Akhir kata, baik harimau, gubernur, petugas Ragunan, maupun penghuni Twitterlandia semuanya kini menunggu sidak minggu depan. Apakah Pramono akan menemukan bukti? Apakah Raja benar-benar kehilangan daging? Atau harimau itu sebenarnya hanya galau dan butuh enrichment?

Kita tunggu saja. Yang jelas, di Jakarta, kadang satu harimau bisa bikin hiruk-pikuk lebih besar dari rapat paripurna.

Dan seperti kata Mahbub Junaedi, bila politik sudah jadi tontonan komedi, jangan-jangan memang kita semua ini sedang bermain dalam sandiwara yang jauh lebih liar daripada isi Ragunan itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Petani yang Terpinggirkan: Hak yang Dijanjikan, Sejahtera yang Ditinggalkan

Next Post

PSI Mulai Garap Pesantren: Ketika Umat Hanya Dijadikan Komoditas Politik

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

ilihan yang Bukan Pilihan

April 20, 2026
Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Next Post
PSI Mulai Garap Pesantren: Ketika Umat Hanya Dijadikan Komoditas Politik

PSI Mulai Garap Pesantren: Ketika Umat Hanya Dijadikan Komoditas Politik

Kejati Sumut Obok-obok Kantor Inalum, Jejak Transaksi Aluminium 2019 Mulai Terbuka

Kejati Sumut Obok-obok Kantor Inalum, Jejak Transaksi Aluminium 2019 Mulai Terbuka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

ilihan yang Bukan Pilihan

April 20, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

ilihan yang Bukan Pilihan

April 20, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist