• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hasil Muktamar PPP, Dua Kepengurusan, dan Senjakala Orientasi Politik

Ali Syarief by Ali Syarief
September 29, 2025
in Feature, Politik
0
Hasil Muktamar PPP, Dua Kepengurusan, dan Senjakala Orientasi Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews- Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang dulu dikenal sebagai salah satu pilar politik umat Islam di Indonesia, kini menghadapi kenyataan getir: hasil muktamar justru melahirkan dua kepengurusan yang saling mengklaim legitimasi. Alih-alih menjadi simbol persatuan, PPP kini lebih mirip rumah retak yang kehilangan arah dan daya tawar politiknya.

Dualisme kepengurusan ini sesungguhnya bukan sekadar soal perebutan kursi ketua umum, melainkan cermin krisis orientasi yang lebih dalam. PPP tampak sibuk mengurus diri sendiri, sementara denyut kehidupan politik nasional berjalan tanpa kehadiran signifikan partai berlambang Ka’bah tersebut. Apa yang mestinya menjadi agenda besar sebuah partai politik—yakni artikulasi aspirasi publik—justru tereduksi menjadi sekadar perebutan tiket agar partai bisa bertahan di Senayan pada Pemilu mendatang.

Jika menengok sejarah, PPP pernah berada di garda depan dalam menyuarakan kepentingan umat. Ia menjadi payung aspirasi politik Islam pasca-fusi partai-partai Islam di era Orde Baru. Namun kini, citra itu kian pudar. Di tengah derasnya diskursus publik tentang korupsi, keadilan sosial, pembangunan yang timpang, hingga isu besar seperti perubahan iklim dan ketidakadilan global, suara PPP nyaris tak terdengar. Kehadiran mereka di ruang publik seperti padam, tanpa daya menggugah opini maupun memengaruhi arah kebijakan.

Krisis ini menegaskan satu hal: PPP saat ini lebih berorientasi pada survival politik ketimbang perjuangan ideologis atau moral. Target utamanya hanyalah melampaui ambang batas parlemen, kembali duduk di Senayan, dan mempertahankan eksistensi formal sebagai partai politik. Sebuah tujuan yang sah secara politik, namun miskin nilai dalam kacamata publik. Partai yang seharusnya menjadi corong aspirasi masyarakat malah terjebak dalam kubangan kepentingan pragmatis.

Dengan demikian, dualisme kepengurusan PPP pasca-muktamar hanyalah episode terbaru dari perjalanan panjang partai yang kehilangan elan vitalnya. Pertarungan internal yang berlarut-larut tak hanya menggerogoti soliditas organisasi, tetapi juga menutup ruang bagi partai ini untuk tampil relevan. Pertanyaan mendasarnya: apakah PPP masih punya energi untuk membuktikan diri sebagai partai perjuangan, ataukah ia akan terus terjebak sebagai partai minimalis yang hanya berusaha sekadar lolos ke Senayan?

Jawaban dari pertanyaan ini akan sangat menentukan masa depan PPP. Jika partai tetap berada di jalur pragmatisme sempit, maka sejarah bisa mencatat PPP sebagai partai yang gagal memperpanjang warisan politiknya. Namun bila mampu merevitalisasi diri, PPP masih punya peluang untuk keluar dari bayang-bayang krisis dan kembali menjadi bagian penting dari dinamika politik bangsa.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bertanya Soal Keracunan MBG – Kartu Identitas Pers Istana Milik Jurnalis Dicabut

Next Post

Pemerintah Tetapkan Kasus Keracunan MBG sebagai KLB, Dapur Bermasalah Ditutup

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Pemerintah Tetapkan Kasus Keracunan MBG sebagai KLB, Dapur Bermasalah Ditutup

Pemerintah Tetapkan Kasus Keracunan MBG sebagai KLB, Dapur Bermasalah Ditutup

KLB Makan Bergizi Gratis: Ketika Gizi Berbalik Jadi Racun

KLB Makan Bergizi Gratis: Ketika Gizi Berbalik Jadi Racun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist