Depok-Fusilatnews – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta resmi melantik 15 anggota baru hasil Latihan Kader (LK) 1 gabungan dari berbagai perguruan tinggi dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 Juli 2025, di Wisma H. Nur Edi Budiono, Jalan H. Kimah, Pancoran Mas, Depok.
Mengusung tema “Internasilasi Khitah Perjuangan: Meneguhkan Orientasi Kaderisasi sebagai Pilar Perjuangan HMI”, pelatihan ini menekankan pentingnya penguatan ideologis dan intelektual kader HMI di tengah dinamika zaman.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan berkas hasil pelatihan oleh Steering Committee, Syarifah, kepada Ketua Panitia, Said Namkatu, yang kemudian diteruskan kepada Ketua Umum HMI Cabang Jakarta, Firqom.
“Ahlan wa sahlan kepada 15 anggota baru LK 1. InsyaAllah ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju jenjang kaderisasi yang lebih berkualitas,” ujar Firqom dalam sambutannya.
Kontrak Belajar Sarat Materi Intelektual
Para peserta mendapatkan materi intensif dari para akademisi dan tokoh-tokoh nasional seperti:
- Kontrak Belajar Critical Thinking oleh Irfan Fauzi
- Pengantar Logika oleh Dr. Suryadi Nomi
- Keyakinan Muslim oleh Dr. Ubedilah Badrun
- Wawasan Ilmu oleh Dr. Erfi Firmansyah
- Wawasan Sosial oleh Drs. Hamzah Suadi
- Kepemimpinan oleh Drs. M. Sumardi
- Etos Perjuangan oleh Dr. Syafinudin Almandari
- Hari Kemudian oleh Drs. Anwar Musadat
- Sejarah HMI oleh Farid Alhabsi
- Konstitusi dan ATUI oleh Abdul Gofar
Tak hanya teori, peserta juga ditempa melalui materi teknis seperti manajemen sidang dan olahraga yang dipandu langsung oleh panitia operasional.
Namun, kegiatan ini tak lepas dari tantangan. Minimnya fasilitas seperti marker board yang tidak jelas dan pencahayaan ruang belajar yang kurang optimal menjadi catatan kritis dalam pelaksanaan LK 1 kali ini.
Studium General: Kisah Inspiratif Kombes Ratna Setiawati
Salah satu momen istimewa adalah Studium General yang menghadirkan Kombes Pol. Ratna Setiawati—alumni Forhati UNJ angkatan 1989—yang kini bertugas di Sekolah Polisi Wanita (Sekopol) Ciputat, Tangerang Selatan.
Dalam paparannya, Ratna membagikan kisah perjuangannya sebagai perempuan berjilbab yang bertugas di Tomohon, Sulawesi Utara. Ia sempat menghadapi tantangan sosial karena identitas keislamannya, namun berhasil menembus batas stigma dan meraih kepercayaan.
“Saya SMAN asli Palimanan, Cirebon. Dulu ke sekolah naik sepeda dan jalan kaki 10 KM. Di UNJ saya masuk Menwa dan HMI saat hamil, tetap lanjut skripsi, dan masuk kepolisian. Tak ada yang percaya, kini anak saya Rangga juga Polri,” kenang Ratna yang disambut haru peserta.
Dengan pelantikan ini, HMI Cabang Jakarta berharap para kader baru akan menjadi garda terdepan dalam perjuangan intelektual dan sosial, mengedepankan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam setiap gerak langkahnya.






















