• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

HUT RI ke-80: Pesta yang Tak Semua Bisa Menari

Ali Syarief by Ali Syarief
August 17, 2025
in Feature, Sejarah
0
HUT RI ke-80: Pesta yang Tak Semua Bisa Menari
Share on FacebookShare on Twitter

“Delapan puluh tahun merdeka, yang bahagia adalah penguasa, yang beruntung kerabatnya, yang menonton rakyat jelata, dan yang menangis tetap sama: mereka yang tak pernah diajak bicara.”

Fusilatnews – Indonesia 80 tahun. Usia yang, kalau manusia, sudah waktunya sering-sering dicek tensi, minum obat rutin, dan jangan terlalu banyak makan gorengan. Tapi entah kenapa, negeri ini masih suka jajan sembarangan. Apalagi kalau sudah dekat dengan 17 Agustus, semua serba gemerlap: bendera dijual dari kain tipis sampai yang bisa dipakai selimut, lagu kebangsaan dikumandangkan dengan nada minor, dan tentu saja, pejabat tersenyum seperti baru saja pulang dari salon.

Pertanyaan klasik pun muncul: siapa yang paling bahagia di ulang tahun ke-80 ini?
Tentu bukan rakyat biasa yang masih harus membayar utang ke warung sebelah. Yang paling bahagia biasanya mereka yang duduk manis di barisan VIP, sambil melambai ke kamera TV. Mereka bahagia karena bisa tampil, bukan karena bisa menjawab kenapa harga beras naik. Kalau ditanya, jawabannya standar: “Itu masalah global.” Kalau global terus yang salah, kita ini negara atau kos-kosan di ujung jalan?

Lalu siapa yang paling beruntung?
Ya mereka yang dekat dengan pusat kuasa. Anak presiden jadi apa? Ada. Menantu menteri jadi apa? Ada. Cucu pun mungkin sudah antri. Mereka ini seperti dapat kartu undian “Langsung Menang” tanpa harus beli produk. Mau jadi kepala daerah, tinggal tunjuk partai. Mau jadi menteri, tinggal tunggu telpon. Sementara rakyat jelata, jangankan telpon, pulsa saja kadang pinjam.

Siapa yang hanya menonton?
Mayoritas dari kita. Nonton upacara di televisi sambil mengipasi kompor yang apinya mengecil karena gas elpiji entah kapan datang. Kita ini ibarat suporter bola: beli tiket, teriak-teriak, tapi tidak pernah diajak main. Dan kalau tim nasional kalah, kita juga yang stres.

Nah, siapa yang menangis?
Itu gampang. Mereka yang kehilangan hak, tapi diminta tetap tepuk tangan. Para korban pelanggaran HAM yang masih dijanjikan “akan dituntaskan” sejak zaman dinosaurus. Petani yang ladangnya digusur, nelayan yang lautnya dibor. Mereka menangis bukan karena terharu, tapi karena duka. Tapi di panggung utama, air mata tidak laku. Yang laku itu senyum palsu, apalagi kalau dipoles dengan lip gloss.

“If you are neutral in situations of injustice, you have chosen the side of the oppressor.” Desmond Tutu

Penutup

Jadi, ulang tahun ke-80 ini jangan buru-buru kita klaim sebagai pesta rakyat. Karena di pesta ini, rakyat kebagian apa? Mic? Kursi? Atau sekadar jadi penonton di luar pagar? Kalau bangsa ini mau panjang umur, jangan cuma kasih rakyat bendera plastik dan lomba makan kerupuk. Kasih mereka alasan untuk benar-benar tersenyum: sekolah yang adil, kerja yang layak, hukum yang tidak bisa disewa.

Karena kalau tidak, 100 tahun Indonesia merdeka nanti, yang kita rayakan bukanlah umur panjang—tapi panjangnya daftar kekecewaan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sisi Gelap Presiden RI: Dari Bung Karno Sampai Prabowo

Next Post

Operasi Pasar Beras: Solusi Instan atau Ilusi Jangka Panjang?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Lebaran Ketupat

Operasi Pasar Beras: Solusi Instan atau Ilusi Jangka Panjang?

Indonesia dan Jepang: Maaf 35 Detik vs Ribuan Penumpang

Indonesia dan Jepang: Maaf 35 Detik vs Ribuan Penumpang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist