FusilatNews- Mantan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa berencana mengundurkan diri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Hal itu disampaikan Anggota DPD asal Sulawesi Selatan Tamsil Linrung. “Kata Mas Suharso dia selalu curhat sama seniornya. Kita akan tunggu dalam beberapa hari ke depan Mas Suharso rencananya akan mengundurkan diri dari KIB,” kata Tamsil dalam diskusi Forum Menemukan Kembali Indonesia, dikutip CNNIndonesia.com Rabu (21/9).
Ia mengatakan awalnya Suharso menduga ada intervensi dari Istana Kepresidenan dibalik pencopotan dirinya dari Ketua Umum PPP. Namun, Presiden Joko Widodo menepis dugaan Suharso.
“Tadinya Pak Suharso meyakini kalau ini adalah kemauan presiden, tadi dia bertanya ke presiden kalau ini kemauan presiden, ya sudah. Tapi presiden bilang ‘tidak. saya tidak ikutan, saya malah minta untuk tidak bawa-bawa nama saya’. Akhirnya Mas Harso ke Menkumham bertanya, ‘kita kan berteman sama-sama menteri, kok bisa seperti ini tanpa pemberitahuan ke saya’,” ungkap Tamsil.
Pasalnya, kata Tamsil, Suharso juga kaget proses penggulingan dirinya oleh Mardiono begitu cepat. Atas dasar itu, pihaknya mengonfirmasi langsung ke Presiden Jokowi. Namun ternyata, ada dugaan intervensi dari intelijen yang “bermain”.
Ia menanyakan ihwal Surat Keputusan (SK) penetapan Plt Ketua Umum Muhammad Mardiono dari Kemenkumham yang prosesnya begitu cepat. Bahkan, tanpa memberikan informasi terkait penetapan tersebut.
“Kan sangat cepat 1×24 jam datang rombongan yang mengatakan ini hasil Munas besoknya keluar keputusan bahwa yang disahkan diakui kepengurusannya adalah yang sebelah [Muhammad Mardiono],” kata Tamsil.
Sebelumnya, sejumlah kader dan petinggi PPP menggelar Musyawarah Kerja Nasional dan menunjuk Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum. Acara itu tidak dihadiri Suharso Monoarfa.
Selang beberapa hari, Mardiono langsung mendaftarkan kepengurusan baru PPP ke Kemenkumham serta Komisi Pemilihan Umum (KPU).
PPP merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu. Mereka berkoalisi dengan Partai Golkar dan PPP untuk mempersiapkan pemenangan pada Pemilu 2024 dan Pilpres 2024.
Sementara itu Pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak memengaruhi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Sampai saat ini koalisi yang berisi Partai Golkar, PPP dan Partai Amanat Nasional (PAN) tetap solid. Penegasan itu disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri Kejurnas Wushu Piala Presiden di Unesa, Rabu (21/9/2022). “Pak Suharso masih ada di kabinet dengan saya dan KIB tetap solid. PPP sudah memutuskan tetap berada di koalisi KIB,” tuturnya.





















