• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jebakan Politik : Jokowi “Plonga-plongo” Jangan Sampai Terulang pada Gibran

Ali Syarief by Ali Syarief
September 13, 2025
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Jebakan Politik : Jokowi “Plonga-plongo” Jangan Sampai Terulang pada Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam dunia jurnalistik dikenal istilah name makes news: nama tokoh besar yang muncul dalam judul akan langsung memikat pembaca. Judul “Jokowi ‘Plonga-plongo’ Jangan Sampai Terulang pada Gibran” bukan sekadar permainan diksi, tetapi sebuah penekanan bahwa politik kita terlalu sering dikendalikan oleh citra, bukan substansi.

Istilah “plonga-plongo” pernah melekat pada Joko Widodo ketika ia mulai naik ke panggung nasional. Ia dijual sebagai sosok sederhana, “muka wong desa” yang polos dan apa adanya. Publik jatuh hati pada citra itu. Ia dipersepsikan sebagai simbol rakyat kecil yang berhasil menembus dominasi elit. Namun, yang terabaikan adalah pertanyaan mendasar: apakah kesederhanaan wajah bisa menjamin kedalaman visi? Apakah kepolosan ekspresi mampu menjawab kompleksitas tantangan bangsa?

Selama sepuluh tahun pemerintahannya, kita menyaksikan kenyataan bahwa kesederhanaan citra tidak serta merta berbanding lurus dengan kualitas kepemimpinan. Demokrasi justru tergelincir ke arah nepotisme politik, pelemahan institusi, hingga lahirnya dinasti kekuasaan. Jokowi lebih sering dilihat dari sisi dramatisasi politiknya, bukan dari ketajaman kebijakan. Inilah konsekuensi dari politik yang ditransformasikan menjadi tontonan: penonton jatuh hati pada karakter, bukan pada gagasan.

Kini, pola yang sama berpotensi berulang pada Gibran Rakabuming Raka. Sebagai wakil presiden termuda, Gibran hadir dengan citra segar: muda, sederhana, spontan, bahkan kadang dipersepsikan “lugu.” Citra ini dengan cepat mengundang simpati publik, terlebih dalam era media sosial yang menyanjung kesan instan ketimbang analisis substansial. Tetapi di sinilah bahayanya: jangan sampai publik kembali terperangkap pada wajah polos, sementara kemampuan kepemimpinan belum teruji.

Media sosial, dengan banjir konten dangkalnya, memperkuat risiko ini. Debat capres 2024 memberi contoh: publik lebih banyak memperbincangkan ekspresi wajah, intonasi, atau gestur kandidat ketimbang isi gagasan. Meme politik beredar lebih cepat daripada analisis kebijakan. Fenomena ini melahirkan apa yang bisa disebut sebagai rot brain effect: publik kehilangan kapasitas reflektif akibat paparan terus-menerus pada konten banal.

Jika fenomena “plonga-plongo” terulang pada Gibran, maka bangsa ini kembali masuk ke dalam lingkaran politik sandiwara. Wajah sederhana dan citra lugu mungkin memikat hati, tetapi tidak cukup untuk membawa arah baru bagi republik.

Pelajaran dari Jokowi harusnya jelas: politik tidak boleh berhenti pada level tontonan. Publik berhak menuntut pemimpin yang tidak hanya sederhana dalam gaya, tetapi juga cerdas dalam strategi, tajam dalam visi, dan tegas dalam komitmen. Gibran, sebagai generasi baru, seharusnya diuji pada substansi, bukan sekadar dipuja karena citra.

Maka, judul esai ini adalah sebuah pengingat: “Jokowi ‘Plonga-plongo’ Jangan Sampai Terulang pada Gibran.” Sebuah peringatan agar demokrasi tidak kembali jatuh pada jebakan politik sebagai drama, penuh tepuk tangan dan sorakan, tetapi kosong dari isi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia di Ambang Saeculum Obscurum: Dari Roma Abad 10 ke Jakarta Abad 21

Next Post

Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Tata Kelola Keuangan pada Masa Negara Kesatuan Republik Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist