• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

JENDERAL BESAR SOEHARTO SUDAH SEHARUSNYA DIBERI GELAR PAHLAWAN

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
October 28, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
JENDERAL BESAR SOEHARTO SUDAH SEHARUSNYA DIBERI GELAR PAHLAWAN
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prihandoyo Kuswanto
Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila


PENDAHULUAN

Menjelang usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar Soeharto, mantan Presiden Republik Indonesia, muncul penolakan dari Kepala Badan Sejarah Indonesia DPP PDI-P, Bonnie Triyana. Ia menilai, pemberian gelar tersebut mencederai semangat reformasi.
Namun pernyataan itu mencerminkan cara berpikir yang sempit. Reformasi yang disebut-sebut sebagai tonggak pembaruan justru telah merusak tatanan yang dibangun oleh Soekarno dan Hatta—para proklamator bangsa ini.


PDIP MERUSAK AJARAN SOEKARNO

Ironisnya, PDIP yang mengaku sebagai pewaris ajaran Soekarno justru menjadi pelaku utama dalam merusak warisan tersebut. Melalui reformasi yang dibungkus dengan Amandemen UUD 1945, PDIP di bawah pimpinan fraksi Jakob Tobing telah melakukan kudeta konstitusi.
Padahal, Soekarno menegaskan bahwa UUD 1945 merupakan kristalisasi dari seluruh ajarannya. Ia menyebut UUD 1945 sebagai sesuatu yang keramat—bukan sekadar dokumen hukum, melainkan jiwa dan arah bangsa Indonesia.

“Tidakkah undang-undang suatu bangsa biasanya didahului oleh pertentangan paham yang maha hebat, bahkan kadang dengan revolusi dan lautan air mata? Oleh karena itu, undang-undang dasar adalah hal yang amat keramat bagi rakyat.”
(Pidato Bung Karno di Sidang PPKI, 1945)

Sayangnya, makna luhur itu diabaikan. Bahkan, muncul pernyataan bahwa UUD 1945 adalah buatan Jepang—sebuah penghinaan terhadap pemikiran dan perjuangan Soekarno sendiri.


SOEHARTO MELAKSANAKAN PANCASILA SECARA MURNI DAN KONSEKUEN

Berbeda dengan PDIP yang mengubah dasar negara, Soeharto justru menjaga dan meneruskan ajaran Pancasila. Ia memperkuat pengamalan nilai-nilai dasar itu melalui Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) agar rakyat memahami dan mempraktikkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bila Soekarno meletakkan Pancasila sebagai philosofische grondslag—dasar filosofis negara—maka Soeharto menguraikannya sebagai weltanschauung, pandangan hidup bangsa, agar bisa dipahami rakyat secara nyata dan sederhana.

Namun, semangat ini dihancurkan oleh reformasi yang digerakkan PDIP. Melalui Amandemen UUD 1945, mereka menghapus kedaulatan rakyat sejati dengan menghilangkan unsur Utusan Golongan dan Utusan Daerah. Akibatnya, negara tak lagi menjadi wadah “semua untuk semua” sebagaimana cita-cita pendiri bangsa.


JASA BESAR SOEHARTO: MEMBASMI BUTA HURUF

Salah satu jasa terbesar Soeharto ialah mencerdaskan bangsa melalui pembangunan SD Inpres di seluruh pelosok Indonesia. Berdasarkan penelitian Esther Duflo (MIT, 1999), kebijakan ini terbukti meningkatkan tingkat pendidikan dan kesejahteraan rakyat secara signifikan.

Dari tahun 1973 hingga 1994, lebih dari 150.000 unit SD Inpres dibangun dan melibatkan sekitar satu juta guru. Program ini bahkan meraih Medali Emas Avicenna dari UNESCO pada tahun 1993 atas kontribusinya terhadap pendidikan dasar dunia.

Penelitian lanjutan oleh Maria Rosales-Rueda (University of California, Irvine) dan Margaret Triyana (Wake Forest University) juga menunjukkan bahwa SD Inpres memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan lintas generasi.


PUSKESMAS DAN POSYANDU: KEBIJAKAN YANG MENYENTUH AKAR RAKYAT

Selain pendidikan, Soeharto juga memperhatikan kesehatan rakyat melalui pendirian Puskesmas dan Posyandu. Kedua lembaga ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak—mulai dari pemeriksaan kehamilan, imunisasi, penyuluhan gizi, hingga deteksi dini tumbuh kembang anak.

Kebijakan ini terbukti efektif menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat desa. Dunia mengakui keberhasilan tersebut, namun ironisnya, bangsa sendiri justru melupakan jasa besar itu.


PENGHAPUSAN NAMA SOEHARTO DARI SEJARAH

Di masa pemerintahan PDIP yang dipimpin Jokowi, sejarah kembali dipelintir. Nama Soeharto dihapus dari peristiwa penting Serangan Umum 1 Maret 1949—padahal, bersama Jenderal Soedirman dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Soeharto adalah salah satu pelaku utama dalam peristiwa bersejarah itu.
Menghapus nama Soeharto dari sejarah sama saja dengan memalsukan ingatan bangsa.


PENUTUP

Melihat rekam jejak dan pengabdian Jenderal Besar Soeharto, sudah seharusnya bangsa ini memberikan gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Ia bukan hanya menjaga Pancasila dan UUD 1945 secara konsisten, tetapi juga mencerdaskan, menyehatkan, dan menyejahterakan rakyatnya.

Jika dilakukan jajak pendapat, besar kemungkinan mayoritas rakyat akan mendukung pemberian gelar itu. Penolakan PDIP bukanlah ukuran moral atau historis, sebab bahkan terhadap Soekarno sendiri, mereka telah berkhianat dengan mengubah konstitusi yang keramat.

Semoga tulisan ini dibaca oleh Megawati Soekarnoputri—agar beliau segera sadar dan mau kembali kepada UUD 1945 yang asli, sebelum sejarah menulis pengkhianatan itu sebagai noda terhadap perjuangan bapaknya sendiri, Sang Proklamator.


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sumpah Antikorupsi

Next Post

Potret Nurani yang Korup dan Serakah: Rumah Pensiun Jokowi Capai Rp200 M, Menurut Keppres Maksimal Rp20 M, Pengamat Minta BPK & KPK Usut!

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Jokowi Dukung 2 Periode Prabowo Gibran – Ambisi yang Digerakkan oleh Rasa Cemas

Potret Nurani yang Korup dan Serakah: Rumah Pensiun Jokowi Capai Rp200 M, Menurut Keppres Maksimal Rp20 M, Pengamat Minta BPK & KPK Usut!

Ada Apa dengan Mahfud MD dan Luhut?

Ada Apa dengan Mahfud MD dan Luhut?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...