• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Jika Den Haag Punya Tribunal 1965, Mengapa KM 50 Dibiarkan Tanpa Pengadilan?

Ali Syarief by Ali Syarief
July 3, 2025
in Crime, Feature
0
Kapolri Larang Saksi Kapolda untuk Bersaksi dalam Sengketa Pemilu di MK. Tim Ganjar Kecewa
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam sejarah panjang pencarian keadilan, terkadang hukum negara tunduk pada kuasa politik dan kekuasaan. Namun, di antara reruntuhan harapan terhadap keadilan formal, suara-suara alternatif bermunculan—menawarkan jalan lain, jalan sunyi, namun tetap bermartabat: pengadilan rakyat.

Pada tahun 2015, Todung Mulya Lubis, seorang advokat senior Indonesia, memimpin barisan pencari kebenaran dalam forum International People’s Tribunal 1965 di Den Haag, Belanda. Pengadilan ini bukan milik negara mana pun, tidak punya wewenang yuridis mengikat, namun memiliki kekuatan moral yang luar biasa. Dengan memeriksa bukti-bukti pelanggaran HAM berat yang terjadi pasca 1965, tribunal itu menjadi ruang kesaksian, catatan sejarah, sekaligus gugatan atas keengganan negara mengusut kejahatan terhadap kemanusiaan.

Apa yang dilakukan Todung dan timnya di sana bukan hanya tentang membuka luka lama, tetapi juga menegaskan bahwa ketika negara gagal menjalankan keadilan, rakyat punya hak dan cara untuk menuntutnya.

Kini, semangat itu menemukan urgensinya kembali dalam kasus KM 50—insiden tragis penembakan enam laskar FPI oleh aparat kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020. Empat dari enam korban diduga dieksekusi secara extrajudicial. Fakta-fakta dalam persidangan formal justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan dibanding jawaban. Dua polisi yang sempat menjadi terdakwa akhirnya dibebaskan, sementara negara secara sistematis menutup rapat tabir siapa sebenarnya yang bertanggung jawab.

Keadilan menjadi fatamorgana. Pemerintah absen, aparat menutup diri, dan hukum seperti dikurung dalam kepentingan kekuasaan.

Jika negara tidak bersedia mengadili dirinya sendiri, maka rakyat harus mengambil kembali hak itu. Sebagaimana yang terjadi di Den Haag, pengadilan rakyat bisa menjadi wahana perlawanan terhadap impunitas. Bukan sebagai pengganti pengadilan formal, melainkan sebagai suara nurani publik yang terluka.

Tribunal untuk kasus KM 50 bukan sekadar simbol protes. Ia dapat menjadi ruang kesaksian keluarga korban, tempat para ahli forensik independen membeberkan temuan mereka, dan tempat publik internasional mendengar bahwa di sebuah negeri demokrasi, enam nyawa warga negara melayang tanpa pertanggungjawaban.

Todung Mulya Lubis menunjukkan bahwa hukum tidak boleh dikooptasi oleh negara. Keadilan bisa—dan harus—diperjuangkan dari luar sistem jika sistem itu sendiri membusuk. Maka, dalam semangat itu, membentuk Tribunal Rakyat untuk KM 50 adalah panggilan sejarah.

Sebab bila negara gagal mengadili pelaku, rakyat berhak mengadili negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perekat Nusantara Ultimatum Gibran: Mundur atau Dimundurkan!

Next Post

IJAZAH JOKOWI DAN RUNTUHNYA KEJUJURAN INSTITUSI

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowonisasi

July 26, 2026
Feature

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan
Economy

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Next Post
IJAZAH JOKOWI DAN RUNTUHNYA KEJUJURAN INSTITUSI

IJAZAH JOKOWI DAN RUNTUHNYA KEJUJURAN INSTITUSI

27 Penumpang dan Kru KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, 4 Orang Tewas

27 Penumpang dan Kru KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, 4 Orang Tewas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026
Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist