• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

JOGED DI DALAM GEDUNG “KURA-KURA”

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
September 2, 2025
in Birokrasi, Feature
0
JOGED DI DALAM GEDUNG “KURA-KURA”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Gedung DPR/MPR RI kerap dijuluki sebagai Gedung Kura-Kura karena atapnya yang melengkung menyerupai tempurung kura-kura. Desain arsitekturnya yang ikonik sekaligus kontroversial ini memang menghabiskan biaya besar, namun tetap menjadi simbol penting dunia politik Indonesia.

Secara resmi, bangunan ini bernama Gedung Nusantara dan terletak di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Bentuknya menyimpan filosofi tertentu yang dapat dimaknai sebagai berikut:

  1. Kekuatan dan Ketahanan. Kura-kura adalah hewan berumur panjang dan tahan banting, melambangkan harapan agar parlemen berdiri kokoh dalam menjalankan tugasnya.
  2. Perlindungan dan Keselamatan. Tempurung kura-kura melindungi tubuhnya, sebagaimana parlemen diharapkan melindungi rakyat dan bangsa.
  3. Kebijaksanaan dan Kehati-hatian. Kura-kura dikenal lamban namun bijak, merefleksikan kehati-hatian yang semestinya hadir dalam pengambilan keputusan politik.

Namun, idealisme itu seolah jauh dari kenyataan. Pertanyaan kritis pun muncul: pantaskah anggota DPR berjoget-joget di dalam Gedung Kura-Kura? Jawabannya jelas: tidak pantas.

Parlemen adalah ruang sakral bagi proses legislasi dan representasi rakyat. Joget-joget di dalamnya bukan hanya tidak sopan dan tidak profesional, tetapi juga merusak citra institusi DPR. Rakyat berharap wakilnya serius, fokus, dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta pelayanan publik.

Namun kenyataan berkata lain. Dalam Sidang Paripurna DPR yang semestinya khidmat, Eko Patrio dan Uya Kuya—dua figur publik sekaligus anggota DPR—terekam kamera berjoget ria. Dalihnya untuk menampilkan sisi santai. Tetapi justru aksi itu menuai gelombang kritik keras. Keduanya akhirnya meminta maaf.

Masalahnya, permintaan maaf itu tidak serta merta menghapus luka di hati rakyat. Publik sudah lama jengah dengan perilaku anggota DPR yang arogan, abai, dan kerap memperlihatkan kinerja buruk. Ditambah lagi, isu fasilitas mewah seperti uang kontrakan rumah Rp 50 juta per bulan kian memicu kemarahan rakyat.

Kemarahan itu memuncak ketika pernyataan kasar anggota DPR, Achmad Syahroni, yang menyebut “tolol” bagi siapa pun yang ingin membubarkan DPR, menyakiti nurani rakyat. Akibatnya, rumah pribadinya pun jadi sasaran amarah. Vonis merendahkan rakyat seperti itu sama sekali tidak pantas keluar dari mulut seorang wakil rakyat.

Tidak heran jika aksi joget Eko Patrio dan Uya Kuya dipandang publik sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap “suasana kebatinan” rakyat. Jeritan rakyat yang menuntut keadilan dan perbaikan, malah dibalas dengan tarian di ruang parlemen.

Untuk mengembalikan kepercayaan rakyat, DPR harus melakukan langkah serius, bukan basa-basi:

  1. Transparansi dan Akuntabilitas. Semua keputusan politik harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
  2. Komunikasi Efektif. Dengarkan aspirasi rakyat, bukan hanya bicara di atas mimbar.
  3. Pelayanan Publik yang Baik. Prioritaskan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi.
  4. Reformasi Internal. Tegakkan disiplin, beri sanksi, dan lakukan pengawasan ketat terhadap perilaku anggota.
  5. Keterlibatan Masyarakat. Libatkan publik dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

Kepercayaan rakyat adalah modal utama demokrasi. Sekali hilang, sulit untuk dipulihkan. Karena itu, para anggota DPR harus sadar: rakyat bukan sekadar penonton, apalagi bahan olok-olok. Rakyat adalah pemilik kedaulatan.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tol Jakarta Lumpuh: Massa DPR Bertahan, Delapan Gerbang Ditutup

Next Post

Gibran, Where Are You?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Presiden Prabowo Instruksikan Aparat Tegakkan Hukum, Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar

Gibran, Where Are You?

Muncul Lagi Keraguan Para Pengemudi Ojol yang Bertemu Gibran Palsu

Muncul Lagi Keraguan Para Pengemudi Ojol yang Bertemu Gibran Palsu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...