• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi dan Ambisi Terakhir: Mimpi Amangkurat V yang Kandas

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 22, 2025
in Feature, Politik
0
Paradox Dua Era: Kolonial Belanda Membangun dan Kepemimpinan Jokowi Menghancurkan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis — Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum & Politik)

Amangkurat V, atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Kuning, adalah simbol dari babak akhir kekuasaan yang nyaris tak bersisa martabat. Ia naik takhta di atas gelombang pemberontakan, menjadi bayang-bayang terakhir dari garis Amangkurat sebelum sejarah Jawa beralih arah. Kini, tiga abad kemudian, seorang presiden sipil bernama Joko Widodo tampak mencoba mengulang babak itu—bukan dalam makna historis, tetapi dalam semangat mempertahankan kuasa lewat simbol, keluarga, dan loyalis yang mulai tercerai-berai.

Namun realitas politik berkata lain. Peta kekuasaan mulai bergeser. Orang-orang dekat Jokowi, satu per satu, memilih beringsut mendekat ke orbit Prabowo Subianto. Termasuk sosok seperti Bahlil Lahadalia yang selama ini terlihat tunduk kepada Gibran, kini mulai menyelaraskan nada dengan irama baru yang dimainkan sang calon presiden terpilih.

Jokowi tampak mulai ditinggalkan. Bukan hanya oleh loyalitas politik, tapi juga oleh daya magnetnya di mata publik. Tubuhnya yang ringkih, dikabarkan mengidap penyakit kulit misterius, menjadi metafora paling telanjang dari seorang penguasa yang mulai habis masa guna. Gibran, sang simbol politik dinasti, tak kuasa menyelamatkan reputasi. Pendidikannya yang sempat simpang-siur antara fakta dan citra, membuatnya semakin rapuh di hadapan publik yang kritis.

Medsos menjadi arena ejekan setiap hari. Presiden dua periode ini tak lagi dielu-elukan, bahkan sekadar dihormati pun nyaris tidak. Citra Jokowi kini seperti kue basi di etalase: tak menarik, tak laku, dan dikerubungi lalat komentar sarkastik.

Di tengah misteri luka-luka di tubuhnya, bisik-bisik netizen berkembang liar. Apakah ini penyakit biasa, atau kutukan sejarah? Apakah ini pembalasan psikis atas dosa-dosa kekuasaan: 894 petugas KPPS yang gugur, tragedi KM 50, atau sekadar bayang-bayang arwah reformasi yang tak pernah tenang?

Masa kecil Jokowi yang konon bernama Mulyono pun kembali diangkat. Misteri ijazah, asal-usul keluarga, hingga teka-teki perjalanan karier politiknya membentuk satu narasi yang menggantung di ruang publik tanpa jawaban tegas dari negara. Sebuah preseden buruk bagi kepastian hukum di republik ini.

Kini, jika benar Jokowi pernah menyimpan ambisi menjadi figur yang menduplikasi jejak Amangkurat V—mengakhiri kekuasaan dengan menyisakan dinasti dan kesetiaan simbolik—maka ia harus bersiap menerima kenyataan: obsesi itu kandas sebelum sempat dirayakan.

Sejarah mungkin akan mencatatnya sebagai pemimpin yang jatuh bukan karena kudeta, melainkan karena kehilangan wibawa. Sunan Kuning disingkirkan karena badai pemberontakan. Jokowi tersingkir oleh gelombang ketidakpercayaan.

Dan seperti Amangkurat terakhir, warisannya bukan kejayaan—melainkan keraguan, luka, dan teka-teki.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pars Pro Toto: Pemakzulan Gibran, Gejala dari Sebuah Republik yang Sakit

Next Post

Serangan AS ke Iran Picu Reaksi Keras Para Pemimpin Dunia

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Serangan AS ke Iran Picu Reaksi Keras Para Pemimpin Dunia

Serangan AS ke Iran Picu Reaksi Keras Para Pemimpin Dunia

NEO KOMUNISME DALAM SEL-SEL KEHIDUPAN BERNEGARA: SEBUAH ANCAMAN NYATA

NEO KOMUNISME DALAM SEL-SEL KEHIDUPAN BERNEGARA: SEBUAH ANCAMAN NYATA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...