• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Membantah Ingin 3 Periode : “Ini Framing Jahat” – Tanya Ibu Mega!

Kalaupun Benar Apa yang Dikatakan Jokowi, Orang Waras Akan Sulit Mempercayainya

Ali Syarief by Ali Syarief
December 30, 2024
in Feature, Politik
0
Dituding Amerika Melanggar HAM, Aplikasi PeduliLindungi Pernah Sebabkan Kebocoran Data, Presiden Jokowi pun Disebut Jadi Salah Satu Korbannya
Share on FacebookShare on Twitter

Stigma bahwa Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia, memiliki kecenderungan untuk berdusta bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ia terbangun dari serangkaian pernyataan dan tindakan yang sering kali tidak selaras. Dalam berbagai kesempatan, Jokowi telah membantah isu-isu yang terkait ambisi politiknya, salah satunya adalah keinginan untuk menjabat selama tiga periode. Namun, sikapnya yang sering bertolak belakang dengan fakta lapangan justru memperkuat persepsi publik bahwa ia kerap bermain dengan kebenaran.

Pada Senin, 30 Desember 2024, di Kota Solo, Jawa Tengah, Jokowi kembali membantah tudingan bahwa ia menginginkan tiga periode masa jabatan. “Ya, ini saya ulang lagi tidak pernah yang namanya saya minta perpanjangan atau tiga periode kepada siapa pun,” ujarnya dengan nada tegas. Ia bahkan meminta publik untuk mengonfirmasi hal tersebut kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri atau Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Namun, pernyataan ini terasa hambar mengingat realitas politik yang berkembang di sekitarnya.

Sebagai catatan, isu tiga periode bukanlah tuduhan tanpa dasar. Pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, beberapa hari sebelumnya kembali memantik perbincangan. Dalam videonya, Hasto menyindir adanya upaya dari pihak tertentu untuk melanggar konstitusi demi memperpanjang masa jabatan presiden. “Ketika muncul berbagai intimidasi, agar tidak dilakukan pemecatan terhadap sosok yang memiliki ambisi kekuasaan sehingga konstitusi pun sepertinya mau dilanggar dengan perpanjangan masa jabatan 3 periode,” ungkap Hasto. Pernyataan ini menguatkan kesan bahwa isu tersebut bukan sekadar framing belaka.

Jokowi sendiri merasa kecewa dan menilai bahwa isu ini adalah framing jahat. Namun, kekecewaan itu tidak serta merta menghapus fakta bahwa wacana tiga periode telah berulang kali mencuat selama masa pemerintahannya. Bahkan, beberapa loyalisnya di DPR pernah melontarkan gagasan tersebut secara terbuka, meskipun selalu dibantah oleh Jokowi.

Mengapa sulit bagi publik untuk mempercayai bantahan Jokowi? Jawabannya ada pada rekam jejaknya. Ia pernah berjanji untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), tetapi realitasnya berbeda. Ia juga mengklaim bahwa proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan membebani anggaran negara, meski pada kenyataannya, alokasi dana publik untuk proyek tersebut terus meningkat. Ketidakkonsistenan semacam ini menanamkan stigma bahwa apa pun yang diucapkannya patut diragukan.

Framing “rada dusta” ini semakin kuat karena Jokowi sering kali bersikap defensif tanpa memberikan bukti konkret. Ketika menyatakan, “Kapan, di mana, atau siapa yang saya utus. Enggak pernah ada, ya,” publik tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang lebih mendasar: Mengapa isu ini terus berulang dan mengapa loyalisnya tidak dihentikan ketika mewacanakan hal tersebut?

Lebih dari itu, sikap diam pemerintah terhadap tindakan pendukungnya yang terang-terangan mendorong wacana tiga periode menunjukkan adanya ambiguitas moral. Jika memang Jokowi tegas menolak gagasan tersebut, mengapa ia tidak secara eksplisit menegur atau menindak pihak-pihak yang melontarkan ide ini? Ketidakjelasan semacam ini hanya mempertegas kesan bahwa ia tidak sepenuhnya jujur.

Sejarah politik mengajarkan bahwa kepercayaan publik adalah aset yang mahal. Ketika seorang pemimpin kehilangan kepercayaan itu, setiap kata yang diucapkan akan dianggap sebagai upaya manipulasi. Dalam kasus Jokowi, kebiasaan berdusta secara telanjang telah menciptakan jurang yang sulit dijembatani antara dirinya dan rakyat. Kalaupun benar apa yang ia katakan, stigma yang telah melekat membuat kebenaran itu sulit dipercaya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ROASTINGAN MACHFUD MD SOAL KORUPSI TIMAH DAN NETIZEN YANG TERJEBAK

Next Post

Ibunda Helena Lim Dikeluarkan dari Ruang Sidang karena Menangis saat Sidang Vonis Kasus Korupsi Timah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Ibunda Helena Lim Dikeluarkan dari Ruang Sidang karena Menangis saat Sidang Vonis Kasus Korupsi Timah

Ibunda Helena Lim Dikeluarkan dari Ruang Sidang karena Menangis saat Sidang Vonis Kasus Korupsi Timah

Deddy Sitorus Kritik Langkah MKD DPR Terkait Pemanggilan Rieke Diah Pitaloka

Deddy Sitorus Kritik Langkah MKD DPR Terkait Pemanggilan Rieke Diah Pitaloka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...