Solo, Fusilatnews – 23 Juli 2025 — Presiden Joko Widodo memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran hoaks ijazah palsu. Pemeriksaan dilakukan di Markas Polresta Surakarta selama hampir tiga jam, dan dalam kesempatan itu, Jokowi menyerahkan dokumen ijazah asli dari seluruh jenjang pendidikan, mulai SD hingga Sarjana (S1).
Jokowi tiba di Polresta Solo sekitar pukul 10.16 WIB dengan pengawalan ketat. Ia mengenakan kemeja putih dan celana hitam, didampingi sejumlah penasihat hukumnya. Pemeriksaan dimulai pukul 10.30 WIB dan selesai sekitar pukul 13.45 WIB. Selama proses klarifikasi, Jokowi menjawab 45 pertanyaan dari tim penyidik Polda Metro Jaya.
“Presiden datang sebagai pelapor dan menunjukkan sikap kooperatif. Beliau juga menyerahkan langsung ijazah asli sebagai barang bukti,” ujar pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara, kepada awak media.
Ijazah yang diserahkan meliputi dokumen asli dari SD Negeri 111 Tirtoyoso, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, dan Fakultas Kehutanan UGM.
Tanggapan Roy Suryo Cs
Pihak terlapor, yakni Roy Suryo dan tim kuasa hukumnya, menanggapi langkah pemeriksaan ini dengan nada kritis. Mereka menyindir pemindahan lokasi pemeriksaan dari Polda Metro Jaya ke Solo sebagai bentuk fasilitas khusus yang diberikan kepada presiden.
“Beliau (Jokowi) mangkir dari panggilan pertama dengan alasan sakit, tapi dalam waktu yang hampir bersamaan justru hadir di acara politik seperti Kongres PSI. Lalu, polisi memindahkan lokasi pemeriksaan ke Solo. Ini preseden buruk bagi penegakan hukum,” ujar kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin.
Mereka juga mempertanyakan perlakuan hukum yang dinilai tidak setara, karena laporan Jokowi langsung ditangani sebagai laporan resmi, sementara laporan serupa dari masyarakat seringkali hanya dianggap aduan biasa.
“Kami melihat ada ketidakadilan. Jika rakyat biasa yang melapor, seringkali tidak diproses secepat ini. Kami khawatir ini menunjukkan bahwa hukum tidak lagi berdiri netral,” tambah Khozinudin.
Ringkasan Kronologi
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 17 Juli 2025 | Jokowi dijadwalkan diperiksa di Polda Metro Jaya, namun batal hadir dengan alasan sakit. |
| 20 Juli 2025 | Jokowi menghadiri acara Kongres PSI, menuai kritik karena dianggap tidak konsisten. |
| 22 Juli 2025 | Polisi umumkan bahwa pemeriksaan terhadap Jokowi akan dipindahkan ke Polresta Surakarta. |
| 23 Juli 2025 | Jokowi hadir di Solo, diperiksa hampir tiga jam, menyerahkan ijazah asli dari SD-S1. |
Penutup
Proses hukum atas laporan Jokowi terhadap penyebaran informasi palsu terkait ijazah masih berjalan. Penyidik belum menyatakan apakah ada tersangka yang ditetapkan. Sementara itu, pihak Roy Suryo menyatakan siap menghadapi proses hukum, namun meminta agar hukum ditegakkan secara adil dan tidak memihak.

























