• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Jokowi Tantang KPK Periksa Kaesang

fusilat by fusilat
September 11, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Tanggapan Jokowi Atas Gagalnya Kaesang Nyawagub di Pilgub Jateng
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Ketika ditanya ihwal dugaan gratifikasi pesawat jet pribadi yang diterima Kaesang Pangarep, anak bungsunya, Presiden Jokowi hanya berkata singkat, “Semua orang sama di depan hukum.”

“Equality before the law” atau kesetaraan di depan hukum memang merupakan asas hukum di Indonesia. Siapa pun tak bisa membantah.

Namun, ketika hal itu diucapkan Jokowi, ada makna tersirat di samping makna tersurat. Sedikitnya ada dua makna tersirat.

Pertama, aparat penegak hukum tak perlu sungkan-sungkan memeriksa Kaesang, meskipun Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu anak seorang Presiden. Artinya, Jokowi menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa anak kesayangannya itu.

Kedua, meskipun anak seorang Presiden, secara hukum Kaesang punya hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya yang boleh menggunakan jet pribadi mewah saat bepergian, termasuk ke Amerika Serikat bersama istrinya Erina Gudono.

Artinya, Jokowi permisif terhadap anak dan menantunya yang hedonis atau bergaya hidup mewah, sesuatu yang kontras dengan apa yang selama ini ia gembar-gemborkan agar semua anak bangsa ini berpola hidup sederhana.

Pertanyaannya kini, beranikah KPK menerima tantangan Jokowi?

Ihwal dugaan gratifikasi jet pribadi Kaesang sesungguhnya telah dilaporkan ke KPK. Lembaga antirasuah itu tinggal memprosesnya

Namun, Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika menyatakan lembaganya tak berwenang memeriksa Kaesang karena adik kandung Gibran Rakabuming Raka itu bukan penyelenggara negara atau pegawai negeri.

Sontak, pernyataan Tessa itu menuai kecaman publik. Ketua KPK Nawawi Pamolango kemudian mencoba meredamnya dengan menyatakan KPK berwenang memeriksa Kaesang meskipun adik ipar dari Walikota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution ini bukan penyelenggara negara atau pegawai negeri.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata bahkan lebih berani lagi dengan menyatakan surat panggilan klarifikasi untuk Kaesang sudah disiapkan, namun KPK tak tahu ke mana harus dikirim karena tak mengetahui keberadaan putra bungsu Jokowi ini. Ternyata Alex sekadar basa-basi.

Bobby Nasution kemudian muncul bak pahlawan. Suami Kahiyang Ayu, putri semata wayang Jokowi, ini membela Kaesang dengan menyatakan KPK tak berwenang memeriksa adik iparnya itu karena ia bukan penyelenggara negara atau pegawai negeri. Sama persis dengan pernyataan Tessa yang seolah memerankan diri sebagai juru bicara keluarga Jokowi.

Alih-alih meredam polemik, pernyataan Bobby itu justru membuka “borok” dirinya dan istrinya yang juga pernah naik jet pribadi yang diduga milik seorang konglomerat Medan. Hal ini pun diakui Bobby.

Tessa kemudian menyatakan, Direktorat Gratifikasi sedang mengumpulkan bukti-bukti sebagai bahan klarifikasi untuk Bobby.

Namun belakangan Tessa berubah. Juru bicara berlatar polisi ini menyatakan, laporan atas Kaesang dan Bobby di Direktorat Gratifikasi sudah dilimpahkan ke Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK.

KPK, kata Tessa, pun tak akan mengklarifikasi Kaesang dan Bobby. Tapi kalau anak dan menantu Jokowi itu hendak memberikan klarifikasi ihwal dugaan gratifikasi melalui data ke website KPK maka Tessa mempersilakannya.

KPK agaknya tak berani menghadapi Kaesang dan Bobby. Lembaga antirasuah ini pun “masuk angin”. Hingga kemudian datang tantangan dari Jokowi itu kepada KPK untuk memeriksa Kaesang dengan dalih semua orang sama di depan hukum.

Pertanyaannya, akankah KPK berani memeriksa Kaesang dan Bobby?

Agaknya sulit. KPK tak akan berani. Atau bahkan sudah masuk angin. Simak saja alibi Alexander Marwata yang menyatakan masyarakat jangan terlalu berharap kepada KPK, karena semua tergantung “political will” (kemauan politik) Presiden dalam pemberantasan korupsi.

Tantangan Jokowi pun bak angin lalu saja bagi KPK. Karena bisa jadi tantangan itu juga cuma basa-basi saja. Prinsip “equality before the law” pun sekadar “lips service” (basa-basi) belaka. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gila, Penyalahgunaan Honor Penanganan Perkara Hakim Agung Capai 97 Miliar

Next Post

Ketua DPR: Prabowo Segera Bertemu Megawati

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

DEMOKRASI: SUDAH, TAPI BELUM

July 23, 2026
Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN
Feature

Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

July 23, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Next Post
Megawati Soekarnoputri Bakal Tunjuk Kader PDI-P Terbaik Untuk Calon Presiden Pada Pemilu 2024

Ketua DPR: Prabowo Segera Bertemu Megawati

Siang Ini Bawaslu Periksa Gibran Terkait Bagi-bagi Susu di CFD

Aspek Hukum Yang Menjerat Gibran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DEMOKRASI: SUDAH, TAPI BELUM

July 23, 2026
Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

July 23, 2026
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DEMOKRASI: SUDAH, TAPI BELUM

July 23, 2026
Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

Ketut Sumedana, Kuda Troya Kejagung di BGN

July 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...