• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Kabah”, Kerdilkan Babah Alun dari Ombak Jadi Alun

"Kabah" Singkatan dari Kaesang-Babah.

fusilat by fusilat
July 14, 2024
in Feature, Pilkada, Pojok KSP
0
“Kabah”, Kerdilkan Babah Alun dari Ombak Jadi Alun
Share on FacebookShare on Twitter
Karyudi Sutajah Putra

Oleh : Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – “Kabah,” kata Jusuf Hamka, pemilik nama asli Jauw A Loen atau Alun Joseph yang lebih dikenal dengan panggilan Babah Alun, usai berkunjung ke kediaman Mahfud Md, mantan calon wakil presiden di Pemilihan Presiden 2024, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2024).

Kedatangan Babah Alun ke kediaman mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan itu sesungguhnya untuk konsultasi ihwal penagihan piutangnya di pemerintah yang mencapai Rp800 miliar. Bukan membahas politik, apalagi pilkada.

Namun sekeluar dari kediaman Mahfud, Jusuf Hamka kepada para awak media berseloroh ihwal “Kabah” itu.

Adapun Kabah adalah bangunan di Kota Mekah, Arab Saudi, yang manjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia dalam bersembahyang.

Nama Jusuf Hamka itu sendiri disematkan oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka, tokoh ulama asal Sumatera Barat yang pernah menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Nama Babah Alun disandang pengusaha dari etnis Tionghoa itu setelah ia masuk Islam atau mualaf tahun 1981 lalu.

Adapun kata “Kabah” ia lontarkan dengan nada berseloroh yang merupakan singkatan dari Kaesang-Babah.

Diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyodorkan nama Jusuf Hamka sebagai calon wakil gubernur untuk dipasangkan dengan calon gubernur Kaesang Pangarep di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Sebagai kader Golkar, Babah Alun mengaku siap dipasangkan dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu, dan juga siap jika dipasangkan dengan cagub lainnya seperti Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Babah Alun yang merupakan pemilik sejumlah jalan tol di Indonesia di bawah bendera PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) memiliki piutang ke pemerintah sebesar Rp800 miliar yang hingga kini belum dibayar. Bandingkan dengan pengusaha-pengusaha lain yang justru punya banyak utang ke pemerintah.

Sebagai pengusaha jalan tol, Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Perekonomian itu menganggap Babah Alun sebagai ahli infrastruktur dan transportasi, sehingga menjadi alasan pihaknya menyorongkan nama Babah Alun untuk menjadi cawagub bagi Kaesang Pangarep dalam Pilkada Jakarta 2024. Sebab, katanya, problem besar yang dihadapi Jakarta adalah kemacetan lalu lintas.

Apakah usulan Airlangga itu serius atau sekadar cek ombak? Kita tidak tahu pasti. Namun yang pasti, upaya menjadikan Babah Alun sebagai cawagub entah bagi Kaesang atau Ridwan Kamil atau yang lainnya hanya akan mendegradasi ketokohan atau kapasitas dan integritas mualaf itu.

Ibaratnya, Babah Alun yang saat ini bak ombak besar akan mengerdil menjadi alun atau ombak kecil. Ketokohan Babah Alun akan terdegradasi. Posisi cawagub terlalu kecil bagi Babah Alun.

Babah Alun adalah sosok yang inspiratif dan sudah menjadi semacam milik semua orang. Jika menjadi cawagub maka ketokohannya akan mengerdil, hanya menjadi milik partai politik atau gabungan partai politik tertentu.

Disinyalir, ia siap menjadi cawagub semata-mata karena ketaatannya sebagai kader kepada pimpinan partainya, bukan karena merasa ahli mengatasi problem kemacetan lalu lintas Jakarta.

Andai pun ia ahli, belum tentu pula elektabilitas pria kelahiran 5 Desember 1957 itu mumpuni sebagai cawagub. Banyak ahli di bidang tertentu yang elektabilitasnya justru jeblok ketika menjadi kontestan sebuah kontestasi elektoral.

Sebab, seorang pemimpin tak harus merupakan seorang spesialis terlebih dulu. Seorang pemimpin justru seorang generalis dalam berbagai aspek. Ahli dalam bidang tertentu tidak mesti ahli ketika menjadi seorang pemimpin sebuah wilayah.

“Serahkan suatu urusan kepada yang tidak ahli dan tunggulah kehancurannya,” demikian kurang lebih sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadits-nya.

Alasan berikutnya, Babah Alun adalah sosok inspiratif. Hal ini berbeda dengan Jokowi yang sedang membangun politik dinasti dan karena itu menjadi semacam “common enemy” (musuh bersama) publik, terutama masyarakat Jakarta. Ketika berpasangan dengan Kaesang, tak ada jaminan Babah Alun akan dipilih warga Jakarta. “Kabah” pun bisa ambruk. Ini akan manjadi noda politik bagi Babah Alun. Boleh percaya boleh tidak.

Mudah-mudahan langkah Airlangga Hartarto menyorongkan nama Babah Alun menjadi calon wakilnya Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta 2024 sekadar cek ombak belaka. Semoga!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

DPR Diminta Tunda Revisi UU TNI, Ini Alasannya!

Next Post

SARJANA HUKUM DAN STOMME HOND (SH)

fusilat

fusilat

Related Posts

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi
Feature

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu
Feature

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Next Post
SARJANA HUKUM DAN STOMME HOND (SH)

SARJANA HUKUM DAN STOMME HOND (SH)

IPW Desak PN Jakut Vonis Berat Pelaku KDRT Terhadap Susanty Artha, Siapa Dia?

IPW Desak PN Jakut Vonis Berat Pelaku KDRT Terhadap Susanty Artha, Siapa Dia?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

Diplomasi Bukan Wisata Politik: Mengukur Perjalanan Presiden dari Hasil, Bukan Frekuensi

May 31, 2026
Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

Obat Masa Depan Itu Ternyata Mengalir dari Payudara Seorang Ibu

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...