• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kemenag Harus Tolak Visa Furoda – Jalan Pintas Ibadah yang Mencederai Rasa Keadilan

Ali Syarief by Ali Syarief
June 6, 2025
in Feature, Sejarah
0
Kemenag Harus Tolak Visa Furoda – Jalan Pintas Ibadah yang Mencederai Rasa Keadilan

Batal Naik Haji Karena Visa Furoda Tak Keluar

Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Ibadah haji adalah puncak spiritual umat Islam yang meniscayakan kesabaran, keikhlasan, dan kepasrahan total kepada takdir. Dalam konteks Indonesia—dengan daftar tunggu belasan bahkan puluhan tahun—kesabaran ini bukan hanya soal spiritual, tapi juga soal sosial. Maka ketika segelintir orang kaya raya melenggang dengan Visa Furoda, jalan pintas di luar kuota resmi, rasa keadilan itu koyak. Dan negara, dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia, seharusnya tak membiarkannya.

Visa Furoda adalah jalur undangan langsung dari Kerajaan Arab Saudi, di luar kuota haji yang telah ditetapkan. Prosedur ini tidak melewati antrean yang panjang dan kompleks, melainkan cukup dengan kemampuan finansial yang tebal. Mereka yang mengambil jalur ini tak perlu menunggu belasan tahun seperti rakyat kebanyakan. Cukup dengan membayar puluhan hingga ratusan juta rupiah, tiket surga pun terbuka. Ini bukan sekadar problem birokrasi, melainkan problem moral.

Negara, yang semestinya menjadi penjaga etika publik, justru terlihat permisif terhadap praktik ini. Kemenag selama ini memilih sikap cuci tangan: Visa Furoda bukan urusan kami. Padahal, keberangkatan warga negara ke luar negeri untuk ibadah—yang membawa nama dan citra Indonesia—tetap dalam cakupan otoritas negara. Negara mestinya tak boleh menutup mata bahwa yang terjadi dalam praktik Visa Furoda bukan sekadar soal teknis imigrasi, tapi ketimpangan sosial yang dilegalkan.

Lebih jauh lagi, tidak ada urgensi apa pun dari keberadaan Visa Furoda kecuali satu hal: komersialisasi. Kerajaan Arab Saudi membuka jalur ini sebagai bagian dari liberalisasi sektor haji. Agensi-agensi travel berebut kuota dengan harga tinggi. Ini bukan ibadah, ini bisnis. Ini bukan akhlak haji, ini akrobat kapital.

Mereka yang menunaikan ibadah lewat jalur ini memang tetap sah secara syar’i, tetapi pelajaran apa yang bisa ditarik dari ritual suci yang dimulai dengan ketidakadilan? Bukankah inti haji adalah menyamakan derajat manusia di hadapan Tuhan—tak peduli si miskin atau si kaya? Ironis, justru dengan Visa Furoda, kita menyaksikan bagaimana kesucian itu dikomodifikasi. Haji menjadi eksklusif, dan yang tidak punya uang harus puas menunggu atau mati dalam antrean.

Inilah saatnya Kementerian Agama bersuara tegas. Menolak, bukan secara administratif, tapi secara moral. Negara harus menolak segala bentuk privilege yang membajak keadilan sosial. Jika ibadah suci pun sudah ditentukan oleh dompet, lalu apa arti keadilan dalam Islam? Apa artinya sabar dan tawakal, jika yang cepat justru yang paling kaya?

Dalam situasi di mana publik kian skeptis terhadap peran negara, inilah momentum bagi Kemenag untuk menunjukkan otoritas etikanya. Menolak Visa Furoda bukan soal teknis birokrasi, ini soal keberpihakan moral: bahwa di hadapan Ka’bah, semua manusia setara. Setidaknya, Indonesia bisa memulai langkah itu dari sekarang.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sejumlah Negara Eropa, Asia, Afrika dan Amerika Latin Kecam veto AS atas resolusi gencatan senjata Gaza

Next Post

Rp 13 Triliun Raib dari Laut: Menteri Trenggono Bongkar Bobroknya Tata Kelola Perikanan Nasional

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Rp 13 Triliun Raib dari Laut: Menteri Trenggono Bongkar Bobroknya Tata Kelola Perikanan Nasional

Rp 13 Triliun Raib dari Laut: Menteri Trenggono Bongkar Bobroknya Tata Kelola Perikanan Nasional

Mantan Pembawa Acara Fox News Tucker Carlson Peringatkan AS : ‘Iran Tak Sendirian; Menyerangnya Berisiko Perang Dunia, Kekalahan Bagi AS’

Mantan Pembawa Acara Fox News Tucker Carlson Peringatkan AS : ‘Iran Tak Sendirian; Menyerangnya Berisiko Perang Dunia, Kekalahan Bagi AS’

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist