• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

KENDALA PENYERAPAN GABAH DI MUSIM HUJAN

by
February 19, 2025
in Economy, Feature
0
REBUTAN GABAH
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Ditelaah dari aspek fisik dan kualitas gabah, terekam ada beberapa kendala penyerapan gabah di musim hujan. Daro sosi fisik, kendala tersebut antara lain, pertama, kurangnya infrastruktur penyimpanan gabah yang memadai dan tahan terhadap cuaca hujan. Kedua,
kurangnya alat dan mesin yang memadai untuk menyerap gabah di musim hujan. Ketiga, kondisi jalan yang buruk dan berlumpur di musim hujan dapat menghambat transportasi gabah.

Sedangkan dari aspek kualiras sendiri, kendala yang dihadapi adalah pertama, gabah yang dipanen di musim hujan dapat memiliki kualitas yang rendah karena kelembaban yang tinggi. Kedua, gabah dapat rusak akibat hujan, sehingga mengurangi kualitas dan nilai jualnya.

Diluar kedua kendala diatas (fisik dan kualitas), ada pula kendala lain yang lebih bersifat ekonomis, yakni pertama, harga gabah di musim hujan dapat rendah karena ketersediaan gabah yang melimpah. Kedua, biaya produksi gabah di musim hujan dapat tinggi karena kondisi cuaca yang buruk dan keterbatasan infrastruktur.

Tak kalah pentting untuk dicermati, kurangnya sumber daya manusia yang memadai untuk menyerap gabah di musim hujan dan kurangnya informasi yang memadai tentang harga gabah, ketersediaan gabah, dan lain-lain, j7gq merupakan kendala lain yang butuh penanganan dengan segera.

Itulah berbagai kendala yang harus dijawab sekiranya panen padi berlangsung di saat hujan. Perum Bulog sebagai operator pangan dan Pengusaha Penggilingan Padi (PERPADI) yang ditugaskan Pemerintah untuk menyerap gabah kering panen kali ini, tentu perlu memahami dengan seksama kendala-kendala yang disampaikan diatas.

Hal ini patut dicermati, mengingat tugas yang diemban Perum Bulog untuk menyerap gabah kering panen sebesar 0,9 juta ton setara beras dan PERPADI sebesar 2,1 juta ton setara beras, bukanlah pekerjaan mudah untuk diwujudkan. Artinya, sangat dibutuhkan adanya terobosan cerdas untuk menjawab kendala-kendala yang menghadang.

Untuk menjawabnya, sekurang-kurangnya ada beberapa terobosan cerdas yang dapat dilakukan, baik dalam kairannya dengan terobosan teknologi, terobosan logistik, terobosan ekonomi dan terobosan sosial. Terobosan cerdas ini perlu digarap secara bersamaan dalam sebuah gerakan yang dalam prakteknya membutuhkan peran serta segenap komponen bangsa.

Kaitannya dengan terobosan teknologi dapat ditempuh pengembangkan sistem penyimpanan gabah yang tahan air dan dapat menjaga kualitas gabah. Selanjutnya,
penggunaan mesin pengering gabah untuk mengurangi kelembaban gabah dan meningkatkan kualitasnya. Dan
mengembangkan sistem informasi penyerapan gabah yang dapat memantau ketersediaan gabah, harga gabah, dan lain-lain.

Selanjutnya, terobosan logistik dapat ditempuh pengembangan jaringan logistik yang efektif untuk mengangkut gabah dari petani ke pengolah. Kemudian, bekerja sama dengan perusahaan logistik untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan gabah. Dan menggunakan kendaraan yang tahan air untuk mengangkut gabah di musim hujan.

Dari sisi terobosan ekonomi dapat dilakukan pengembangan sistem harga gabah yang fleksibel untuk mengakomodasi perubahan harga gabah di musim hujan. Lalu,
mengembangkan program insentif untuk petani yang dapat meningkatkan motivasi mereka untuk menjual gabah di musim hujan. Dan bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk meningkatkan akses petani ke kredit dan lain-lain.

Terakhir berkaitan dengan terobosan sosial dapat ditempuh pengembangan program pendidikan untuk petani yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara menjual gabah di musim hujan. Kemudian, bekerja sama dengan organisasi petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menjual gabah di musim hujan. Dan mengembangkan program sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjual gabah di musim hujan.

Panen padi di musim hujan, selama ini betul-betul merupakan tragedi kehidupan yang sangat merugikan bagi kehidupan nya. Hasrat untuk berubah nasib, menjadi susah untuk dilakukan. Dengan keterbatasannya, petani berjuang keras untuk menghasilkan gabah kering panen yang berkualitas. Tapi, apa mau dikata, jika sinar matahari tak kunjung tiba. Gabah basah sangat tidak bisa dihindari para petani.

Untung Presiden Prabowo cukup tanggap dan bergerak cepat untuk memberi solusi atas masalah yang berkembang selama ini. Dengan spirit mempercepat terwujudnya kesejahteraan petani, kini Pemerintah meluncurkan kebijakan “satu harga” gabah, yakni sebesar Rp. 6500,- per kg. Selain itu, Presiden Prabowo juga memberi penekanan khusus agar Perum Bulog dan Perpadi diminta untuk membeli gabah sekurang-kurangnya Rp. 6500,-

Lebih keren lagi, kini Pemerintah mencabut persyaratan kadar air dan kadar hampa tertentu dalam penyerapan gabah di lapangan. Langkah ini, jelas mampu menghilangkan para oknum yang selama ini doyan mempernainkan harga gabah dibawah HPP. Lewat kebijakan satu harga gabah, petani tidak bakal was-was jika harga gabahnya akan anjlok saat panen berlangsung. Berapa pun kadar air dan kadar hampa, Perum Bulog dan Perpadi serta offtaker lain, mesti membeli gabah minimal di harga Rp. 6500,-

Demikian langkah nyata Pemerintah untuk menjadikan petani makmur dan sejahtera. Berbagai kendala diatas, diharapkan mampu dijawab lewat kerja keras dan kerja cerdas, setelah Pemerintah meluncurkan kebijakan yang memperkuhatkan kecintaannya kepada petani. Betul 100 %, petani butuh pembelaan dan perlindungan. Salah besar kalau ada pemimpin bangsa yang cuma omon-omon saja akan membela petani. Padahal, fakta yang terjadi, pelan tapi pasti, petani terpunggirkan dari hiruk pikuknya pembangunan. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Syahganda : “Prabowo Sang Revolusioner: Habis Gelap, Terbitlah Terang”

Next Post

Pemerintahan Prabowo Diawali dengan Start yang Buruk

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Pemerintahan Prabowo Diawali dengan Start yang Buruk

Prabowo Pecat Satryo Soemantri Brodjonegoro – Lantik Menteri Baru

Prabowo Pecat Satryo Soemantri Brodjonegoro - Lantik Menteri Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...