• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika DPR Kembali Bernyanyi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
September 3, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Kini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bernyanyi. Bila sebelumnya bernyanyi entah lagu apa yang disertai dengan joget-joget, kini DPR bernyanyi “lagu” pembatalan kenaikan tunjangan perumahan 50 juta rupiah per bulan.

Aksi bernyanyi dan joget-joget wakil rakyat itu telah memicu amarah rakyat. Gelombang aksi demonstrasi pun digelar. Penjarahan tak terelakkan. Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya, dua anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) pun menjadi korban.

Merasa terancam, DPR kemudian mengubah nyanyiannya menjadi “lagu” pembatalan tunjangan perumahan yang mencapai Rp50 juta per bulan per orang. Mereka koor. Seluruh fraksi setuju tunjangan yang memicu kemarahan rakyat itu dibatalkan.

“Wakil rakyat bukan paduan suara. Hanya tahu nyanyian lagu setuju,” sindir Iwan Fals dalam lagunya “Wakil Rakyat” (1987).

Lagu yang dinyanyikan secara koor belakangan ini memang berbeda 180 derajat dengan lagu sebelumnya, yang juga dinyanyikan secara koor. Lagu sebelumnya adalah para wakil rakyat setuju dengan tunjangan sewa rumah itu.

Bahkan saking setujunya, mereka sampai meradang ketika publik menyatakan ketidaksetujuannya. Ahmad Sahroni, misalnya. Anggota DPR yang juga Bendahara Umum Partai Nasdem ini menyatakan mereka yang menolak tunjangan perumahan DPR adalah orang tolol sedunia.

Nafa Urbach, artis yang juga Bendahara Fraksi Partai Nasdem DPR menyatakan tunjngan perumahan DPR itu hak mereka. Apalagi kondisi lalu-lintas Kota Jakarta selalu macet.

Sontak, pernyataan kedua politisi Nasdem itu memicu kemarahan publik. Rumah keduanya pun menjadi sasaran penjarahan, meskipun untuk rumah Nafa Urbach massa salah sasaran.

Seperti Eko Patrio dan Uya Kuya, Sahroni dan Nafa Urbach pun dinonaktifkan partainya dari DPR. Pun Wakil Ketua DPR dari Golkar, Addies Kadir yang juga dinonaktifkan partainya karena pernyataannya tentang tunjangan DPR memicu kegaduhan publik.

Yang belum dinonaktifkan partainya adalah Rahayu Saraswati dari Partai Gerindra, serta Sadarestuwati dan Denny Sitorus dari PDIP. Sara yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto itu kedapatan joget-joget bersama Sadarestuwati dalam Sidang Tahunan MPR 2025, 15 Agustus lalu, dan Deddy melecehkan profesi tukang becak dan lain-lain yang ia sebut rakyat jelata, sehingga dirinya tak mau disamakan dengan rakyat jelata itu.

Ihwal sindiran Iwan Fals bahwa wakil rakyat bukan paduan suara, ternyata kondisi demikian pun masih terjadi hingga kini, bukan hanya di era Orde Baru saat lagu Iwan Fals itu dirilis. Bahkan kini lebih parah lagi ketika DPR sudah dikuasai oleh oligarki.

Dari delapan fraksi yang ada di DPR, semua tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju Plus yang mendukung pemerintahan Prabowo. Kecuali PDIP. Itu pun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah menyatakan mendukung Prabowo meskipun dari luar pemerintahan.

Praktis, kini DPR menjadi lembaga tukang stempel pemerintah. Apa pun keputusan pemerintah, DPR selalu menyetujuinya. Seperti koor paduan suara.

Begitu pun kini ketika Prabowo sudah meminta pembatalan tunjangan perumahan DPR, semua wakil rakyat koor setuju. Apalagi setelah ada tekanan massa. Padahal sebelumnya DPR ngptot mau tunjangan. Sampai akhirnya rakyat murka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Harga Kemajuan: Dari Beijing ke Pertanyaan untuk Prabowo

Next Post

Pancasila vs PKI: Ideologi yang Tak Pernah Bisa Berdamai

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post

Pancasila vs PKI: Ideologi yang Tak Pernah Bisa Berdamai

Hasil Polling Sahroni Unggul 52,3% Paling diBenci

Hasil Polling Sahroni Unggul 52,3% Paling diBenci

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...