• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Musibah Bersuara Jelas—Pelakunya Bukan Hujan, Melainkan Tangan Manusia

Ali Syarief by Ali Syarief
November 29, 2025
in Feature
0
Ketika Musibah Bersuara Jelas—Pelakunya Bukan Hujan, Melainkan Tangan Manusia
Share on FacebookShare on Twitter

Di panggung bencana, kita kerap sempit menafsir: banjir disebut musibah, lalu berhenti pada narasi kepasrahan. Padahal Al-Qur’an memberi lapisan sebab yang jauh lebih tajam—musibah bisa menjadi konsekuensi langsung dari rekayasa dan kelalaian manusia. Allah menautkan bencana dengan hukum kausalitas moral: kesalahan yang bersumber dari tangan yang merusak, bukan langit yang mendadak culas. “Dan musibah apa pun yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syūrā: 30). Di sini banjir menemukan tersangkanya: penebangan serampangan, pembangunan yang menutup resapan, drainase yang dirampas korupsi, dan tata ruang yang dijual per meter. Mushibah bukan sekadar babak pilu, ia adalah pembacaan ulang dosa ekologis dan administratif yang dibiarkan mengendap. Maka benar: banjir adalah mushibah, tetapi penyebabnya tetap, ulah tangan manusia itu sendiri.

Banjir selalu hadir dengan pola yang sama: air meluap, warga mengungsi, pejabat meninjau, lalu semua kembali tenggelam — bukan hanya oleh air, tetapi oleh lupa. Padahal, dari jauh hari Al-Qur’an telah memberi peringatan yang amat jernih, jauh sebelum istilah perubahan iklim menjadi mantra baru para pengambil kebijakan. Pesannya ringkas, tegas, dan menusuk: kerusakan di bumi adalah buah dari ulah tangan manusia itu sendiri.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
(QS. Ar-Rūm: 41)

Ayat ini bukan sekadar dalil ekologis, melainkan dalil moral kosmik. Kerusakan (fasād) mencakup seluruh bentuk ketimpangan: dari sungai yang disempitkan, hutan yang digunduli, drainase yang dikorupsi, tata kota yang dikapling, hingga hati manusia yang disekat oleh keserakahan. Banjir hanyalah salah satu gejalanya yang paling kasat mata. Namun penyebabnya — yang paling keruh — justru berasal dari tindakan yang tampak “kering”: izin tambang, proyek properti, anggaran siluman, alih fungsi lahan, dan kebijakan yang menuhankan pertumbuhan tapi menistakan keseimbangan.

Kota-kota besar adalah miniatur paradoks. Beton berdiri megah, tetapi daya serap air ambruk. Selokan mengecil, mal melebar. Sungai direklamasi menjadi peluang, bukan dirawat sebagai aliran kehidupan. Ketika hujan turun, alam tak tiba-tiba marah; ia sekadar menagih. Dan manusia terperangah, seolah ini hukuman tanpa tersangka. Padahal pelakunya bukan makhluk mitologis, melainkan diri kita sendiri: ulah tangan manusia itu sendiri.

“Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi…”
(QS. Al-A‘rāf: 96)

Di sini Tempo-nya kehidupan berjalan berbeda: keberkahan bukan turun otomatis dari langit, ia mensyaratkan adab terhadap bumi. Iman dan takwa dalam pengertian ilahiyah bukan hanya ritual vertikal (habl min Allāh), tetapi juga etika horizontal (habl min an-nās dan habl min al-ardh): tata kelola yang amanah, pembangunan yang mizan (seimbang), kekuasaan yang tak rakus, dan ilmu yang tak menghianati lingkungan.

Banjir memperlihatkan ironi paling getir dalam republik pembangunan: kita unggul membangun di atas tanah, tetapi gagal membangun hubungan dengan tanah itu sendiri.

Dalam perspektif ilahiyah, banjir bukan tragedi murni, tetapi interupsi. Ia menerobos kedangkalan cara pikir manusia yang terjebak pada sebab serba material: curah hujan, daerah rendah, siklus cuaca. Semua itu benar, tapi tidak lengkap. Sebab fasād yang hakiki bukan hujan yang deras, melainkan kebijakan yang rapuh dan perilaku yang pongah. Bukan air yang ganas, melainkan tangan yang lalai dan anggaran yang licin.

Maka ketika banjir tiba, langit sedang tidak menulis vonis baru, ia hanya mengulang pembacaan putusan lama: jaga bumi, atau bumi akan bersuara. Bukan untuk menghancurkan, tetapi agar manusia kembali — kembali menata kota, kembali menata kebijakan, dan terutama: kembali menata diri.

Air yang meluap di jalan-jalan itu sejatinya cermin dari akumulasi dosa kolektif terhadap lingkungan. Di sana ada dosa korupsi tata ruang, dosa eksploitasi alam, dosa pembiaran infrastruktur, dan dosa mentalitas yang menolak bertanggung jawab. Bumi menangis, lalu menenggelamkan. Bukan sebagai balas dendam, melainkan sebagai alarm ultrasonik dari Yang Mahakuasa.

Solusinya — juga sudah digariskan: agar mereka kembali.

Pertanyaannya bukan lagi, “Mengapa banjir terjadi?”
Tetapi, “Mengapa kita belum kembali?”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bau Bangkai Mark Up Menusuk Istana, Prabowo Pasang Alarm

Next Post

KETIKA PROSES HUKUM MENJADI ANCAMAN DEMOKRASI

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Next Post

KETIKA PROSES HUKUM MENJADI ANCAMAN DEMOKRASI

Penjarahan di Sibolga: Anatomy of Hunger (Karena Harus Survive) vs Anatomy of Crime (Kesererakahan)

Penjarahan di Sibolga: Anatomy of Hunger (Karena Harus Survive) vs Anatomy of Crime (Kesererakahan)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...