• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Konflik Memanas di Perbatasan Thailand-Kamboja: Sembilan Warga Sipil Tewas, Kedua Negara Saling Menyalahkan

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 25, 2025
in News, Perang
0
Konflik Memanas di Perbatasan Thailand-Kamboja: Sembilan Warga Sipil Tewas, Kedua Negara Saling Menyalahkan
Share on FacebookShare on Twitter

Bangkok, Fusilatnews – 25 Juli 2025 — Ketegangan bersenjata meletus di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja pada Kamis (24/7) pagi, menewaskan sedikitnya sembilan warga sipil di tiga provinsi Thailand. Insiden ini menandai eskalasi terburuk dalam konflik perbatasan kedua negara dalam satu dekade terakhir.

Militer Thailand menyatakan bahwa enam korban tewas berada di Provinsi Sisaket, dua di Surin, dan satu di Ubon Ratchathani. Selain itu, sedikitnya 14 orang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak berusia lima tahun yang terkena pecahan roket di Distrik Kap Choeng, Surin.

Pertempuran dilaporkan masih berlangsung di enam titik panas di sepanjang wilayah sengketa, kata pejabat militer Thailand, Mayor Jenderal Surasan Kongsiri.

Versi Thailand: Kamboja Melepaskan Tembakan Lebih Dulu

Dalam pernyataan resminya, Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengklaim bahwa insiden dimulai sekitar pukul 07.35 waktu setempat, saat terdengar suara pesawat tanpa awak (UAV) milik Kamboja yang tak terlihat secara visual.

Beberapa saat kemudian, menurut pihak Thailand, enam tentara Kamboja bersenjata lengkap mendekati pangkalan operasi militer Thailand. Setelah diberi peringatan suara oleh pasukan Thailand, pasukan Kamboja diduga melepaskan tembakan ke arah pos militer.

“Pada pukul 08.20, pasukan Kamboja melepaskan tembakan ke seberang pangkalan,” kata militer Thailand. Sebagai balasan, Thailand mengerahkan enam jet tempur F-16 untuk menyerang target-target militer Kamboja. Mereka mengklaim bahwa dua roket Kamboja sebelumnya telah menghantam permukiman warga di dekat perbatasan.

Dalam unggahan di media sosial, militer Thailand menyatakan bahwa mereka berhasil menghancurkan pos Komando Daerah Militer Khusus 8 dan 9 milik Kamboja. Seluruh pintu perbatasan kemudian ditutup dan Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh mengimbau warganya untuk segera meninggalkan wilayah Kamboja.

Versi Kamboja: Thailand Lakukan Serangan Udara

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand sebagai pihak pemicu konflik. Mereka menyebut serangan udara Thailand sebagai bentuk agresi militer ilegal yang melanggar Piagam PBB dan norma ASEAN.

“Jet tempur Thailand menjatuhkan dua bom di wilayah Kamboja pada Kamis pagi,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan, Maly Socheata. Ia menambahkan bahwa Kamboja siap mempertahankan kedaulatannya “dengan segala cara.”

Kamboja juga mengecam tindakan Thailand yang sehari sebelumnya menarik duta besarnya dari Phnom Penh dan mengusir diplomat Kamboja dari Bangkok, setelah insiden ledakan ranjau darat yang melukai seorang tentara Thailand.

Kesaksian Warga: Ketakutan Menyelimuti Perbatasan

Warga Thailand di perbatasan turut merasakan dampak konflik. Sutian Phiwchan, warga Distrik Ban Dan di Provinsi Buriram, mengatakan bahwa ia dan keluarganya telah mengungsi ke shelter darurat.

“Situasinya benar-benar menegangkan. Mereka menembak ke arah sini, ke daerah permukiman,” ujarnya kepada BBC. Ia menyebut kali ini lebih parah dibandingkan insiden sebelumnya karena keterlibatan artileri berat.

Akar Ketegangan dan Latar Belakang Politik

Analis menilai bahwa konflik ini tak lepas dari ketegangan politik antara kedua negara. Hubungan memanas setelah bocornya percakapan antara Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, dan Pemimpin Kamboja, Hun Sen, mengenai wilayah sengketa.

Kebocoran tersebut dinilai mempermalukan pemerintah Thailand dan memperkeruh hubungan kedua negara yang sebelumnya erat. Tak lama kemudian, Mahkamah Konstitusi Thailand menskors Paetongtarn dari jabatan perdana menteri, yang memperlemah posisi politik pemerintahannya.

“Kini, pemerintah Thailand yang goyah tak ingin terlihat lemah di mata publik, terutama dalam isu perbatasan,” tulis koresponden BBC, Jonathan Head.

Rekam Jejak Ketegangan Thailand-Kamboja

Konflik perbatasan bukan hal baru dalam sejarah kedua negara. Pada 2008 dan 2011, bentrokan juga terjadi di sekitar Kuil Preah Vihear. Pada 2003, Thailand bahkan sempat mengevakuasi seluruh warganya dari Phnom Penh pasca kerusuhan anti-Thailand di ibu kota Kamboja.


Situasi perbatasan kini berada dalam status siaga penuh. Ketidakmauan kedua pihak untuk meredakan ketegangan memunculkan kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka, yang tidak hanya mengancam stabilitas kawasan, tetapi juga menghancurkan hubungan ekonomi dan diplomatik yang selama ini coba dibangun kembali.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Serahkan Data Pribadi WNI ke AS, Prabowo Khianati Konstitusi

Next Post

Konflik Thailand-Kamboja dan Tanggung Jawab Indonesia sebagai Pemimpin Kawasan ASEAN

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Next Post
Bila Prabowo Jadi Presiden, Apa Yang Akan Terjadi?

Konflik Thailand-Kamboja dan Tanggung Jawab Indonesia sebagai Pemimpin Kawasan ASEAN

Bagi-Bagi Bir di Acara Lari, Dua Komunitas Dipanggil Pemkot Bandung

Bagi-Bagi Bir di Acara Lari, Dua Komunitas Dipanggil Pemkot Bandung

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist