• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

KPK Sejak Era Jokowi: Refleksi Suram Pemberantasan Korupsi

Ali Syarief by Ali Syarief
January 9, 2025
in Crime, Feature
0
KPK Sejak Era Jokowi: Refleksi Suram Pemberantasan Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNews – Hasil polling yang dilakukan oleh akun X Ali Syarief menggambarkan pandangan publik yang mengkhawatirkan terhadap kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semejak diubah pada era Jokowi. Polling tersebut menyoroti opini masyarakat mengenai alasan mengapa eksekutif dan legislatif hingga pemerintahan berganti enggan mengembalikan KPK ke format yang lebih kuat sebagaimana diatur dalam UU KPK pertama. Dengan hasil sebagai berikut:

  • Takut Menjerat Dirinya: 45.9%
  • Peluang untuk Korupsi: 3.1%
  • Tidak Serius Ingin Bersih: 8.2%
  • Jahat Semua: 42.9%

Hasil ini tidak hanya menunjukkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap komitmen elite pemerintah dalam memberantas korupsi, tetapi juga menggarisbawahi persepsi bahwa perubahan UU KPK di era Jokowi telah melemahkan institusi yang dulunya menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi.

Takut Menjerat Dirinya: Bayangan Ketakutan di Balik Kekuasaan

Mayoritas responden percaya bahwa eksekutif dan legislatif takut mengembalikan UU KPK yang lama karena khawatir akan menjadi sasaran pemberantasan korupsi. Ketakutan ini bisa dimengerti jika melihat banyaknya kasus korupsi yang justru melibatkan elite pemerintahan. Ketika KPK di masa lalu berhasil menjerat pejabat tinggi tanpa pandang bulu, banyak yang merasa bahwa kinerja ini mulai menurun setelah revisi UU KPK pada tahun 2019.

Revisi tersebut menciptakan Dewan Pengawas yang membatasi independensi KPK, sekaligus memperlambat proses penyidikan melalui mekanisme birokrasi baru. Akibatnya, elite politik mungkin merasa lebih “aman” dari jeratan hukum, yang memunculkan sinyal bahwa korupsi menjadi semakin sulit diberantas.

Peluang untuk Korupsi dan Tidak Serius Ingin Bersih

Meskipun persentase yang memilih “Peluang untuk Korupsi” (3.1%) dan “Tidak Serius Ingin Bersih” (8.2%) relatif kecil, keduanya tetap relevan dalam memotret kondisi saat ini. Fakta bahwa sebagian kecil responden menganggap peluang untuk korupsi sebagai alasan, menunjukkan bahwa elite mungkin telah menciptakan lingkungan yang memungkinkan praktik-praktik kotor ini terjadi dengan lebih leluasa.

Sementara itu, pilihan “Tidak Serius Ingin Bersih” mencerminkan frustrasi masyarakat terhadap janji-janji politik yang tidak ditepati. Di masa kampanye, pemberantasan korupsi sering menjadi jargon utama. Namun, dalam praktiknya, upaya ini tampak sebatas formalitas yang tidak diiringi dengan niat tulus.

Jahat Semua: Ketidakpercayaan yang Membesar

Pilihan “Jahat Semua” dengan angka 42.9% adalah refleksi dari meningkatnya sinisme masyarakat terhadap elite politik secara keseluruhan. Angka ini menandakan bahwa masyarakat merasa tidak ada pihak yang benar-benar berkomitmen untuk memperbaiki KPK dan memberantas korupsi. Istilah ini mencerminkan rasa frustrasi yang mendalam terhadap sistem politik yang dianggap lebih banyak melindungi kepentingan elite dibandingkan rakyat.

Mengembalikan KPK yang Kuat: Mimpi atau Kenyataan?

Melihat hasil polling ini, jelas ada desakan dari publik untuk mengembalikan KPK ke masa kejayaannya. Namun, langkah ini memerlukan keberanian politik yang luar biasa. Sayangnya, situasi saat ini menunjukkan bahwa elite lebih mementingkan keamanan pribadi dan kelompoknya daripada komitmen terhadap reformasi antikorupsi.

KPK di era Jokowi sering dianggap sebagai bayangan dari institusi yang dulu pernah ditakuti koruptor. Upaya untuk melemahkan lembaga ini melalui revisi UU KPK, serta minimnya dukungan terhadap langkah-langkah pemberantasan korupsi, semakin menjauhkan cita-cita Indonesia bersih dari korupsi.

Penutup

Hasil polling ini menjadi cerminan suram tentang kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia. Ketika ketakutan dan kepentingan pribadi mendominasi pengambilan keputusan, maka sulit berharap perubahan signifikan akan terjadi. Untuk mengembalikan kejayaan KPK, diperlukan tekanan kuat dari masyarakat sipil serta keberanian politik yang mendobrak status quo. Jika tidak, Indonesia hanya akan semakin tenggelam dalam lingkaran korupsi yang terus menghancurkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pagar Laut Misterius 30 KM – Menampar “Negara Maritim” Pemerintahan Prabowo

Next Post

Sebelum MUI Fatwakan “PSN PIK 2 Haram”, Aqil Siraj Langsung Tancap Gas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi
Feature

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali
Feature

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup
Feature

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026
Next Post
Sebelum MUI Fatwakan “PSN PIK 2 Haram”, Aqil Siraj Langsung Tancap Gas

Sebelum MUI Fatwakan "PSN PIK 2 Haram", Aqil Siraj Langsung Tancap Gas

Seperti Model KH Aqil Siraj Yang Dikritik Carl Marx

Seperti Model KH Aqil Siraj Yang Dikritik Carl Marx

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026
Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

May 25, 2026
Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

May 25, 2026
Badan Ekspor Komoditas Strategis: Belajar dari Negara Lain, Menghindari Lubang yang Sama

Badan Ekspor Komoditas Strategis: Belajar dari Negara Lain, Menghindari Lubang yang Sama

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist