• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pagar Laut Misterius 30 KM – Menampar “Negara Maritim” Pemerintahan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
January 9, 2025
in Crime, Feature
0
Apa Kata KKP Tentang Pagar Misterius di Perairan Tangerang?
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mampu menunjukkan kewaspadaan, transparansi, dan kemampuan berkoordinasi di setiap lini. Namun, pembangunan pagar sepanjang 30 kilometer di wilayah laut Kabupaten Tangerang—yang hanya berjarak kurang dari satu jam dari pusat pemerintahan—menjadi tamparan keras terhadap pemerintahan Prabowo. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendalam: bagaimana mungkin infrastruktur sebesar itu dianggap “misterius” di negara yang memiliki aparat dan lembaga yang seharusnya sigap menjaga kedaulatan wilayahnya?

Pusat Kekuatan yang Tidak Berdaya

Pusat pemerintahan Indonesia berada dalam jangkauan dekat dari lokasi pagar tersebut. Di kawasan ini, terdapat markas besar Polri, Mabesad, Mabesal, Mabesau, dan berbagai instansi pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Namun, keberadaan pagar yang dikategorikan sebagai “misterius” justru mengungkap kelemahan mendasar: kurangnya komunikasi antar-lembaga dan lemahnya intelijen negara. Bagaimana mungkin struktur sepanjang itu dibangun tanpa ada satu pun lembaga yang mengetahuinya? Jika benar demikian, ini menandakan betapa lemahnya sistem pengawasan dan koordinasi yang seharusnya menjadi pilar pemerintahan yang kompeten.

Simbol Absennya Transparansi dan Akuntabilitas

Narasi bahwa pembangunan pagar itu “tidak diketahui” oleh pemerintah lokal dan pusat merupakan cerminan buruknya akuntabilitas pemerintahan Prabowo. Ketika proyek sebesar ini terjadi di depan mata dan pemerintah menyebutnya “misterius,” hal itu menandakan adanya disfungsi manajemen informasi publik dan minimnya transparansi dalam pengelolaan wilayah negara. Apakah ini berarti masyarakat harus menerima bahwa pemerintah hanya berperan sebagai pengamat, bukan pelaku aktif dalam mengawasi teritorialnya?

Ancaman bagi Kedaulatan

Selain menjadi simbol kelalaian, keberadaan pagar ini juga menimbulkan kekhawatiran atas ancaman terhadap kedaulatan negara. Siapa yang membangun pagar ini? Untuk tujuan apa? Jika pagar tersebut merupakan infrastruktur ilegal, lalu mengapa tidak ada tindakan cepat untuk menghentikan proyek tersebut? Di era digital dengan kemajuan teknologi pemantauan seperti satelit dan drone, ketidaktahuan pemerintah menjadi alasan yang sulit diterima akal.

Kegagalan Mengutamakan Kepentingan Rakyat

Alih-alih memastikan bahwa anggaran dan kebijakan diarahkan untuk kepentingan rakyat, fenomena ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo lebih sibuk dengan hal lain daripada mengawasi dan melindungi aset-aset strategis negara. Warga Kabupaten Tangerang dan sekitarnya layak mendapatkan jawaban yang jelas tentang apa yang sedang terjadi di wilayah mereka. Keberadaan pagar ini, jika tidak segera dijelaskan, dapat menimbulkan keresahan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Panggilan untuk Tindakan Nyata

Pemerintahan Prabowo harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan segera dan transparan:

  1. Siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan pagar ini?
  2. Apa tujuan dari struktur tersebut?
  3. Mengapa pembangunan ini luput dari pengawasan aparat keamanan dan pemerintah daerah?

Jika pemerintah tetap bungkam atau memberikan jawaban yang tidak memadai, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan. Kejadian ini memperlihatkan bahwa kelemahan dalam birokrasi tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga mencoreng martabat bangsa di mata dunia internasional.

Kesimpulan: Misteri yang Tidak Boleh Berlanjut

Fenomena pagar sepanjang 30 kilometer di Tangerang bukan sekadar persoalan lokal, melainkan cerminan dari masalah struktural dalam pemerintahan Prabowo. Transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan berkoordinasi harus menjadi prioritas, terutama dalam isu yang berhubungan dengan kedaulatan wilayah. Tanpa langkah nyata dan penjelasan yang memadai, pemerintahan Prabowo akan terus menghadapi kritik sebagai pemerintah yang gagal menjalankan tugas fundamentalnya. Adalah tanggung jawab pemimpin untuk memastikan bahwa misteri seperti ini tidak menjadi cermin dari ketidakmampuan negara dalam melindungi wilayah dan rakyatnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Akan Segel Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 KM di Perairan Tangerang

Next Post

KPK Sejak Era Jokowi: Refleksi Suram Pemberantasan Korupsi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi
Feature

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali
Feature

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup
Feature

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026
Next Post
KPK Sejak Era Jokowi: Refleksi Suram Pemberantasan Korupsi

KPK Sejak Era Jokowi: Refleksi Suram Pemberantasan Korupsi

Sebelum MUI Fatwakan “PSN PIK 2 Haram”, Aqil Siraj Langsung Tancap Gas

Sebelum MUI Fatwakan "PSN PIK 2 Haram", Aqil Siraj Langsung Tancap Gas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026
Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

Mata yang Kehilangan Takjub Sesungguhnya Telah Tertutup

May 25, 2026
Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

Siluet Pesta Babi : Masalah Papua dari Kacamata Internasional: Ketika Jakarta Dinilai Gagal Membaca Kedalaman Persoalan

May 25, 2026
Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

May 25, 2026
Badan Ekspor Komoditas Strategis: Belajar dari Negara Lain, Menghindari Lubang yang Sama

Badan Ekspor Komoditas Strategis: Belajar dari Negara Lain, Menghindari Lubang yang Sama

May 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menkomdigi Meutya Hafid Lantik  Pejabat di Lingkungan Kemenkom Digi

Taruhan Prabowo Lengser Bikin Geger: Mengapa Komdigi Bergerak Secepat Kilat?

May 25, 2026
Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

Ternyata Salah Ucap – Gaji Guru Naik 300 Kali

May 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...