• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Krisis Literasi Kritis: Ketika Membaca Tidak Lagi Menghasilkan Pemahaman

Ali Syarief by Ali Syarief
June 2, 2025
in Feature, Pendidikan
0
Krisis Literasi Kritis: Ketika Membaca Tidak Lagi Menghasilkan Pemahaman
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di tengah derasnya arus informasi dan banjir bacaan di era digital, kita seperti berada di sebuah zaman yang gemar membaca namun enggan memahami. Gawai pintar, koneksi internet, dan media sosial telah menjadikan setiap orang memiliki akses membaca yang tak terbatas. Tapi ironisnya, semakin banyak yang bisa membaca, justru semakin sedikit yang benar-benar memahami. Bukan soal buta huruf, tapi buta makna.

“Memang benar – banyak yang bisa membaca – tetapi tidak faham maksudnya, esensinya, substansinya; akhirnya memaki-maki,” ujar seorang intelektual yang lelah dengan debat kusir di kolom komentar media sosial. Kutipan ini, walau terdengar sederhana, adalah potret nyata dari rendahnya tingkat literasi kritis bangsa ini.

UNESCO mencatat, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen—artinya, dari 1.000 orang, hanya satu yang benar-benar gemar membaca. Namun yang lebih memprihatinkan, survei Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan memahami bacaan siswa Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara. Data ini bukan sekadar angka, tetapi alarm bahwa kita hidup di tengah masyarakat yang lebih senang menyerap informasi secara mentah ketimbang mengunyah makna di baliknya.

Maka jangan heran jika opini yang bernas sering kali dibalas dengan caci maki. Argumen dijawab dengan fitnah. Esai dianggap agitasi, kritik dinilai sebagai kebencian. Bukan karena tulisannya buruk, tapi karena pembacanya gagal menangkap gagasan. Dalam suasana seperti ini, akal sehat tak lagi dianggap penting—yang utama adalah keberpihakan. Benar dan salah ditentukan oleh siapa yang bicara, bukan oleh isi yang dibicarakan.

“Kelompok seperti itu, tidak perlu dilawan. Jauhi saja,” lanjut si narasumber yang memilih hening daripada berdebat dengan kebisingan. Dalam dunia yang makin riuh oleh emosi dan disinformasi, keheningan bukan tanda kekalahan, tapi bentuk tertinggi dari perlawanan intelektual.

Tentu bukan berarti kita harus menyerah pada keadaan. Namun ada saatnya energi kita lebih berguna untuk membangun ruang-ruang dialog yang sehat, ketimbang sibuk membalas umpatan dari mereka yang bahkan tidak membaca dengan utuh, apalagi dengan akal. Karena sesungguhnya, musuh utama demokrasi bukan kebodohan, melainkan mereka yang merasa pintar karena bisa membaca, tapi menolak berpikir.

Di negeri yang warganya lebih sering tersinggung daripada memahami, kita dituntut untuk tidak hanya pintar bicara, tapi juga sabar mendengarkan. Karena membaca tanpa memahami, pada akhirnya hanya akan melahirkan generasi yang gaduh dan penuh prasangka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tragedi Longsor Galian C Gunung Kuda dan Pelajaran Bagi Izin Tambang ke Pihak Tidak Kompeten

Next Post

Apa Arti 25.000 Pelamar untuk 2.500 Lowongan Kerja Baru?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!
Feature

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026
Feature

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026
Feature

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Next Post
Apa Arti 25.000 Pelamar untuk 2.500 Lowongan Kerja Baru?

Apa Arti 25.000 Pelamar untuk 2.500 Lowongan Kerja Baru?

“Pemerintah Sontoloyo”: Ketika Aparat Membungkam Kebenaran dan Menista Hukum demi Lindungi Kebohongan

"Pemerintah Sontoloyo": Ketika Aparat Membungkam Kebenaran dan Menista Hukum demi Lindungi Kebohongan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

July 27, 2026
Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist