• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MANIFESTO PETA JALAN MENYELAMATKAN MASA DEPAN INDONESIA

Seri ke-X Kajian Peringatan 80 Tahun Negara Indonesia

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
August 2, 2025
in Feature, Politik
0
MANIFESTO PETA JALAN MENYELAMATKAN MASA DEPAN INDONESIA
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Prihandoyo Kuswanto – Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila


PENDAHULUAN

Sejak terjadinya kudeta konstitusi yang dibungkus dalam bentuk amandemen UUD 1945, maka secara de facto dan de jure, UUD 1945 telah digantikan oleh UUD 2002. Perubahan ini membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia ibarat buih di lautan, terombang-ambing oleh arus globalisasi tanpa pijakan yang kokoh. Kita kehilangan arah, jatidiri sebagai bangsa merdeka runtuh, dan Pancasila—yang dahulu menjadi dasar falsafah bernegara—secara perlahan dikikis dari fondasi konstitusi kita.

Apa yang disebut sebagai amandemen ternyata tidak sekadar perubahan pasal demi pasal, melainkan telah menghancurkan bangunan keindonesiaan yang dibangun dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.


MENGHILANGKAN IDENTITAS KEINDONESIAAN

Tanpa merasa bersalah, kita telah merobohkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Amandemen UUD 1945 bukan hanya melemahkan lembaga tertinggi negara, yakni Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), tetapi juga menghilangkan aliran pemikiran asli tentang keindonesiaan. Kita telah menggantikan visi dan misi negara dengan visi dan misi individu—Presiden, Gubernur, Bupati, Wali Kota—yang artinya kita telah mengganti tujuan berbangsa dan bernegara yang hakiki: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.


PANCASILA DIGANTI DENGAN ULTRA LIBERALISME

Kita secara sadar atau tidak telah mengganti Pancasila dengan ideologi ultra-liberal. Konsep Trisakti—berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan—menjadi tidak masuk akal jika dijalankan di atas sistem liberalisme dan kapitalisme. Bagaimana mungkin kita bicara kedaulatan dan kepribadian kebangsaan jika kita tidak mampu berdikari secara ekonomi?

Trisakti hanya bisa dijalankan dalam sistem yang berakar dari Pancasila dan UUD 1945 yang asli. Di luar itu, semuanya hanya omong kosong.


CUPLIKAN PIDATO SOEKARNO

“Lebih dari setengah abad bangsa Indonesia berjuang untuk kedaulatan politik. Kini, kedaulatan itu sudah di tangan kita. Kita tidak bisa lagi didikte oleh siapa pun, tidak menggantungkan diri kepada siapa pun, dan tidak perlu mengemis-ngemis. Kedaulatan ini harus kita junjung tinggi dan tegakkan bersama.”

“Kerukunan nasional—antara agama, suku, dan keturunan asing—harus dijaga dengan kasih sayang seperti menjaga tubuh sendiri. Nation-building dan character-building harus dilanjutkan demi memperkuat kedaulatan politik kita.”


MENYERAHKAN KEDAULATAN KEPADA OLIGARKI

Dengan diberlakukannya UUD 2002, kita justru menyerahkan kedaulatan rakyat kepada oligarki. Bangsa ini tidak lagi berdaulat. Kita menjadi pelayan kepentingan para pemilik modal yang mengeruk habis kekayaan Ibu Pertiwi.

Ekonomi tidak lagi berdiri di atas kemandirian nasional. Kita hidup dari utang, tergantung pada investasi asing, dan membangun infrastruktur berdasarkan kepentingan asing, khususnya China melalui proyek OBOR. Tanpa perang, bangsa ini telah dikuasai: 75% lahan strategis telah jatuh ke tangan korporasi asing dan aseng.

Saat dunia menolak kedatangan TKA China, kita justru membukakan pintu lebar-lebar bagi mereka. Ironisnya, ini terjadi di tengah pandemi ketika rakyat sendiri menderita, dan hukum tumpul menghadapi kepentingan pemodal.

Ekonomi kita berubah menjadi “serakahnomik”—sistem yang serakah, korup, salah kelola, dan penuh utang yang berbunga (riba). Akibatnya, WHO menyebut 174,6 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan.


KEPRIBADIAN DALAM KEBUDAYAAN

Soekarno pernah berkata:

“Berkepribadian dalam kebudayaan, apa yang lebih indah dari itu?”

Kita punya kekayaan budaya luar biasa: sastra, seni rupa, tari, dan musik. Tapi kini, kita tak lagi mampu membangun karakter kebangsaan. Kebudayaan nasional kita tergerus oleh budaya liberal global. Kita tidak lagi menapis warisan lama maupun budaya asing secara kritis. Feodalisme dibiarkan hidup, dan imperialisme budaya kita undang dengan tangan terbuka.


PENGKHIANATAN TERHADAP PARA PENDIRI BANGSA

Sejak UUD 1945 diganti, kita telah mengkhianati cita-cita para pendiri bangsa. Kita mengganti Pancasila dengan ideologi asing, kehilangan arah, dan kehilangan jati diri sebagai bangsa.


PETA JALAN PENYELAMATAN INDONESIA

Untuk menyelamatkan Indonesia, dibutuhkan revolusi konstitusional dengan sepenuh hati. Berikut adalah langkah-langkah strategis yang harus diambil:

  1. Kembali ke UUD 1945 Asli dan Pancasila sebagai dasar negara.
  2. Menghidupkan kembali kedaulatan rakyat melalui MPR, dengan mengembalikan Utusan Golongan dan Utusan Daerah sebagai bagian integral dari MPR.
  3. MPR mengangkat Prabowo Subianto sebagai Presiden, dan melengserkan Gibran Rakabuming Raka karena cacat hukum dalam pencalonannya.
  4. Menghidupkan kembali GBHN, menjadikan Presiden sebagai mandataris MPR, bukan penguasa absolut.
  5. Menegakkan Pasal 33 UUD 1945 tentang penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam.
    • Satgas nasionalisasi perlu dibentuk untuk mencabut HGU yang melanggar UU No. 5 Tahun 1960.
    • Perusahaan penerima HGU wajib berkedudukan dan berkantor di wilayah NKRI.
  6. MPR menetapkan ulang Presiden dan Wakil Presiden.
  7. Melakukan retoling (penataan ulang) lembaga negara, dan menghidupkan kembali Dewan Pertimbangan Agung (DPA).
  8. Penyederhanaan partai politik menjadi maksimal 5 partai, berdasarkan suara terbanyak.
  9. Reorganisasi Kepolisian: menjadikan polisi sebagai lembaga non-kombatansi, Brimob digabungkan ke dalam TNI, dan kepolisian berada di bawah Kementerian Dalam Negeri.
  10. MPR menyusun UUD Pemerintahan sebagai konstitusi administratif, sebagaimana diamanatkan dalam Aturan Tambahan dan Peralihan UUD 1945. UUD ini wajib ditetapkan dalam waktu 6 bulan setelah MPR terbentuk.

KESIMPULAN

Peta Jalan Penyelamatan Indonesia adalah panggilan sejarah. Tujuannya satu: mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Di usia ke-80 tahun kemerdekaan, bangsa ini harus kembali sadar, bangkit, dan melakukan rekonsiliasi nasional. Hanya dengan kembali ke Pancasila dan UUD 1945, kita bisa menyelamatkan masa depan Indonesia dari kehancuran yang nyata di depan mata.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mahalnya Kepala Hasto

Next Post

Tom Lembong dan Hasto Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Next Post
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Berikan Amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan Abolisi kepada Tom Lembong

Tom Lembong dan Hasto Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo

Antara Amnesti dan Tali Persaudaraan: Saat Politik Diselubungi Bahasa Manis

Antara Amnesti dan Tali Persaudaraan: Saat Politik Diselubungi Bahasa Manis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...