• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Megawati Mati Kutu: Instruksi yang Diabaikan dan Ketidakberdayaan PDIP

Ali Syarief by Ali Syarief
February 24, 2025
in Feature, Politik
0
KETUM PDIP ; Kita Menganut Sitem Presidential, Apa Itu?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar para kepala daerah dari partainya menunda keikutsertaan dalam retreat di Akademi Militer Magelang ternyata tak sepenuhnya diindahkan oleh para kadernya. Dari total 97 kepala daerah yang berasal dari PDI-P, 51 orang tetap mengikuti acara tersebut sejak hari pertama, Jumat (21/2/2025). Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pun menyoroti fenomena ini dengan menegaskan bahwa kepala daerah bertanggung jawab kepada rakyat, bukan kepada partai politik semata.

Ketidakpatuhan kader terhadap instruksi Megawati ini mencerminkan menurunnya wibawa politik sang ketua umum di internal partai. Dalam peristiwa ini, PDI-P terlihat kehilangan kendali atas kader-kadernya, menunjukkan bahwa keputusan politik yang dikeluarkan oleh DPP tak lagi memiliki daya ikat kuat. Fakta bahwa lebih dari 50 persen kepala daerah PDI-P tetap hadir dalam retreat tersebut mengindikasikan bahwa loyalitas terhadap partai mulai goyah, terlebih dalam menghadapi tekanan dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut, PDI-P yang awalnya berencana menggeruduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk protes terhadap penahanan Sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, justru berbalik arah dengan meminta para kadernya untuk diam dan tidak berkomentar. Sikap ini menunjukkan adanya kebingungan dalam strategi partai dalam merespons situasi yang semakin sulit. Bahkan, upaya hukum melalui praperadilan kedua yang diajukan sejumlah pengacara tak digubris oleh KPK, semakin memperlihatkan lemahnya posisi PDI-P dalam menghadapi tekanan hukum.

Tito Karnavian dalam pernyataannya menegaskan bahwa kepala daerah yang hadir di retreat Akademi Militer Magelang memahami bahwa mereka dipilih oleh rakyat, bukan oleh partai politik. Dengan kata lain, partai hanya merupakan kendaraan politik untuk mencapai jabatan, tetapi setelah terpilih, kepala daerah bertanggung jawab langsung kepada konstituennya. Pernyataan ini seakan menjadi tamparan bagi Megawati yang ingin mengontrol penuh kadernya.

Megawati pun menghadapi dilema besar. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan bahwa PDI-P tetap solid dan memiliki wibawa dalam menentukan langkah politiknya. Namun, di sisi lain, fakta bahwa kadernya lebih memilih mengikuti agenda pemerintah pusat menunjukkan adanya pergeseran kesetiaan yang tak lagi berpusat pada partai, tetapi lebih kepada kepentingan individu masing-masing.

Ketidakmampuan PDI-P dalam mengontrol kadernya serta sikap diam dalam menghadapi kasus hukum yang menjerat petinggi partai menjadi tanda bahwa partai berlambang banteng ini tengah menghadapi krisis kepemimpinan. Megawati yang selama ini dikenal sebagai figur kuat di partainya kini terlihat kehilangan daya tawar politik. Dengan semakin banyak kader yang bergerak di luar garis partai, bukan tidak mungkin PDI-P akan menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan soliditasnya ke depan.

Kondisi ini menjadi refleksi bagi PDI-P untuk melakukan introspeksi. Jika tak mampu mereformasi diri dan menghadapi kenyataan bahwa loyalitas kader tak lagi mutlak, maka posisi mereka di kancah politik nasional bisa semakin melemah. Megawati kini dihadapkan pada realitas bahwa kekuatan politiknya tak lagi sekuat dulu, dan PDI-P harus mencari strategi baru untuk kembali meraih kendali atas kader-kadernya yang mulai berpaling dari garis komando partai.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SULIT, BULOG JADI PEBISNIS ULUNG

Next Post

“Retret Itu Briefing Militer” – Apakah Itu Memiliterisasi Kepala Daerah?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
“Retret Itu Briefing Militer” – Apakah Itu Memiliterisasi Kepala Daerah?

"Retret Itu Briefing Militer" - Apakah Itu Memiliterisasi Kepala Daerah?

LBP : “Jangan Bawa Orang-orang yang Toxic ke Dalam Pemerintahanmu”

Lu Lagi, Lu Lagi, Luhut!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist